Minggu, 26 Februari 2012

mesakno paman

LIR RESPATI BUMIDAYA

Diary...

Sungguh ku tak sanggup
Memendam rasa cinta ne lagi...
Sungguh ku ingin dia tahu
Semua perasan yang ada di hati ne...
tapi,,
Ku tak mempunyai keberanian untuk itu...
Ku terlalu takut jika aku menugkapkan
Semua isi hatiku padanya,,
Akhirnya kesakitan yang aku dapat...
Ku terlalu takut cinta
Yang sedang berbunga ne layu lagi...

Setiap hari...
Setiap menit...Bahkan
Setiap detik,
Ku menunggunya...
Menunggu dia untuk datang
Membawa cintanya kepadaku...
Oleh: DIDIK Djarwodarminto wangsitoloyo



Mengenang Arwah Kang Dull

Setelah sekian lama mengabdi di beberapa instansi termasuk  di sekolah dasar beberapa guru honorer wiyata bhakti dipertanyakan oleh DPR status kedudukannya .pengabdian yang dimaksudkan adalah , mereka mengajar dan memasuki instansi pendidikan dengan status yang tidak jelas dengan  tidak pernah tahu  akan dikemanakan . pada tidak menyadari  mereka sudah puluhan tahun mengabdi di beberapa dinas pendidikan , denga tanpa kepastian , harap-harap cemas  , diangkat sebagai  calon pegawai negeri sipil Guru atau tidak kok.sebab tanpa memasuki wilayah pendidikan itu para sarjana pendidikan itu akan dibawa kemana , dan tidak akan mampu bekerja selain di wilayah ranah  selain pendidikan. Satu hal yang musti dipikirkan adalaah apakah nanti tidak terjadi gejolak, ketika sudah mereka bekerja tanpa bayaran  , ditambah lagi tugas –tugas sekolah mereka terbengkelai, tidak ada I’tikad baik pemerintah untuk mengentaskan mereka. Kenapa kalau dulu  masih diperbolehkan dan masih mau menerima  calon pegawai dari  SPG selama mereka masih sekolah..apa yang akan diharapkan dari program pengentasan kemiskinan. Mau tani  juga sulit unrtuk mendapatkan pupuk. Mau gimana lagi kalau semua serba spekulasi. Semua serba tidak jelas. kemana pemberkasan dan database. Melalui seleksi alamiah melalui umum atau bagaimana. Atau kalau masuh berada dalam satu instansi, mau diarahkan keman tidak ada orang yang mengetahui. Dikemanaakan pemberkasan-pemberkasan itu, siapa yang membawa ? siapa yang mengawal. Siapa yang menjamin?. Keprihatinan dan kesia-siaan waktu yang mereka lakukan. Setelah sekian lama menggenggam penderitaan dan kesusahan yang tiada pernah kunjung usai .kapan semuanya ini berakhir  .


Bojoku lalen

. Banyak orang mulai memojokkanku. Menginterogasiku dan mulai bertanya macam-macam pilihan yang dia pilih sendiri.
Belanjaan abis  uangnya sendiri aja menyesalnya setengah mati. Aku tak pernah habis mengerti pengulangan p-engulangan kegagalan yang selalu kami alami. Tau karena kebodohannya  yang sellu lamban alam mengambil keputusan. Selalu saja ada masalah yang memaksa kami untuk berlari saling menolak  saling menyalahkan  .  dia susah sekali diatur dan selalu memberontak kebijaksanaanku. Selalu menolak pendapatku .  mengecilkan obsesiku . tidak pernah pinter-pinter  sama aku.  Ya sudah keputusan untuk gambling sudah bulat kami sama sama  buta tapi  saling menuntun . dan selalu saling menuntut . dia selalu menuntut uang gaji yang banyak , minta pangkat yang tinggi , minta kelebihan jam lembur, menuntut gono gini 3 milyard  tanpa mau tahu kekurangan kami. Menuntut rumah tangga yang layak , tapi tanpa pernah mau melayani kami dengan puas, dengan baik . seharusnya dia berkaca sejauh mana IQ dia ? apakah mampu menyelesaikan soal-soal delik akademis. Menolak ketika waktu masih longgar memasuki lapangan akademis lebih lanjut. Tak mau sekolah agar dia pintar dan bisa bertanding  memberdayakan diri sendiri menangkis.usus pendek ,iri , dengki menerpa kami , kami harus biasa menengok ke belakang dengan bewirausaha  karena kenyataannya kami tak benar-benar tak mampu secara ekonomi. Pergolakan masih berlangsung hingga kini sampai-kami kehilangan jati diri. Sampai kami tak mengenali sebenarnya siapa kami, dan bagaimana seharusnya kami berlaku . akan berbuat apa dan berlaku bagaimana?. Minta pertolongan siapa. Keluarga saja tak sanggup melakukan ini semua. Jati diriku hilang.kami tewas , kami selalu hidup  dibalik awan hitam . kami betul-betul ditinggalkan oleh peradaban , tanpa penghasilan ,tanpa pekerjaan , tanpa kehormatan , tanpa suatu kaidah yang tepat untuk di ikuti . orang tua sudah tak mempunyai pedoman yang patut di teladani . orang tua melarikan diri dari tanggung jawabnya . sampai kami sama sekali tak mengenal mereka dan kepada siapa gerangan kami dapat bertumpu .  seperti ada tembok besar dan jurang pemisah yang sngat dalam . , lama-kelamaan bukannya tumbuh rasa kasih sayang dan kepercayaan , tetapi malah sebaliknya yang terjadi , orang tua hanya biasa marah-marah dan menyalahkan keputusan tindakan yang di ambil oleh anaknya. aNak tidak di maafkan, lali diajarkan kebencian dan hukuman  yang tidak pernah diketahui sampai  dimana batas  dfaketegasan dan kedisiplinan yang dijadikan ambang  pemutusan hubungan kerja . dasar-dasar kebencian , terror , bulliying  , kerja keras , dan hukumn tanpa kenal ampun , amputasi waktu , pengancaman , pemecatan ,pengurangan jam, penghilangan peran, musuh-musuh licik , menghantuinya setiap hari .tidak ada ketenangan kerja , karena selalu bekerja dalam wacana terror.pertanggung jawaban yang sama sekali tak dapat diterima. Berhadapan dengan orang-orang yang tidak professional .di anggap penghianat, hanya gara-gara bentuk soal yang sama.hal-hal kecil yang dieksposs untuk mempermalukan  kami dimata rekan kerja . hilang harga diri.merasa di injak-injak. Pembunuhan peran serta.memang sulit untuk menerima kenyataan kalau kenyataannya kalah yo mau apa lagi, mau nuntut apa, mau nuntut siapa?




Pemberhentian tanpa hormat /Pemecatan


Tanpa pemberitahuan apapun pihak pimpinan selalu memperlakukan bawahan seperti tebu . habis manis sepah dibuang , seperti mengupas kacang, buang kulitnya, ambil isinya. tak mengenal belas kasihan  mengangkat dan mengganti seenaknya dan sekenanya. Wali kelas-wali kelas baru tidak berpengalaman diangkat begitu saja. Sedangkan senior yang mendarmabaktikan hidupnya dengan mudah begitu saja disapu dan di habisin tanpa alasan . mulai pengalihan fungsi UKS , pengurangan dan penghabisan jam , pengacakan jadwal dan sistem pengajaran, syllabus yang tidak jelas, pemecatan wali kelas, dan permasalahan-permasalahan lain  yang  tidak jelas dan tanpa pertimbangan kemanusiaan , langsung begitu saja main pecat tanpa pesangon itulah PT DARMA. Termasuk kekejaman-kekejaman khusus karyawan yang tak tahu ditolong dan belas kasihan. Difitnah dengan school bullying. Ya muali tgl 1 desember 2008 saya menyatakan mengundurkan diri dari staff educatif DARMa.karena berbagai alasan kesehatan jiwa , kesejahteraan ekonomi ,politik , budaya, dan berbagai unsur mencakup paradigma hidup yang bertentangan dengan Sujono kolil. Yang hidup hanya memperbudak, berpamrih dan mengemplang bayaran saya mulai hari ini .



Konsep pendidikan  yang serba tidak jelas dan tidak terkonnsep.

Dengan derivasi pemikiran ini, harus difikirkan pula tentang kurikulum madrasah Aliyah yang serba tidak jelas dan tidak terarah. Konon katanya mau di arahkan  ke jenis pemikiran yang mengarah kepada  pemikiran berjenjang , untuk melandasi  pimikiran untuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kasuistik  mau diarahkan ke timur tetapi pihak  atasan  justru memakai pemikiran barat ( Jakarta), mana konsep yang seimbang dengan ukuran itu . teknis otoriter dan school bullying pun dilakukan pihak pimpinan dan memutuskan  suatu keputusan dengan hati panas dan kebencian  dan pertimbangan para pembisik yang mendem  kekuasaan . lantas mau diarahkan kemana pendidikan kita ?

11 komentar:

Sholihul Hadi mengatakan...

sekarang ne bener apa yang kubayangkan istriku lari diambil orang

Sholihul Hadi mengatakan...

aku nggak nguasahi kuasa tuhan

Sholihul Hadi mengatakan...

apa yang kubayangkan bener bener terjadi aku direkayasa istriku sendiri uangku raib dibawa lari ia berselingkuh dengan seorang pulisi sekarang ia melarikan diri dengan puylisi aku sedangkan akuy dikenakan pasal KDRT oleh istriku sendiri bahkan dipaksa gila olehnya

Sholihul Hadi mengatakan...

semua serba kabur semua serba tidak jelas aku tidak dianggap orang lagi oleh istriku ia bahkan menjeratku dengan dendam kesumat untuk membunuhku

Sholihul Hadi mengatakan...

perkawinanku kandas kasih sayang tidak ada makna terhempas oleh duit duit dan duit sungguh teganya istriku mengkhianati diriku sekian lamanya

Sholihul Hadi mengatakan...

bambang permadi anaknya sritomo tambakromo menjebak dan membawa kabur anak istriku semenjak 11 september 2011c sampai sekarang anak istriku tak tahu kemana hilang lacak hilang arah

Sholihul Hadi mengatakan...

indonesia tidak ada kebijakan dan supremasi hukum semua serba terbalik

Sholihul Hadi mengatakan...

SUSUNAN KEPENGURUSAN GARDA PEMUDA NASIONAL DEMOKRAT KABUPATEN PATI


Ketua : Arif Muhammad Judi
Wakil Ketua : Sulasto
Sekertaris : Bharata Yudhastira Adiguna
Gugun Anandya nur Liahi
Bendahara : Kuswanto
Dian Krisna
Sie. Kaderisasi : Khalid Usman
Randy darmawan
Sie

Sholihul Hadi mengatakan...

Sie. Humas : Rudy Siswanto
Nur Shoim Ahmad
Sie. Keamanan: Ismail
Jaenuri
Sie. Rescue : Dwi Supriyanto Nugroho
Nur Alifudin
Organisasi : Nugroho Ari Wicakso
Sulispiyanto

Sholihul Hadi mengatakan...

http://bit. l / pe-info

Sholihul Hadi mengatakan...

s different for men?

There is small difference in the trial itself, the main difference lies in the fact that you are looking for a man is right and what is excellent for a different woman.

The mean angle between the nose of a person is 90-120 degrees, but this also differs between the sexes. Women generally look better with a wider angle, while men generally prefer a smaller one. This is also the angle between the nose and forehead. Men are more pronounced eyebrows, and this has to explore ways of being.

The most vital thing for a person to the nose, whether male or female, is being in harmony with the rest of the face. This balance is key.

Many men are always play through the nose for a nose job is less than the design of the undesirable characteristics of your nose. Some do not like the nose, because they are simply too fantastic. This is a honestly common problem. A huge nose, apart from only unattractive, away from the functions of his other side. It tends to dominate the face, so that people see in their eyes, no other features such as eyes, cheekbones or lips.

The most common reason for rhinoplasty in men the size of the nose is reduced, but this is not the only one who can reach a correction of the nose.

Many people go to plastic surgeons for nose other changes that the reduction in size. . .

For example, the wing of the nose. A nose drop can really hurt your profile as well as Give your face a Swiss fallen.

Another problem is the nose, often called the “ski jump” nose. “This is a nose pointing up at the top, is generally considered an unwanted facial feature. Rhinoplasty can right these conditions, while maintaining the overall length and shape of the nose as well.

Many are dissatisfied with the bump on the nose. In the plastic surgery industry, this is called a dorsal hump. “A dorsal hump is particularly noticeable in the profile, and is a characteristic facial could feel most without it.

nose surgery is often used to help those who have difficulty breathing due to the shape of your nose. This can be caused by a deformity in the shape of the nose, rhinoplasty can take care of it.

Men usually go to a plastic surgeon for a broken nose that never again in the right way to fix. The truth is that a coincidence that strikes the nose out of place can leave their mark for life. This is one of the areas in which rhinoplasty for men is the most

TRIK DAN SARAN

ADA KELUHAN ATAU PERTANYAAN?

TINGGAL ISI FORUM DI BAWAH INI.

foxyform

    • Popular
    • Categories
    • Archives