LIR RESPATI BUMIDAYA
ibu ku..
satu satu nya perempuan yang mau melahirkan ku,
lalu menjadi satu satu nya perempuan yang mengorbankan dirinya untuk merawat ku,
lalu menjadi satu satu nya perempuan yang tertawa dan menangis untuk ku.. Dia ibu ku..
perempuan yang menjerit saat aku sudah tak punya suara..
perempuan yang meraba saat aku tak mampu melihat..
perempuan yang berfikir saat otak ku tak berfungsi..
perempuan yang mengasihi saat hati ku sedang beku..
Dia ibu ku..
bukan perempuan tercantik di dunia memang..
tapi di dunia ku
bukan terpandai di dunia memang..
tapi di dunia ku
bukan ibu terbaik di dunia memang..
tapi di dunia ku
cukup lah dia satu satu nya perempuan di dunia ku..
Dia ibu ku..
yang hari ini mengulang lagi tahun kelahiran nya..
Tak pernah ada perempuan lain yang mencintaku dan kucintai sebesar dari dan kepada nya..
sedikit tempat sudut di hati mu yang terisi oleh aku,
dan hanya terisi oleh aku,
aku bersedia meninggalkan seluruh hati yang terisi oleh ku
untuk sudut hati mu Ada sedikit ruang di sudut tempat tidur mu yang terisi oleh ku,
dan hanya terisi oleh ku
aku bersedia meninggalkan tempat tidur ku yang keseluruhan nya untuk ku,
untuk sudut tempat tidur mu
Ada satu menit di sudut hari mu yang terisi oleh ku
dan hanya oleh ku
aku bersedia meninggalkan perempuan ku,
untuk mengisi satu menit di sudut hari mu
Kalau aku laba laba..
aku akan memakan tubuh mu seusai bercinta, agar kau tak pernah bercinta lagi..
Kalau aku anjing..
akan ku kencingi kau, agar anjing lain tau bahwa kau sudah milik ku
Kalau aku belalang sembah..
akan ku penggal kepala mu seusai kau membuahi ku, agar tak bisa kau membuahi perempuan lain..
Jika aku gajah..
aku akan menggesek gesek kan badan mu terus terusan untuk menandai bahwa kau adalah pasangan ku..
Tapi aku manusia..
cuma kebebasan tanpa melabeli apa pun pada diri mu yang bisa aku lakukan..
orang laki laki menangsis tersedu sedu di pinggir jalan, laki laki itu sedang menggenggam hatinya yang tengah patah menjadi 40 bagian. Lelaki itu berjalan tertatih tatih, terkadang tangan nya menggapai gapai apa pun yang bisa dicapai tangannya
kadang terjatuh dan berhenti berjalan lalu menyeret nyeret kaki nya
Disebrang jalan laki laki itu melihat sebuah toko dengan tulisan
“menerima gadai dan Tukar tambah hati”
pada papan di depan toko itu. dengan langkah pasti laki laki itu menyebrang jalan.
Dia masuk dan meletakkan hati nya di nampan, hati nya berantakan dalam nampan, dia menyodorkan nampan nya dan berkata pada penjaga toko bahwa ia ingin mengganti hati nya, lalu penjaga toko bertanya hati seperti apa yang lelaki itu inginkan,si lelaki berfikir sejenak lalu berkata
” yang tegar, kokoh, dan kuat terhadap godaan”.
Penjaga toko memberikan sebuah kotak yang berisi hati yang diinginkan lelaki itu dan laki laki menggenggam nya, dia tersenyum puas, membayar nya di kasir dan keluar dari toko tersebut.
Dia berjalan melenggang penuh perccaya diri, dia yakin kali ini tak akan ada perempuan yang mampu mematahjan hati nya, dan ia terus dan terus berjalan dengan dada membusung, bak burung merpati.
Jauh sudah laki laki itu berjalan, hati nya masih tetap kokoh, tetep tegar , dan tahan godaan, juga tak pernah lagi patah, tapi hati yang di genggam nya menjadi seperti porselen, keras, dingin dan kosong.
Tapi toko hati telah ada terlalu jauh di belakang..
seharus nya..
kalau lebih gampang memakai alas kaki dari pada meng-karpet-i dunia
maka akan lebih gampang meng-intropeksi diri dari pada menyalahkan orang lain..
tapi itu kan hanya sebuah “seharusnya” ndak lebih..
ibu ku..
satu satu nya perempuan yang mau melahirkan ku,
lalu menjadi satu satu nya perempuan yang mengorbankan dirinya untuk merawat ku,
lalu menjadi satu satu nya perempuan yang tertawa dan menangis untuk ku.. Dia ibu ku..
perempuan yang menjerit saat aku sudah tak punya suara..
perempuan yang meraba saat aku tak mampu melihat..
perempuan yang berfikir saat otak ku tak berfungsi..
perempuan yang mengasihi saat hati ku sedang beku..
Dia ibu ku..
bukan perempuan tercantik di dunia memang..
tapi di dunia ku
bukan terpandai di dunia memang..
tapi di dunia ku
bukan ibu terbaik di dunia memang..
tapi di dunia ku
cukup lah dia satu satu nya perempuan di dunia ku..
Dia ibu ku..
yang hari ini mengulang lagi tahun kelahiran nya..
Tak pernah ada perempuan lain yang mencintaku dan kucintai sebesar dari dan kepada nya..
sedikit tempat sudut di hati mu yang terisi oleh aku,
dan hanya terisi oleh aku,
aku bersedia meninggalkan seluruh hati yang terisi oleh ku
untuk sudut hati mu Ada sedikit ruang di sudut tempat tidur mu yang terisi oleh ku,
dan hanya terisi oleh ku
aku bersedia meninggalkan tempat tidur ku yang keseluruhan nya untuk ku,
untuk sudut tempat tidur mu
Ada satu menit di sudut hari mu yang terisi oleh ku
dan hanya oleh ku
aku bersedia meninggalkan perempuan ku,
untuk mengisi satu menit di sudut hari mu
Kalau aku laba laba..
aku akan memakan tubuh mu seusai bercinta, agar kau tak pernah bercinta lagi..
Kalau aku anjing..
akan ku kencingi kau, agar anjing lain tau bahwa kau sudah milik ku
Kalau aku belalang sembah..
akan ku penggal kepala mu seusai kau membuahi ku, agar tak bisa kau membuahi perempuan lain..
Jika aku gajah..
aku akan menggesek gesek kan badan mu terus terusan untuk menandai bahwa kau adalah pasangan ku..
Tapi aku manusia..
cuma kebebasan tanpa melabeli apa pun pada diri mu yang bisa aku lakukan..
orang laki laki menangsis tersedu sedu di pinggir jalan, laki laki itu sedang menggenggam hatinya yang tengah patah menjadi 40 bagian. Lelaki itu berjalan tertatih tatih, terkadang tangan nya menggapai gapai apa pun yang bisa dicapai tangannya
kadang terjatuh dan berhenti berjalan lalu menyeret nyeret kaki nya
Disebrang jalan laki laki itu melihat sebuah toko dengan tulisan
“menerima gadai dan Tukar tambah hati”
pada papan di depan toko itu. dengan langkah pasti laki laki itu menyebrang jalan.
Dia masuk dan meletakkan hati nya di nampan, hati nya berantakan dalam nampan, dia menyodorkan nampan nya dan berkata pada penjaga toko bahwa ia ingin mengganti hati nya, lalu penjaga toko bertanya hati seperti apa yang lelaki itu inginkan,si lelaki berfikir sejenak lalu berkata
” yang tegar, kokoh, dan kuat terhadap godaan”.
Penjaga toko memberikan sebuah kotak yang berisi hati yang diinginkan lelaki itu dan laki laki menggenggam nya, dia tersenyum puas, membayar nya di kasir dan keluar dari toko tersebut.
Dia berjalan melenggang penuh perccaya diri, dia yakin kali ini tak akan ada perempuan yang mampu mematahjan hati nya, dan ia terus dan terus berjalan dengan dada membusung, bak burung merpati.
Jauh sudah laki laki itu berjalan, hati nya masih tetap kokoh, tetep tegar , dan tahan godaan, juga tak pernah lagi patah, tapi hati yang di genggam nya menjadi seperti porselen, keras, dingin dan kosong.
Tapi toko hati telah ada terlalu jauh di belakang..
seharus nya..
kalau lebih gampang memakai alas kaki dari pada meng-karpet-i dunia
maka akan lebih gampang meng-intropeksi diri dari pada menyalahkan orang lain..
tapi itu kan hanya sebuah “seharusnya” ndak lebih..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar