LIR RESPATI BUMIDAYA
Polifenol dan flavonoid, sebagian
senyawa yang terkandung dalam propolis, kemungkinan berperan menghambat
proliferasi sel kanker. Menurut Dr Edy Meiyanto dari Fakultas Farmasi UGM,
flavonoid biasanya mempunyai struktur khas yang mampu menghambat protein kinase
yang digunakan untuk proliferasi sel. Jika protein kinase ini dihambat, proses
fisiologi sel pun terhambat sehingga sel melakukan apoptosis alias membuat
program bunuh diri.
Migraine dikenal juga dengan sakit kepala sebelah yang berulang dan bersifat idiopatik (timbul dengan sendirinya tanpa diketahui penyebabnya); serta bersifat kambuhan. Penyakit ini lebih banyak menyerang wanita disbanding pria (3 : 1). Faktor utamanya adalah adanya siklus hormonal pada wanita. Dengan sifatnya yang idiopatik migraine sangat berkaitan dengan perubahan biokimiawi. Mengkonsumsi susu kedelai secara teratur dapat mencegah dan meredakan migraine; terutama yang disebabkan oleh deffisiensi zat gizi. Hal ini disebabkan karena Susu Kedelai merupakan sumber Vitamin B-Complek (kecuali B12), Mineral, (terutama Kalium), dan Asam Amino (terutama Lisin) dengan jumlah cukup tinggi.
9. Minuman Anti Kanker.
Apakah anda pernah mendengar atau melihat iklan susu yang mampu mencegah kanker? Susu tersebut adalah Soymilk alias Susu Kedelai. Karena Susu Kedelai merupakan salah satu minuman kesehatan sumber mineral, selenium, Vitamin E, Isoflavon, dan Asam Amino Triptopan. Untuk mengatasi paparan radikal bebas pemicu, kanker diperlukan zat atau senyawa yang berfungsi sebagai anti-oksidan . Selain Selenium, anti-oksidan pada Susu Kedelai adalah Vitamin E dan Genistein, yang secara sinergis mampu menghalau kanker.
10. Mencegah Penuaan Dini (Anti Aging).
Bagi setiap orang; memjadi tua adalah sebuah kepastian yang sebenarnya tidak perlu ditakutkan. Salah satu cara yang diyakini paling ampuh menangkal penuaan dini adalah dengan mengandalkan Anti Oksidan yang bersumber dari makanan atau minuman. Mengkonsumsi makanan atau minuman sumber anti-oksidan merupakan pilihan bijak, sekaligus pilihan tepat untuk mengatasi penuaan dini. Anti oksidan umumnya berasal dari golongan vitamin dan mineral; diantaranya vitamin B, E, C, Beta-Karoten, Chromium, Selenium, Kalsium, Tembaga, Magnesium, dan Isoflavon.
Susu Kedelai layak dimasukkan kedalam daftar menu diet Anda, agar Anda tetap awet muda. Susu Kedelai mengandung berbagai zat senyawa Anti Aging (menghambat penuaan dini).
Menetralkan racun dalam
tubuh
Melancarkan air susu ibu
Tak perlu pusing lagi mencari krim yang ampuh untuk mengatasi selulit di
paha, perut, dan bokong Anda. Ternyata Anda bisa dengan mudah meracik sendiri
‘obatnya’. Bahan utamanya: ampas kopi! Tak peduli berapa umur Anda, apa jenis
kulit Anda, dan berapa berat badan Anda, selulit selalu jadi musuh besar. Ia
biasanya muncul di paha, perut, dan bokong, yang membuat kulit kita terlihat
bergaris-garis kasar bak kulit jeruk. Selama bertahun-tahun, wanita di seluruh
dunia mencari berbagai krim dan obat untuk menghilangkan selulit. Padahal,
hanya berbekal serbuk kopi, kita bisa meracik ramuannya sendiri, lho.
Salah satu metode yang paling ampuh untuk menghilangkan selulit adalah pijat. Dengan pijat, sirkulasi darah jadi lebih lancar, dan sel-sel lemak bisa lebih mudah dihancurkan. Sementara itu, penelitian menunjukkan bahwa krim antiselulit yang dianggap paling ampuh adalah yang mengandung kafein. Ternyata kafein bisa melebarkan pembuluh darah, sehingga sirkulasi dan aliran darah menjadi lebih lancar. Kafein juga bisa mengurangi kadar penimbunan air, yang merupakan salah satu penyebab terdorongnya lemak ke kulit dan menjadi selulit.
Dua fakta ini jadi cukup bukti untuk meyakinkan kita bahwa salah satu solusi paling ampuh menghadapi selulit adalah pijat dengan ramuan yang mengandung kafein. Ini resepnya.
Resep 1
1 cangkir ampas kopi yang masih baru 1 putih telur 1 sendok makan minyak zaitun Campurkan bahan-bahan di atas dan gunakan untuk memijat bagian tubuh Anda yang berselulit. Pijat dengan gerakan memutar, kemudian bilas. Ramuan ini juga bisa dioleskan ke selulit, kemudian ‘bungkus’ bagian tersebut dengan plastik dan diamkan selama 5-10 menit. Untuk hasil yang optimal, lakukan ritual ini 3 kali seminggu.
Resep 2
1/4 cangkir ampas kopi hangat 1 sendok makan minyak zaitun Campurkan bahan-bahan di atas, kemudian balurkan ke atas loofah atau handuk wash lap sebelum memijat bagian yang berselulit. Lakukan 2 kali seminggu.
Resep 3
Campurkan ampas kopi dengan sabun cair atau body lotion. Balurkan ke tubuh, diamkan beberapa menit, lalu bilas. Lakukan setiap hari
Pak dhe
.
tak merinding mendengar kata AIDS – menurunnya
sistem kekebalan tubuh akibat infeksi human immunodeficiency virus HIV yang
memicu munculnya beragam penyakit? Menurut data World Health Organization
(WHO), sekitar 2-juta penduduk dunia meninggal akibat AIDS sepanjang 2008.
Jumlah itu mungkin turun jika para pengidap AIDS mengenal propolis.
Propolis memang belum dibuktikan secara klinis
bisa mengatasi HIV. Namun, berdasar riset in vitro – di laboratorium – yang
dilakukan para peneliti dari University of Minnesota, Minneapolis, Amerika
Serikat, propolis berpotensi meningkatkan kekebalan tubuh para penderita
HIV/AIDS. Tim peneliti menduga zat antiviral yang terkandung dalam propolis
menghambat masuknya virus ke dalam CD4+ limfosit.
Propolis dosis 66,6 ?g/ml dalam kultur sel CD4+ –
sel T dalam sistem kekebalan yang memiliki reseptor CD4 mampu menghambat
ekspresi virus HIV maksimal 85%. Lazimnya pada penderita HIV/AIDS, virus
mematikan itu menginfeksi sel bereseptor CD4 dan merusaknya. Makanya, jumlah
sel ber-CD4 pada penderita HIV/AIDS turun jauh di bawah angka normal. Pada
orang sehat, jumlahnya sekitar 500 – 1.500/mm3 darah.
Ampuh Lawan Penyakit Berat
Berdasarkan riset di luar maupun dalam negeri,
propolis memang terbukti ampuh melawan beberapa penyakit berat. Dr dr Eko Budi
Koendhori Mkes, dari Departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas
Airlangga (FK UNAIR), misalnya, membuktikan lem lebah itu membantu menekan
kerusakan jaringan paru pada mencit yang diinfeksi Mycobacterium tuberculosis –
bakteri penyebab penyakit tuberculosis (TBC).
Dari 100 mencit yang diinfeksi M. tuberculosis,
tikus yang diberi kombinasi Isoniasid – obat antituberculosis – 25 mg/kg bobot
badan dan propolis menunjukkan peningkatan kadar interferon γ . Interferon γ
berperan mengaktifkan sel makrofag yang membunuh bakteri TBC. Mencit yang hanya
diberi Isoniasid mengalami peningkatan kerusakan paru dari minggu ke-5 hingga
ke-12. Sementara kondisi paru mencit yang diberi Isoniasid dan propolis dosis
800 mg pada minggu ke-12 sama seperti pada minggu ke-5.
Propolis berperan meningkatkan kekebalan
penderita sehingga kerusakan jaringan dapat ditekan. Obat standar bekerja
secara langsung menyerang bakteri TBC. Nah, kombinasi obat dan propolis
mematikan bakteri TBC sekaligus mengurangi kerusakan paru-paru akibat serangan
bakteri. ‘Propolis sangat bagus untuk meningkatkan sistem imun. Selain itu saya
duga memiliki kemampuan antikanker,’ tutur Eko.
Propolis Hambat Sel Kanker
Dugaan Eko tidak meleset. Berdasar riset yang
dilakukan di laboratorium Pengujian dan Penelitian Terpadu (LPT) UGM, produk
propolis yang diteliti dapat menghambat sel kanker HeLa (sel kanker serviks),
Siha (sel kanker uterus), serta T47D dan MCF7 (sel kanker payudara) dengan
nilai IC50 berkisar 20 – 41 µg/ml. Artinya, propolis dosis 20 – 41 µg/ml dapat
menghambat aktivitas 50% sel kanker dalam kultur.
Itu sejalan dengan penelitian dr Woro Pratiwi
MKes SpPD, dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM). Propolis
yang diberikan selama 1 bulan memiliki efek antikanker dalam organisme hidup.
Itu ditunjukkan dengan menurunnya jumlah nodul atau tonjolan tumor dan
menurunnya aktivitas proliferasi – penggandaan – sel tumor kelenjar payudara
pada mencit. Namun, efeknya masih lebih rendah dibanding pada mencit yang
diberi obat kanker standar, doksorubisin. ‘Sehingga, perlu dikaji penggunaan
propolis dengan obat antikanker terstandar untuk memberikan efek terapi optimal
dan efek samping minimal,’ ujar Woro.
Polifenol dan flavonoid, sebagian
senyawa yang terkandung dalam propolis, kemungkinan berperan menghambat
proliferasi sel kanker. Menurut Dr Edy Meiyanto dari Fakultas Farmasi UGM,
flavonoid biasanya mempunyai struktur khas yang mampu menghambat protein kinase
yang digunakan untuk proliferasi sel. Jika protein kinase ini dihambat, proses
fisiologi sel pun terhambat sehingga sel melakukan apoptosis alias membuat
program bunuh diri.
‘Senyawa golongan flavonoid dan polifenol yang
ada dalam propolis juga memiliki efek antioksidan dan antitrombositopenia,’
kata Prof Dr Mustofa MKes Apt dari Bagian Farmakologi & Toksikologi FK UGM.
Penelitian tim FK UGM menunjukkan sediaan propolis yang diuji mampu mencegah
penurunan trombosit pada mencit yang diinfeksi Plasmodium berghei – salah satu
parasit penyebab malaria pada mamalia selain manusia. Dosis optimal 5 ml/kg
bobot badan juga mampu meningkatkan jumlah eritrosit hingga 37% setelah 8 hari
pemberian.
Terbukti Aman
Khasiat lain propolis yang sudah dibuktikan lewat
riset yaitu efek antimikrobanya. Uji yang dilakukan Eko pada 2007 menunjukkan
propolis mampu membunuh 26 isolat bakteriStaphylococcus aureus penyebab infeksi
pada kulit dan saluran pernapasan serta Escherichia coli penginfeksi saluran
pencernaan. Propolis dosis 10% dan 20% mampu membunuh seluruh sampel kedua
jenis bakteri.
Penelitian serupa oleh Dr Jessie Pamudji di
Sekolah Farmasi, Institut Teknologi Bandung membuktikan efek antibakteri
propolis terhadap S. aureus dan Propionibacterium acnes – biang jerawat. ‘Itu
karena propolis mengandung senyawa yang bersifat antimikroba yaitu flavon
pinocembrin, flavonol galangin, dan asam kafeat,’ ujar Jessie.
Yang terpenting, riset membuktikan propolis aman
meski dikonsumsi dalam jangka panjang. Menurut Dra Mulyati Sarto, MSi dari LPT
UGM, toksisitas propolis sangat rendah. ‘Mencit yang diberi propolis tiap hari
selama 1 bulan dengan dosis normal, fungsi dan kondisi organ tubuhnya tetap
bagus, tidak bermasalah,’ ujarnya.
Dosis normal yang dimaksud setara 1 sendok makan
propolis dilarutkan dalam 50 ml air untuk konsumsi manusia. Propolis baru
menyebabkan kematian separuh jumlah hewan uji pada dosis di atas 10.000 mg/kg
bobot badan. Jika dikonversikan ke orang berbobot 60 kg, dosis itu setara
konsumsi 0,6 kg propolis setiap hari. Artinya, keampuhan dan keamanan propolis
telah terbukti.
kelapa
Cara Sehat Mengkonsumsi Kelapa untuk mendapatkan
manfaat kesehatan dari kelapa dan mengurangi pengaruhnya yang berbahaya yang
diakibatkan oleh lemak makanan lain, sebaiknya menggunakan minyak kelapa untuk
memasak dan untuk kebutuhan pembuatan makanan. Kebanyakan minyak kelapa
mempunyai rasa yang sangat gurih dan dapat digunakan untuk jenis makanan apa
saja. Dikarenakan minyak kelapa mengandung lemak jenuh, panas pemasakan tidak
menimbulkan radikal bebas seperti yang terjadi pada minyak sayur lain.
Untuk keperluan menggoreng, minyak kelapa
mempunyai beberapa kelebihan yaitu tidak diserap ke dalam makanan sebanlak
sepefti halnya minyak-minyak sayur lain dan tidak menguap begitu banyak
sehingga bias digunakan berulang-ulang. Biasanya konsultan gizi tidak
menganjurkan mengkonsumsi makanan gorengan karena kebanyakan minyak sayur
menjadi beracun ketika digoreng, lain halnya jika anda memakai minyak kelapa,
makanan-gorengan justru bermanfaat asalkan tidak dipanaskan secara berlebihan.
Minyak apa saja, termasuk minyak kelapa, akan menghasilkan produk samping yang
beracun kalo dipanaskan secara berlebihan.
Kandungan Kelapa
Telah diketahui bahwa di dalam daging kelapa
segar mengandung 33 % minyak. Penambahan kelapa pada setiap makanan yang kita
makan dapat berpotensi memberikan perpanjangan umur yang cukup signifikan dalam
kehidupan. Kelapa merupakan sumber serat yang baik, yang dikenal sangat
bermanfaat untuk fungsi pencemaan yang benar. Kandungan serat yang dimilikinya
bisa sampai 3 – 4 kali jumlah kebanyakan buah-buahan dan sayuran.
Disamping kandungan serat, kelapa juga memberikan
beberapa macam gizi yang diperlukan untuk kesehatan, karena mengandung protein
sama banyaknya seperti pada kacang hijau, wortel dan kebanyakan sayur. Kelapa
mengandung banyak Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B3, Vitamin B6, Vitamin C,
Asam Folik dari Kalsium Mineral, Besi, Magnesium, Fosfor, potasium, Sodium,
Seng dan sebagainya.
Korelasi Kelapa dengan Sakit Jantung
Masyarakat yang banyak memanfaatkan kelapa
sebagai bagian dari makanan mereka sehari-hari, justru mendapatkan risiko sakit
jantung yang sangat kecil dan dan dipastikan mempunyai kandungan kolesterol
yang relatif normal. Keterangan ini banyak didukung oleh observasi epidemilogis
dari banyak penelitian. Kebanyakan dari masyarakat yang mengkonsumsi kelapa
dalam jumlah banyak justru mempunyai kondisi kesehatan yang sangat baik.
Sehingga dari bukti-bukti tersebut menunjukkan bahwa memang benar-benar tidak
ada korelasi antara konsumsi kelapa dengan sakit jantung melahan justru kelapa
sehat buat jantung
Di Sri Lanka, masyarakat di sana justru
menggunakan kelapa sebagai sumber lemak utama untuk diet selama ribuan tahun.
Konsumsi rata-rata pada masyarakat di negara ini dilaporkan sebesar 90 kelapa
per kapita pertahun. Dan dilaporkan pula bahwa angka sakit jantungnya jauh
lebih lebih rendah dibandingkan angka sakit jantung penduduk yang tidak
mengkonsumsi kelapa.
Jadi tak ada salahnya jika kita banyak
mengkonsumsi kelapa karena sebenarnya memang banyak hal-hal positif yang dapat
diperoleh dari kelapa. Dan tidak berlebihan juga kalau FDA (Food and Drug
Administration) telah memasukkan minyak kelapa (khususnya) dalam daftar
makanan yang sangat dianggap aman.
Daun dewa
Daun dewa menurut Hyne merupakan tanaman obat
yang berasal dari Burmadan Cina. Perkembangan lebih lanjut mencapai
negara-negara di Asia seperti juga di lndonesia. Tanaman merupakan herba
semusim yang dapat berumur lebih dari satu tahun.
Nama latinnya Gynura Segetum (Lour.)Merr.
Nama daerahnya Beluntas cina. Deskripsi tanaman: Tanaman semak semusim, tinggi
10-25 cm, berbatang lunak, berambut halus, warna ungu kehijauan. Daun tunggal,
bentuk bulat telur, berbulu lebat, permukaan atas hijau, bawah ungu. Bunga majemuk
berbentuk tongkat, berbulu, kelopak hijau, mahkota berwarna kuning. Buah kecil
berwarna coklat.
Secara empiris herba ini dikenal sebagai obat
bisul. Namun penelitian lebih lanjut membuktikan bahwa daun dewa banyak
memiliki khasiat diantaranya sebagai antikoagulan (anti pembeku darah),
memperlancar peredaran darah dan mengurangi pembengkakan, Bagian tanaman yang
digunakan untuk pengobatan adalah daun dan umbi.
Penggunaan secara tradisional tanaman ini yaitu
dengan cara dilalap dan dibalurkan (daun) di bagian yang sakit, dan rebusan
(daun dan umbi). Namun seiring kemajuan jaman, orang lebih suka menggunakan
sediaan tanaman ini dalam bentuk yang lebih praktis yaitu kapsul maupun tablet.
Berikut ini beberapa khasiat yang terkandung pada
daun umbi daun dewa, diantaranya:
- Daunnya berkhasiat untuk mengobati luka terpukul/memar
- Melancarkan sirkulasi darah
- Melancarkan haid
- Hipertensi
- Mencegah tumor,
- Mengobati kencing manis
- Diabetes
- Membantu penyembuhan tulang patah
- Menghilangkan panas
- Membersihkan racun
- Mengobati dan Mencegah sakit jantung
- Sebagai anti kolesterol
- Bagian daunnya dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kutil dan tumor
Sadarkah Anda kalau permen yang anda makan setiap
hari bisa menjadi malapetaka bagi hidup anda di masa depan? Kok bisa begitu?
Ya, karena permen ataupun beberapa makanan yang manis seringkali menggunakan
pemanis buatan yang disebut sebagai sakarin. Menurut Markakis (1987) seperti
yang disebutkan dalam laporan penelitian Henny Hikmah Wati (2004) menunjukkan
bahwa sakarin telah terbukti merupakan karsinogen lunak pada kandung kemih
tikus. Sedangkan siklamat yang masih “saudara” dengan sakarin di beberapa
Negara telah dilarang penggunaanya karena adanya kemungkinan bahwa siklamat
iuga bersifat karsinogenik. Karsinogenik, berarti ada potensi bahwa pemanis
buatan tersebut menjadi pemicu tumbuhnya kanker pada tubuh kita.
Pemanis (gula) yang dikenal saat ini ada dua
macam menurut proses pembuatannya, yaitu gula alami dan gula sintetis (buatan).
Gula alami yang sudah sejak dahulu digunakan diperoleh dari bahan dasar tebu
yang diolah dalam bentuk gula pasir dan juga kelapa / aren yang diolah dalam
bentuk gula merah. Sedangkan gula buatan seperti sakarin dan siklamat, dibuat
untuk memenuhi produksi gula yang belum cukup dipenuhi oleh gula alami
khususnya gula tebu.
Saat ini memang pemanis buatan sudah luas
digunakan oleh masyarakat kita, hal ini banyak disebabkan Karena faktor harga
yang relatif murah dan sangat mudah untuk memperolehnya. Akan tetapi apapun
alasannya, pemanis buatan memang seringkali dijadikan biang keladi beberapa
masalah kesehatan pada manusia
Penggunaan Pemanis Buatan Tidak
Terkontrol
Sebenarnya, pemerintah sudah memberikan
rambu-rambu melalui Peraturan Menteri Kesehatan Republik lndonesia No. 208 /
MENKES / PER / lV / 1985 tentang Pemanis Buatan dan No.722 / MENKES / PER / lX
/1988 tentang Bahan Tam bahan Makanan. Dalam peraturan tersebut meliputi jenis
makanan dan minuman yang boleh diberitambahan pemanis buatan, jenis dan batas
maksimal penggunaan bahan pemanis buatan yang diijinkan Untuk konsumsi maksimum
sakarin yang dianjurkan adalah sebanyak 2,5 mg per berat badan per hari, siklamat
11 mg per berat badan per hari dan aspartam 40 mg/hari Akan tetapi, meskipun
peraturan sudah ditelurkan penggunaan pemanis buatan oleh industri maupun
produsen tetap saja tidak terkontrol.
Seperti yang pernah dipublikasikan mengenai
penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui keberadaan pemanis buatan
sakarin dan siklamat pada minuman yang dijual di Sekolah Dasar di Kecamatan
Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, JawaTengah Ternyata hasil analisa laboratorium
yang dilakukan Universitas Muhammadiyah Malang, menunjukkan bahwa minuman di
sekolah dasar tersebut mengandung campuran pemanis buatan yaitu sakarin dan
siklamat. Kadar pemanis buatan sakarin terendah dalam minuman tersebut adalah
557,63 mg/L dan tertinggi lO37,44 mg/L Kadar tersebut melebihi batas maksimum
penggunaan yang dijinkan yaitu 300 mg/L, sedangkan kadar siklamat terendah
237,25 mg/L dan tertinggi 3186,27 mg/L Kadar inipun melebihi batas maksimum
penggunaan yang diijinkanya itu 3 gr/L. Tentu saja kalau dilihat dampak
penggunaan pemanis buatan yang tidak terkontrol ini dapat menimbuIkan bahaya
yang besar bagi kesehatan dan terutama masa depan perkembangan anak.
Efek merugikan dari pemanis buatan inilah yang
mendorong perlunya alternatif pengganti pemanis (gula) yang sifatnya lebih aman
dan kalau perlu aman untuk dikonsumsi orang yang mempunyai pantangan terhadap
gula karena masalah kesehatan (baca: diabetes)
Dewasa ini, sudah dikembangkan pemanis alami non
tebu untuk memenuhi kebutuhan pemanis alami, yang baru gencardikembangkan saat
iniadalah pemanis alami yang diperoleh dari tanaman Stevia yang mempunyai
tingkat kemanisan 200 – 300 kali gula tebu Sebenarnya tanaman yang banyak
tumbuh di Paraguay, Kanada, Amerika Serikat, China, Jepang dan Korea ini sudah
dikenal selama berabad-abad karena ciri khas pemanisnya yang ringan. Di
lndonesia sendiri Stevia banyak dijumpai di daerah Ngargoyoso, Tawangmangu,
Karanganyar, Jawa Tengah. Akan tetapi pengembangannya masih belum terlalu luas.
Kegunaannya bagi kesehatan
Daun Stevia mengandung senyawa gtikosida
diterpendengan tingkat kemanisan antara 200 – 300 kali gula tebu, akan tetapi
berkalori rendah Kenyataan ini memungkinkan untuk produk-produk olahan makanan
maupun minuman kesehatan menggunakan tanaman yang tergolong famili
Asteraceaeini. Bahkan di negara Jepang kurang lebih 40% bahan pemanis di
pasaran menggunakan bahan dasar dari Stevia ini.
Menurut lr. Dewi RN MP dalam situs Kandha Raharja
menyebutkan bahwa ekstrak Stevia telah terbukti bermanfaat membantu program
diet, digunakan juga untuk mereka yang mempunyai penyakit diabetes disamping
itu juga dapat membantu keindahan kulit serta berperanan dalam mengatur tekanan
darah. Sari dari daun Stevia yang berperanan sebagai pengganti gula ini, sangat
cocok untuk dicampur dengan teh atau kopi serta dapat juga dicampurkan ke dalam
masakan yang kita makan setiap hari
1. Mengatasi Intolerensi Laktosa.
Air Susu Ibu (ASI) merupakan minuman sekaligus makanan terbaik dan alami untuk bayi.Yang paling bersih, bergizi, dan murah. Namun, karena berbagai kendala atau alas an, tidak sedikit kaum ibu yang coba menggantikan ASI dengan susu sapi. Padahal, pada kenyataannya banyak anak, terutama balita yang allergi terhadap susu sapi. Responnya bisa berupa mual, muntah, diare, dan gejala sakit perut lainnya. Ini pertanda system pencernaan tidak mampu mencerna dan menyerap laktosa (lemak susu) dengan baik. Kondisi demikian dikenal dengan istilah Intoleransi Laktosa, yang disebabkan terbatasnya enzyme laktase dalam tubuh- yang berfungsi memecah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa (monosakarida) agar lebih mudah dicerna usus.
Sebagai alternatif, susu kedelai dapat dijadikan pengganti susu sapi dan minuman pendamping ASI bagi balita. Salah satu kelebihan susu kedelai dibandingkan dengan susu sapi adalah, tidak adanya laktosa susu . Karena itu, anak yang allergi terhadap susu sapi sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi susu kedelai; demikian juga untuk orang dewasa yang alergi terhadap susu sapi. Khusus untuk balita, susu kedelai sebaiknya diberikan setelah anak berumur diatas satu tahun. Porsinya cukup 250 500 ml. atau 1 – 2 gelas perhari. Dua gelas susu kedelai mampu men-suplai 30 % kebutuhan protein perhari bagi balita. Susu kedelai dapat diberikan setelah atau sebelum makan, tergantung kebiasaan dan selera anak.
Air Susu Ibu (ASI) merupakan minuman sekaligus makanan terbaik dan alami untuk bayi.Yang paling bersih, bergizi, dan murah. Namun, karena berbagai kendala atau alas an, tidak sedikit kaum ibu yang coba menggantikan ASI dengan susu sapi. Padahal, pada kenyataannya banyak anak, terutama balita yang allergi terhadap susu sapi. Responnya bisa berupa mual, muntah, diare, dan gejala sakit perut lainnya. Ini pertanda system pencernaan tidak mampu mencerna dan menyerap laktosa (lemak susu) dengan baik. Kondisi demikian dikenal dengan istilah Intoleransi Laktosa, yang disebabkan terbatasnya enzyme laktase dalam tubuh- yang berfungsi memecah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa (monosakarida) agar lebih mudah dicerna usus.
Sebagai alternatif, susu kedelai dapat dijadikan pengganti susu sapi dan minuman pendamping ASI bagi balita. Salah satu kelebihan susu kedelai dibandingkan dengan susu sapi adalah, tidak adanya laktosa susu . Karena itu, anak yang allergi terhadap susu sapi sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi susu kedelai; demikian juga untuk orang dewasa yang alergi terhadap susu sapi. Khusus untuk balita, susu kedelai sebaiknya diberikan setelah anak berumur diatas satu tahun. Porsinya cukup 250 500 ml. atau 1 – 2 gelas perhari. Dua gelas susu kedelai mampu men-suplai 30 % kebutuhan protein perhari bagi balita. Susu kedelai dapat diberikan setelah atau sebelum makan, tergantung kebiasaan dan selera anak.
2.Minumam untuk Penderita Autisme.
Autisme adalah gangguan perkembangan yang terjadi
pada masa anak-anak, sehingga membuat seseorang tidak mampu mengadakan
interaksi sosial dan seolah-olah hidup dalam dunianya sendiri. Autisme pada
anak-anak biasanya disebut Autisme Infatil. Penderita Autisme
sebaiknya tidak mengkosumsi makanan yang mengandung Kasein (Protein
susu) dan Glutein (protein tepung). Karena selain sulit dicerna ,
makanan yang mengandung kedua jenis protein tersebut dapat menyebabkan gangguan
fungsi otak. Jika dikonsumsi perilaku penderita autisme akan menjadi lebih
hiperaktif. Sumber Kasein berasal dari susu hewani (susu sapi) serta
berbagai macam produknya, seperti keju dan krim. Bagi penderita Autisme , Susu
Sapi dapat diganti dengan Susu Kedelai. Dengan demikian, para penderita autisme
tetap memperoleh masukan protein, vitamin, dan mineral yang cukup. Hal
terpenting dari semua itu, susu kedelai tidak mengandung Kasein dan Glutein.
3. Minuman untuk Vegetarian
Vegetarian adalah orang yang menganut pola makan
berpantang daging, termasuk produk pangan lainnya yang berasal dari hewan
seoerti telur , susu serta hasil olahannya. Namun pada kenyataannya para
vegetarianpun sangat membutuhkan sumber gizi hewani-yang merupakan sumber gizi
tinggi bagi pertumbuhan dan perkembangan tubuh manusia. Bagi vegetarian, susu
kedelai dapat disajikan sebagai minuman utama. Selain enak dan menyegarkan,
nilai gizinya tidak kalah dengan susu sapi. Susu kedelai merupakan minuman
sumber vitamin (B1,B2,B6, dan provitamin A), sumber mineral (Kalsium,
Magnesium, Selenium, Fosfor), sumber Karbohidrat, sumber Protein, dan sumber
Lemak).
4.Mengurangi Kadar Kolesterol Darah.
Didalam tubuh kolesterol akan bergabung dengan
protein, membentuk senyawa yang disebut Lipoprotein; yang terdiri dari
dua jenis yaitu Low Density Lipoprotein (LDL) dan High Density
Lipoprotein (HDL). LDL dikenal sebagai Kolesterol Jahat, karena sering
memicu penumpukan plak kolesterol didinding arteri. Sementera HDL dikenal
sebagai Kolesterol Baik, karena berfungsi membersihkan kolesterol di dinding
arteri dan membawanya kembali kehati tempat kolesterol dipecah dan dikeluakan.
Susu Kedelai mampu menghalau kolesterol jahat (LDL), karena susu kedelai
mengandung Lesitin; yang bersifat mengemulsi (melarutkan) kolesterol dalam
darah, sehingga tidak ada lagi penyempitan dan penyumbatan. Khasiat lesitin ini
telah diteliti oleh Dr. Edward dan dipublikasikan dalam Biocontrol News and
Information, Discover & Science News. Selain Lesitin; Zat
Gizi lain yang dapat menggempur kolesterol adalah Isoflavon yang
berfungsi sebagai antioksidan dan mampu meningkatkan HDL. Penelitian olah
America Heart Association menunjukkan konsumsi Susu Kedelai selama tiga bulan
mampu meningkatkan HDL rata-rata 4,7 %.
5. Mencegah Arteriosklerosis, Hipertensi,
Jantung Koroner, dan Stroke.
Selain Lesitin dan Isoflavon,
susu kedelai juga mengandung Vitamin E (Tokoferol) yang juga dapat membantu
mencegah terjadinya Penyakit Jantung Koroner dan Stroke. Vitamin E ini juga
mampu mencegah Teroksidasinya kolesterol LDL; sehingga tidak menimbulkan Plak
yang menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah arteri, dan meremajakan kembali
arteri yang sudah tua, sehingga lebih elastis dan menghindari terjadinya Arteriosklerosis
(pengerasan pembuluh darah). Penelitian pada Harvard University;
menunjukkan mereka yang memperoleh Vitamin E 200 I.U/ hari; risiko mendapat
gangguan kardiovaskular berat menurun sebesar 34 %. Kandungan asam Folat dan
Vitamin B6 dalam susu kedelai juga dapat mencegah penyakit jantung.
Untungnya lagi Susu kedelai mengandung mineral Magnesium yang mampu mengatur tekanan darah seseorang. Tidak hanya itu, hasil penilitian Jery L. Nadler dari City of Hope Medical Center – California; menyebutkan Magnesium mampu menghambat pelepasan Tromboksan – yaitu suatu zat yang membuat Trombosit (kepingan darah) menjadi lebih lengket dan mudah membentuk gumpalan, sehingga mampu mencegah naiknya tekanan darah sekaligus mencegah stroke dan gangguan jantung.
6. Mencegah Diabetes Melitus.
Diabetes Melitus muncul karena tubuh kekurangan Insulin; yang mengakibatkan kelainan metabolisme karbohidrat, protein, lemak, air, dan elektrolit. Susu kedelai yang mengandung Asam Amino Glisin dan Asam Amino Arginin mampu menjaga keseimbangan Hormon Insulin. Selain itu, protein dalam susu kedelai lebih mudah diterima organ ginjal dibandingkan dengan protein hewani. Karena itu Susu Kedelai baik dikonsumsi oleh penderita Diabetes Melitus.
Untungnya lagi Susu kedelai mengandung mineral Magnesium yang mampu mengatur tekanan darah seseorang. Tidak hanya itu, hasil penilitian Jery L. Nadler dari City of Hope Medical Center – California; menyebutkan Magnesium mampu menghambat pelepasan Tromboksan – yaitu suatu zat yang membuat Trombosit (kepingan darah) menjadi lebih lengket dan mudah membentuk gumpalan, sehingga mampu mencegah naiknya tekanan darah sekaligus mencegah stroke dan gangguan jantung.
6. Mencegah Diabetes Melitus.
Diabetes Melitus muncul karena tubuh kekurangan Insulin; yang mengakibatkan kelainan metabolisme karbohidrat, protein, lemak, air, dan elektrolit. Susu kedelai yang mengandung Asam Amino Glisin dan Asam Amino Arginin mampu menjaga keseimbangan Hormon Insulin. Selain itu, protein dalam susu kedelai lebih mudah diterima organ ginjal dibandingkan dengan protein hewani. Karena itu Susu Kedelai baik dikonsumsi oleh penderita Diabetes Melitus.
7. Hambat Menopause dan Cegah
Osteoporosis.
Kendati prose alami, tak sedikit kaum wanita merasa takut dan khawatir menghadapi masa menopause. Hal ini wajar karena proses yang ditandai dengan berhentinya siklus menstruasi itu kerap menimbulkan gangguan psikis dan fisik yang sangat mengganggu; baik sebelum maupun setelah memasukinya.
Berhentinya siklus haid pada wanita menopause sangat dipengaruhi oleh Hormon Estrogen yang diproduksi oleh Kelenjar Ovarium. Karena itu terapi medis yang biasa diberikan adalah Hormone Replacement Therapy (HRT).
Meskipun cukup ampuh mengatasi beberapa sindroma menopause; tetapi dalam jangka panjang bisa menyebabkan gangguan kesehatan; antara lain Kanker Payudara (33%), Stroke (49.1 %), Thromboemboli (125.3 %), dan Penyakit Jantug (34.4%)- (Woman Health Initiaive USA). Solusi yang bisa dilakukan adalah terus mencari dan meneliti Fito-Estrogen atau Estrogen yang berasal dari tumbuh-tumbuhan .Salah satunya yang terbukti efektif mengatasi sindroma menopause adalah Isoflavon yang terkandung dalam Susu Kedelai. Selain harganya murah; produknya juga telah dikenal masyarakat.
Selain Isoflavon, zat gizi susu kedelai yang dapat menghambat menopause adalah Vitamin E; yang bermanfaat menjaga keseimbangan hormone yang memperlambat terjadinya menopause. Vitamin E alami lebih mudah diserap tubuh dibandingkan Vitamin E sintetik. Selain mampu menghambat Menopause, Isoflavon ternyata dapat mencegah Osteoporosis; dengan menstimulir proses Osteoblastik melalui aktifitas reseptor estrogen; dan meningkatkan produksi Hormon Pertumbuhan –(Insuline Like Growth Factor 1 (IGF-1). Mengkonsumsi Susu Kedelai secara teratur dapat mempertahankan tulang tengkorak dan tulang belakang. (Susan M.Potter –University of Illionis – USA)
8. Mencegah MigraineKendati prose alami, tak sedikit kaum wanita merasa takut dan khawatir menghadapi masa menopause. Hal ini wajar karena proses yang ditandai dengan berhentinya siklus menstruasi itu kerap menimbulkan gangguan psikis dan fisik yang sangat mengganggu; baik sebelum maupun setelah memasukinya.
Berhentinya siklus haid pada wanita menopause sangat dipengaruhi oleh Hormon Estrogen yang diproduksi oleh Kelenjar Ovarium. Karena itu terapi medis yang biasa diberikan adalah Hormone Replacement Therapy (HRT).
Meskipun cukup ampuh mengatasi beberapa sindroma menopause; tetapi dalam jangka panjang bisa menyebabkan gangguan kesehatan; antara lain Kanker Payudara (33%), Stroke (49.1 %), Thromboemboli (125.3 %), dan Penyakit Jantug (34.4%)- (Woman Health Initiaive USA). Solusi yang bisa dilakukan adalah terus mencari dan meneliti Fito-Estrogen atau Estrogen yang berasal dari tumbuh-tumbuhan .Salah satunya yang terbukti efektif mengatasi sindroma menopause adalah Isoflavon yang terkandung dalam Susu Kedelai. Selain harganya murah; produknya juga telah dikenal masyarakat.
Selain Isoflavon, zat gizi susu kedelai yang dapat menghambat menopause adalah Vitamin E; yang bermanfaat menjaga keseimbangan hormone yang memperlambat terjadinya menopause. Vitamin E alami lebih mudah diserap tubuh dibandingkan Vitamin E sintetik. Selain mampu menghambat Menopause, Isoflavon ternyata dapat mencegah Osteoporosis; dengan menstimulir proses Osteoblastik melalui aktifitas reseptor estrogen; dan meningkatkan produksi Hormon Pertumbuhan –(Insuline Like Growth Factor 1 (IGF-1). Mengkonsumsi Susu Kedelai secara teratur dapat mempertahankan tulang tengkorak dan tulang belakang. (Susan M.Potter –University of Illionis – USA)
Migraine dikenal juga dengan sakit kepala sebelah yang berulang dan bersifat idiopatik (timbul dengan sendirinya tanpa diketahui penyebabnya); serta bersifat kambuhan. Penyakit ini lebih banyak menyerang wanita disbanding pria (3 : 1). Faktor utamanya adalah adanya siklus hormonal pada wanita. Dengan sifatnya yang idiopatik migraine sangat berkaitan dengan perubahan biokimiawi. Mengkonsumsi susu kedelai secara teratur dapat mencegah dan meredakan migraine; terutama yang disebabkan oleh deffisiensi zat gizi. Hal ini disebabkan karena Susu Kedelai merupakan sumber Vitamin B-Complek (kecuali B12), Mineral, (terutama Kalium), dan Asam Amino (terutama Lisin) dengan jumlah cukup tinggi.
9. Minuman Anti Kanker.
Apakah anda pernah mendengar atau melihat iklan susu yang mampu mencegah kanker? Susu tersebut adalah Soymilk alias Susu Kedelai. Karena Susu Kedelai merupakan salah satu minuman kesehatan sumber mineral, selenium, Vitamin E, Isoflavon, dan Asam Amino Triptopan. Untuk mengatasi paparan radikal bebas pemicu, kanker diperlukan zat atau senyawa yang berfungsi sebagai anti-oksidan . Selain Selenium, anti-oksidan pada Susu Kedelai adalah Vitamin E dan Genistein, yang secara sinergis mampu menghalau kanker.
10. Mencegah Penuaan Dini (Anti Aging).
Bagi setiap orang; memjadi tua adalah sebuah kepastian yang sebenarnya tidak perlu ditakutkan. Salah satu cara yang diyakini paling ampuh menangkal penuaan dini adalah dengan mengandalkan Anti Oksidan yang bersumber dari makanan atau minuman. Mengkonsumsi makanan atau minuman sumber anti-oksidan merupakan pilihan bijak, sekaligus pilihan tepat untuk mengatasi penuaan dini. Anti oksidan umumnya berasal dari golongan vitamin dan mineral; diantaranya vitamin B, E, C, Beta-Karoten, Chromium, Selenium, Kalsium, Tembaga, Magnesium, dan Isoflavon.
Susu Kedelai layak dimasukkan kedalam daftar menu diet Anda, agar Anda tetap awet muda. Susu Kedelai mengandung berbagai zat senyawa Anti Aging (menghambat penuaan dini).
Mene
Menguatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Jintan hitam (Habbatussauda’) dapat meningkatkan
jumlah sel-sel T yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami.
Efektivitasnya hingga 72% jika dibandingkan dengan plasebo hanya 7%. Dengan
demikian, mengkonsumsi habbatussauda’ dapat meningkatkan sistem kekebalan
tubuh. Pada tahun 1993, DR. Basil Ali dengan koleganya dari College of
Medicine, di Universitas King Faisal mempublikasikannya dalam jurnal
Pharmasetik Saud. Kemampuan ekstrak Habbatussauda’ diakui Prof . G Reitmuller,
Direktur Institut Immonologi dari Universitas Munich, dapat meningkatkan sistem
kekebalan tubuh dan dapat digunakan bioregulator. Dengan demikian,
Habbatussauda’ dapat dijadikan obat untuk penyakit yang menyerang kekebalan
tubuh, seperti kanker dan AIDS.
Meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan
kewaspadaan
Dengan kandungan asam linoleat (omega 6) dan asam
linoleat (omega 3), Habbatussauda merupakan nutrisi bagi sel otak untuk
meningkatkan daya ingat dan kecerdasan. Habbatussauda’ juga memperbaiki mikro
(peredaran darah) ke otak dan sangat cocok diberikan kepada anak usia
pertumbuhan dan lansia.
Meningkatkan bioaktivitas hormon
Hormon adalah zat aktif yang dihasilkan oleh
kelenjar endokrin yang masuk dalam peredaran darah. Dalam tubuh manusia
terdapat berbagai jenis hormon di ataranya hormon reproduksi yang berhubungan
dengan gairah seksual. Salah satu kandungan Habbatussauda adalah setrol yang
berfungsi sebagai sintesa dan bioaktivitas hormon.
Menetralkan racun dalam
tubuh
Racun dapat menganggu metabolisme dan menurunkan
fungsi organ penting seperti hati, paru-paru dan otak. Gejala ringan keracunan
dapat berupa diare, muntah, pusing, gangguan pernapasan dan menurunkan daya
konsentrasi. Habbatussauda’ mengandung saponin yang dapat menetralkan dan
membersihkan racun dalam tubuh.
Mengatasi gangguan tidur dan stress
Sapion yang terdapat pada Habbatussauda’
mempunyai fungsi seperti kortikosteroid yang dapat mempengaruhi karbohidrat,
protein dan lemak serta mempengaruhi fungsi jantung, ginjal, otot tubuh dan
syaraf. Sapion berfungsi untuk mempertahankan diri dari perubahan lingkungan,
gangguan tidur dan dapat menghilangkan stress.
Anti histamin. Histamin adalah sebuah zat yang
dilepaskan oleh jaringan tubuh yang memberikan reaksi alergi seperti pada
asthma bronkial. Minyak yang dibuat dari Habbatussauda’ dapat mengisolasi
dithimoquinone. Minyak ini sering disebut nigellone yang berasal dari volatile
nigella. Pemberian minyak ini berdampak positif terhadap penderta asthma
bronkial.
Penelitian yang dilakukan oleh Nirmal Chakravaty
MD pada tahun 1993 membuktikan kristal dari negelone memberi efek suppresive.
Kristal-kristal ini dapat menghambat protemkinasi C, sebuah zat yang memicu
pelepasan histamin.
Penelitian lain juga membuktikan hal serupa. Kali
ini dilakukan oleh Dr. Med. Peter Schleincher, ahli immonologi dari Universitas
Munich. Yang melakukan pengujian terhadap 600 orang yang menderita alergi.
Hasilnya cukup meyakinkan, 70 % yang menderita alergi debu, serbuk, jerawat dan
asthma sembuh setelah diberi minyak nigella (Habbatussauda’). Dalam prakteknya
Dr. Schleincher memberi resep Habbatussauda’ ke pasiennya yang menderita
influenza.
Memperbaiki saluran pencernaan dan anti
bakteri
Habbatussauda’ mengandung minyak atsiri dari
minyak volatif yang telah diketahui manfaatnya untuk memperbaiki pencernaan.
Secara tradisional minyak atsiri digunakan untuk obat diare. Pada tahun 1992,
Jurnal Farmasi Pakistan membuat hasil penelitian yang membuktikan minyak
volatile lebih ampuh membunuh strain bakteri V Cholera dan E Coli dibandingkan
dengan antibiotik seperti ampicilin dan tetrasiklin.
Melancarkan air susu ibu
Kombinasi bagian lemak tidak jenuh dan struktur
hormonoal yang terdapat dalam minyak Habbatussauda’ dapat melancarkan air susu
ibu. Penelitian ini kemudian dimuat dalam literatur penelitian Universitas
Potchetstroom tahun 1989.
Tambahan nutrisi pada ibu hamil dan
balita
Pada masa pertumbuhan, anak membutuhkan nutrusi
untuk meningkatkan isstem kekebalan tubuh secara alami, terutama pada musim
hujan anak sangat mudah terkena flu dan pilek. Kandungan Omega 3, Omega 6 dan
Omega 9 yang terdapat pada Habbatussauda’merupakan nutrisi yang membantu
perkembangan jaringan otak.
Meremajakan sel-sel kulit dan menunda
proses penuaan
Kulit merupakan salah satu organ tubuh terluar
yang penting. Fungsinya melindungi tubuh dari benturan fisik, kuman dan jamur.
Habbatussauda’ sangat baik untuk menjaga kelembaban, kehalusan dan keremajaan
kulit.
Nutrisi bagi lansia dan food suplement
Kaya akan kandungan nutrisi sebagai tambahan energi
sangat ideal untuk orang yang berusia lanjut, terutama untuk menjaga daya tahan
tubuh dan revitalitas sel otak agar tidak cepat pikun. Habbatussauda’
mengandung 15 macam asam animo penyusun isi protein termasuk di dalamnya 9 asam
amino esensial. Asam amino tidak dapat diproduksi oleh tubuh dalam jumlah yang
cukup, oleh karena itu harus diperoleh dari makanan.
Prinsip-prinsip anti tumor pada Kongres Kanker
Internasional di New Delhi pada musim gugur yang lalu, minyak Habbatussauda’
diperkenalkan ilmuan kanker Immonobiologi Laboratory dari Carolina Selatan.
Habbatussauda’ dapat merangsang sumsum tulang dan sel-sel kekebalan.
Interferonnya menghasilkan sel-sel normal terhadap virus yang merusak sekaligus
menghancurkan sel-sel tumor dan meningkatkan antibodi.
Salah satu metode yang paling ampuh untuk menghilangkan selulit adalah pijat. Dengan pijat, sirkulasi darah jadi lebih lancar, dan sel-sel lemak bisa lebih mudah dihancurkan. Sementara itu, penelitian menunjukkan bahwa krim antiselulit yang dianggap paling ampuh adalah yang mengandung kafein. Ternyata kafein bisa melebarkan pembuluh darah, sehingga sirkulasi dan aliran darah menjadi lebih lancar. Kafein juga bisa mengurangi kadar penimbunan air, yang merupakan salah satu penyebab terdorongnya lemak ke kulit dan menjadi selulit.
Dua fakta ini jadi cukup bukti untuk meyakinkan kita bahwa salah satu solusi paling ampuh menghadapi selulit adalah pijat dengan ramuan yang mengandung kafein. Ini resepnya.
Resep 1
1 cangkir ampas kopi yang masih baru 1 putih telur 1 sendok makan minyak zaitun Campurkan bahan-bahan di atas dan gunakan untuk memijat bagian tubuh Anda yang berselulit. Pijat dengan gerakan memutar, kemudian bilas. Ramuan ini juga bisa dioleskan ke selulit, kemudian ‘bungkus’ bagian tersebut dengan plastik dan diamkan selama 5-10 menit. Untuk hasil yang optimal, lakukan ritual ini 3 kali seminggu.
Resep 2
1/4 cangkir ampas kopi hangat 1 sendok makan minyak zaitun Campurkan bahan-bahan di atas, kemudian balurkan ke atas loofah atau handuk wash lap sebelum memijat bagian yang berselulit. Lakukan 2 kali seminggu.
Resep 3
Campurkan ampas kopi dengan sabun cair atau body lotion. Balurkan ke tubuh, diamkan beberapa menit, lalu bilas. Lakukan setiap hari
Pak dhe
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar