LIR RESPATI BUMIDAYA
Time term Not Short Cruuutt
by Didik Cov on Sunday, March 21, 2010 at 3:53pm
Menulis bagi dia diatas segalanya kalau mau mencari cari tak usah cari masalah .ini hanya satu isyarat kalau kita harus banyak berbenah . banyak tangan yang tega berbuat nista kemana lagi kita akan sembunyi tak ada yang bisa menjawab. Lagaknya bak professor maklum kutu buku banyak baca soal koo ping hoo. Buat apa susah-susah . ijazah seperti lampu . tinggal membeli tenang sajalah.mengetahui lebih manyak rahasia alam barangkali akan lebih baik daripda bermuram durjana lelah hatiku tertutupi hal-hal yang tak pernah kusengaja dan terlalu lelah mngurusi urusan urusan orang lain. Akhir bulan November 2008 masih bermimpi tentang tahun 1900an , aku tak merasakan kalu aku ini bertambah tua dan aku tak pernah menyadarinya sampai aku terlena soal dewa 19 sampai andra backbones. Lalu lantas apa yang ada didapat yang dicahari malah tidak di sdapatkan . semua sudah berusaha habis-habisan. Diceritakan seorang kiai malah menganjurkan agar seseorang membakar rumahnya agar anak-anaknya laku menikah, dikarenakan anak di karantina dirumah , dan setelah kebakaran cerita pak kanan anak-anaknya amalah bisa menikah.mencari apa yang dicahari . tak ada yang percaya padaku . tak ada yang mengerti siapa aku . apa yang dapat aku lakukan selain menjadi seniman , atau jadi apapun kalau tak dengan acara-acaara seperti itu. Kukira sirih akan bertemu pinang , kelopak bunga melompat dari sumbunya , niatku mendulang intan tetapi aku terbang bersama angina , kupinta kau hidup serumah seatap satu rumah penuh dengan kasih saying ., rupanya kau bintang yang jauh tak dapat kusentuh. Aku menunggu kerinduan ini sudah sekian lama kapankah aku dapat mengenali diri sendiri aku sendiri bahkan tak pernah tahu kapan kehidupanku berakhir. Ya ngantek entek tak kateg-kategno lehku mikir. Aku belum pernah mencoba kepunahanku ke pak sahlan syah . dan aku pun belum mengkonsultasikan diriku ke pak aman . dari bintan kepulauan riau .walau kini kau jauh dimata semua takkan sirna . puah sakti hamba negeri resah hilang dua takkan layuy hilang di bumi terbilang , kumenghatur sembah bersimpuh kepadamu ya tuhan. Aku sudah berusaha habis-habisan kenapa juga masih disingkirkan . patah tumbuh , hilang tlah berganti . lakkan layu hilang dibumi , ya ngantek entek . halus budi resah melayu . hang tuah jawa . masa aku dikatain akan gila dalam waktu dekat kalau tidak manut anjuran dia. Disuruh minta nasehat kepada tetua-tetua adapt. Kenapa selau ada curiga dihatimu. Kesungguhan hati dan ketulusan sudah menjadi basi , semua yang ada hanya abasa-basi, siasat politik dan pengkhianatan. Kelompok-kelompok . fraksi-fraksi, sama sekali sudah usai dan tak dapat di tembus dan dinegosiasi.. tanyakan pada hatimu menunggu selalu menunggu seperti angina tak tentu arah membelenggu hati siang dan malam. Kasih serta kerinduan dan harapan untuk mendapatkan uang tanpa dengan usaha .
Bojo Ra rumat
Selalu cari menangnya sendiri Bojo le kebangeten . ora gelem ngurusi bojone babar blas . ora gelem tuku banyu nek ora dewe. Asu keparat. Bojo ora ono gunane babar blas . masa’ ogak iso ngepenakno bojo ogak iso kok ape njaluk blonjo ? blonjo taek . bojo isane mek turu karo uthak-uthek . dirabeni ora enak babar blass. Isane mek nyio-nyio wong lanang . blas ora iso ngajeni wong lanang . isane mek turu mlengker bloko-bloko. . walau kita belum pernah mengucapkan kata putus dari semua ini tetapi sumber semua bencana ini adalah dari ulah kamu . kamu yang tidak bias mengurus dirimu sendiri dan tak punya kesadaran sebagai istri . bisamu apa ? bisamu hanya menuntut laki-laki bersimpuh di bawah kakimu mencukupi semua kebutuhanmu sedangkan tubuhmu kau persembahkan kepada orang lain. Sebab itulah kita disini aku menghadapi pergolakan nilai-nilai yang menyedihkan, ketimuranmu yang naïf yang menjelma menjadi jenis-jenis kemalasan. Tindakanmu meloncat dari lapangan logika , ke metafisika lalu ke lading politik kau kira kau anggap dunia akan menjadi baik dengan mempertahankan nilai-nilai dari nenek moyangmu yang sama sekali tidak produktif. Bukannya dari tindakan individu yang merumuskan lebih dahulu mana yang baik dan mana yangh tidak dalam dirimu. Bahwa di depan kematianpun, kita masih bias merasakan ada sesuatu yang berharga dari kekacauan alam semesta dan nasib yang selalu tak masuk akal. Selalu ada pemberontakan dimatamu untuk mempertanyakan semua kebutuhanmu kepadaku, dengan segala kelicikan dan penjungkirbalikan itu kau seakan akan mendapat semuanya. Kita bukan segala-galanya tapi tak ada salahnya merindukan kesempurnaan. Apakah kita tidak mencari yang lebih ?.
Kalau semuanya sudah terjadi mau bagaimana lagi . aku tak bias mengubahnya. Mau dijadikan amal atau dijadikan ajang maksiat . tetapi kenangan demi kenangan adalah produk pendidikan yang tidak semua orang patut untuk mengerti . terutama persoalan kenyataan yang tak dapat dipungkiri . ataukah kita akan digiring kea rah pemikiran yang total tidak jelas dan absurd,sebab ia tahu mana perkataan perkataan yang benar dan perkataan- perkataan yang lamis. Perkataan yang kau katakana adalah rohmu.. aku tahu dari semula siapa yang tidak percaya dan dan siapa yang akan menyerahkanku kepada tiang gantungan, ya semua orang yesussalem dan palestin , dari joan, norah,sete,dami,kiso dan banyak orang yong tak suka padaku termasuk keturunan nabi-nabi itu. Kebusukan-kebusukan itu mereka lakukan sebagai kebiasaan sehari-hari . dan tidak henti-hentinya mereka melakukan itu. Tak boleh sedikitpun aku merasakan bahagia dari hsil bekerjaku. Aku disuruh duduk manis dan diam ditempatmau diarahkan kemana aku sama sekali tak ambil hati . kalau semua sudah terlanjur begini mau diapakan lagi . wong semua itu tidak semata-mata kehendakku sendiri. Beriman sebelum dating rasa takut dengan beriman karena rasa takut itu dua hal yang berbeda . lembaga agama belum mampu membuat orang benar-benar salih. Masyarakat telah kehilangan kontak dengan hal-hal yang sakral. Dan tidak mampu lagi melihat apa untungnya jadi orang beriman., karena kebanyakan masyarakat profane tidak lagi tertarik dengan soala-soal demikian. Yang mereka tahu , masyarakat melucuti kejahatan dengan kejahatannya sendiri. Masyarakat terus berusaha melenyapkan kejahatan seolah-olah memang itulah tugasnya. Seperti seorang terhormat yang membunuh anak durhaka : sungguh aku tak tahu harus kuaapakan dia. Dilain pihak masyarakat menuntut persamaan hak menjatuhkan pilihan seolah-olah dirinya adalah kekuatan kekuasaan dan menghiasi tugasnya dengan pelenyapan martabat seseorang dengan derita seolah-olah dirinya adalah dewa penyelamat. Sejarh mebuktikan bahwa sudah tigapuluh lima tahun ini kejahatan konspirasi penguasa libih banyak dilakukan daripada kejahatan individual. Yang saya maksud ini bukannya perang , entah perang local maupun global, pertumpahan darah seperti itu merupakan alcohol bagi pemabuk. Makin lama makin sedikit orang dihukum pidana karena melanghgar hukum tapi yang dihukum mati karena al;asan politik bertambah banyak. Seharusnya penguasalah yang pantas menghapus hukuman mati. Karena hukum yang haus darah, melahirkan kebiasaan haus darah pula. Masyarakat pada akhirnya akan mencapai keadaan memalukan , ketika kebiasaan memalukan pun biasa mereka lakukan, dan tidak pernah menjadi kasus hukum hanya karena pelakunya dekat dengan kekuasaan. Mereka di eksekusi lawan politik dan teman politiknya sendiri pada saat dia lemah dan lengah , karena teman dan sahabat mereka butuh pelampiasan dendam . di tempat-tempat lain penguasa yang penuh dengan kejahatan mencoba menyembunbyikan kesalahannya dimasa lalu dengan melakukan alibi dan pembantaian missal. Ada yang membunuh untuk bangsa , kelas yang dianggap mulia diatas segala-galanya. Yang lain lagi membunuh demi untuk memenuhi harapan masyarakat populis, dan mereka amengira maha tahu bertindak soalah-olah maha kuasa.
Jangan sekali-kali menoleh ke kiri dank e kanan. Jangan sekali-kali mengejar kelinci kalau anda sedang berburu celeng . bidiklah senapan anda pada sasaran yang sedang anda buru.
Bergaul dengan orang-orang yang bias menolong memikirkan gagasan baru, menolong untuk mendapatkan cara-cara baru, untuk mengerjakan sesuatu agar mendapatkan haasil yang lebih mantap, tegas dan lebih baik
Anda akan memperoleh apa saja di dunia ini , anda musti bekerja akeras, tabah dan tahan godaan yang ada di sekeliling anda. Apakah anda mau bertahan atau anda akan menyerah.
Novel nggejhebooh
By Rudi Hartomo · 3 hours ago
dn: mail=ddik43@yahoo.com
objectclass: top
objectclass: person
objectclass: organizationalPerson
objectclass: inetOrgPerson
objectclass: mozillaAbPersonAlpha
mozillaNickname: Indah
mail: ddik43@yahoo.com
modifytimestamp: 0Z
mobile: 085229306598
mozillaHomeLocalityName: Magelang
mozillaHomeState: Central JAva
mozillaHomePostalCode: 56161
mozillaHomeCountryName: ...
By Rudi Hartomo · 3 hours ago
dn: mail=ddik43@yahoo.com
objectclass: top
objectclass: person
objectclass: organizationalPerson
objectclass: inetOrgPerson
objectclass: mozillaAbPersonAlpha
mozillaNickname: Indah
mail: ddik43@yahoo.com
modifytimestamp: 0Z
mobile: 085229306598
mozillaHomeLocalityName: Magelang
mozillaHomeState: Central JAva
mozillaHomePostalCode: 56161
mozillaHomeCountryName: ...
Time term Not Short Cruuutt
by Didik Cov on Sunday, March 21, 2010 at 3:53pm
Menulis bagi dia diatas segalanya kalau mau mencari cari tak usah cari masalah .ini hanya satu isyarat kalau kita harus banyak berbenah . banyak tangan yang tega berbuat nista kemana lagi kita akan sembunyi tak ada yang bisa menjawab. Lagaknya bak professor maklum kutu buku banyak baca soal koo ping hoo. Buat apa susah-susah . ijazah seperti lampu . tinggal membeli tenang sajalah.mengetahui lebih manyak rahasia alam barangkali akan lebih baik daripda bermuram durjana lelah hatiku tertutupi hal-hal yang tak pernah kusengaja dan terlalu lelah mngurusi urusan urusan orang lain. Akhir bulan November 2008 masih bermimpi tentang tahun 1900an , aku tak merasakan kalu aku ini bertambah tua dan aku tak pernah menyadarinya sampai aku terlena soal dewa 19 sampai andra backbones. Lalu lantas apa yang ada didapat yang dicahari malah tidak di sdapatkan . semua sudah berusaha habis-habisan. Diceritakan seorang kiai malah menganjurkan agar seseorang membakar rumahnya agar anak-anaknya laku menikah, dikarenakan anak di karantina dirumah , dan setelah kebakaran cerita pak kanan anak-anaknya amalah bisa menikah.mencari apa yang dicahari . tak ada yang percaya padaku . tak ada yang mengerti siapa aku . apa yang dapat aku lakukan selain menjadi seniman , atau jadi apapun kalau tak dengan acara-acaara seperti itu. Kukira sirih akan bertemu pinang , kelopak bunga melompat dari sumbunya , niatku mendulang intan tetapi aku terbang bersama angina , kupinta kau hidup serumah seatap satu rumah penuh dengan kasih saying ., rupanya kau bintang yang jauh tak dapat kusentuh. Aku menunggu kerinduan ini sudah sekian lama kapankah aku dapat mengenali diri sendiri aku sendiri bahkan tak pernah tahu kapan kehidupanku berakhir. Ya ngantek entek tak kateg-kategno lehku mikir. Aku belum pernah mencoba kepunahanku ke pak sahlan syah . dan aku pun belum mengkonsultasikan diriku ke pak aman . dari bintan kepulauan riau .walau kini kau jauh dimata semua takkan sirna . puah sakti hamba negeri resah hilang dua takkan layuy hilang di bumi terbilang , kumenghatur sembah bersimpuh kepadamu ya tuhan. Aku sudah berusaha habis-habisan kenapa juga masih disingkirkan . patah tumbuh , hilang tlah berganti . lakkan layu hilang dibumi , ya ngantek entek . halus budi resah melayu . hang tuah jawa . masa aku dikatain akan gila dalam waktu dekat kalau tidak manut anjuran dia. Disuruh minta nasehat kepada tetua-tetua adapt. Kenapa selau ada curiga dihatimu. Kesungguhan hati dan ketulusan sudah menjadi basi , semua yang ada hanya abasa-basi, siasat politik dan pengkhianatan. Kelompok-kelompok . fraksi-fraksi, sama sekali sudah usai dan tak dapat di tembus dan dinegosiasi.. tanyakan pada hatimu menunggu selalu menunggu seperti angina tak tentu arah membelenggu hati siang dan malam. Kasih serta kerinduan dan harapan untuk mendapatkan uang tanpa dengan usaha .
Bojo Ra rumat
Selalu cari menangnya sendiri Bojo le kebangeten . ora gelem ngurusi bojone babar blas . ora gelem tuku banyu nek ora dewe. Asu keparat. Bojo ora ono gunane babar blas . masa’ ogak iso ngepenakno bojo ogak iso kok ape njaluk blonjo ? blonjo taek . bojo isane mek turu karo uthak-uthek . dirabeni ora enak babar blass. Isane mek nyio-nyio wong lanang . blas ora iso ngajeni wong lanang . isane mek turu mlengker bloko-bloko. . walau kita belum pernah mengucapkan kata putus dari semua ini tetapi sumber semua bencana ini adalah dari ulah kamu . kamu yang tidak bias mengurus dirimu sendiri dan tak punya kesadaran sebagai istri . bisamu apa ? bisamu hanya menuntut laki-laki bersimpuh di bawah kakimu mencukupi semua kebutuhanmu sedangkan tubuhmu kau persembahkan kepada orang lain. Sebab itulah kita disini aku menghadapi pergolakan nilai-nilai yang menyedihkan, ketimuranmu yang naïf yang menjelma menjadi jenis-jenis kemalasan. Tindakanmu meloncat dari lapangan logika , ke metafisika lalu ke lading politik kau kira kau anggap dunia akan menjadi baik dengan mempertahankan nilai-nilai dari nenek moyangmu yang sama sekali tidak produktif. Bukannya dari tindakan individu yang merumuskan lebih dahulu mana yang baik dan mana yangh tidak dalam dirimu. Bahwa di depan kematianpun, kita masih bias merasakan ada sesuatu yang berharga dari kekacauan alam semesta dan nasib yang selalu tak masuk akal. Selalu ada pemberontakan dimatamu untuk mempertanyakan semua kebutuhanmu kepadaku, dengan segala kelicikan dan penjungkirbalikan itu kau seakan akan mendapat semuanya. Kita bukan segala-galanya tapi tak ada salahnya merindukan kesempurnaan. Apakah kita tidak mencari yang lebih ?.
Kalau semuanya sudah terjadi mau bagaimana lagi . aku tak bias mengubahnya. Mau dijadikan amal atau dijadikan ajang maksiat . tetapi kenangan demi kenangan adalah produk pendidikan yang tidak semua orang patut untuk mengerti . terutama persoalan kenyataan yang tak dapat dipungkiri . ataukah kita akan digiring kea rah pemikiran yang total tidak jelas dan absurd,sebab ia tahu mana perkataan perkataan yang benar dan perkataan- perkataan yang lamis. Perkataan yang kau katakana adalah rohmu.. aku tahu dari semula siapa yang tidak percaya dan dan siapa yang akan menyerahkanku kepada tiang gantungan, ya semua orang yesussalem dan palestin , dari joan, norah,sete,dami,kiso dan banyak orang yong tak suka padaku termasuk keturunan nabi-nabi itu. Kebusukan-kebusukan itu mereka lakukan sebagai kebiasaan sehari-hari . dan tidak henti-hentinya mereka melakukan itu. Tak boleh sedikitpun aku merasakan bahagia dari hsil bekerjaku. Aku disuruh duduk manis dan diam ditempatmau diarahkan kemana aku sama sekali tak ambil hati . kalau semua sudah terlanjur begini mau diapakan lagi . wong semua itu tidak semata-mata kehendakku sendiri. Beriman sebelum dating rasa takut dengan beriman karena rasa takut itu dua hal yang berbeda . lembaga agama belum mampu membuat orang benar-benar salih. Masyarakat telah kehilangan kontak dengan hal-hal yang sakral. Dan tidak mampu lagi melihat apa untungnya jadi orang beriman., karena kebanyakan masyarakat profane tidak lagi tertarik dengan soala-soal demikian. Yang mereka tahu , masyarakat melucuti kejahatan dengan kejahatannya sendiri. Masyarakat terus berusaha melenyapkan kejahatan seolah-olah memang itulah tugasnya. Seperti seorang terhormat yang membunuh anak durhaka : sungguh aku tak tahu harus kuaapakan dia. Dilain pihak masyarakat menuntut persamaan hak menjatuhkan pilihan seolah-olah dirinya adalah kekuatan kekuasaan dan menghiasi tugasnya dengan pelenyapan martabat seseorang dengan derita seolah-olah dirinya adalah dewa penyelamat. Sejarh mebuktikan bahwa sudah tigapuluh lima tahun ini kejahatan konspirasi penguasa libih banyak dilakukan daripada kejahatan individual. Yang saya maksud ini bukannya perang , entah perang local maupun global, pertumpahan darah seperti itu merupakan alcohol bagi pemabuk. Makin lama makin sedikit orang dihukum pidana karena melanghgar hukum tapi yang dihukum mati karena al;asan politik bertambah banyak. Seharusnya penguasalah yang pantas menghapus hukuman mati. Karena hukum yang haus darah, melahirkan kebiasaan haus darah pula. Masyarakat pada akhirnya akan mencapai keadaan memalukan , ketika kebiasaan memalukan pun biasa mereka lakukan, dan tidak pernah menjadi kasus hukum hanya karena pelakunya dekat dengan kekuasaan. Mereka di eksekusi lawan politik dan teman politiknya sendiri pada saat dia lemah dan lengah , karena teman dan sahabat mereka butuh pelampiasan dendam . di tempat-tempat lain penguasa yang penuh dengan kejahatan mencoba menyembunbyikan kesalahannya dimasa lalu dengan melakukan alibi dan pembantaian missal. Ada yang membunuh untuk bangsa , kelas yang dianggap mulia diatas segala-galanya. Yang lain lagi membunuh demi untuk memenuhi harapan masyarakat populis, dan mereka amengira maha tahu bertindak soalah-olah maha kuasa.
Jangan sekali-kali menoleh ke kiri dank e kanan. Jangan sekali-kali mengejar kelinci kalau anda sedang berburu celeng . bidiklah senapan anda pada sasaran yang sedang anda buru.
Bergaul dengan orang-orang yang bias menolong memikirkan gagasan baru, menolong untuk mendapatkan cara-cara baru, untuk mengerjakan sesuatu agar mendapatkan haasil yang lebih mantap, tegas dan lebih baik
Anda akan memperoleh apa saja di dunia ini , anda musti bekerja akeras, tabah dan tahan godaan yang ada di sekeliling anda. Apakah anda mau bertahan atau anda akan menyerah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar