LIR RESPATI BUMIDAYA
Membicarakan soal kanker tentu yang terpikirkan oleh kita adalah betapa mengerikannya penyakit ini. Penyakit yang belum ditemukan pengobatan secara mujarab ini sudah menjadi momok yang sangat menakutkan bagi sebagian orang. Kanker merupakan penyakit pembunuh nomor wahid diantara penyakit non infeksi yang lain, sehingga bila seseorang telah terdiagnosa menderita kanker maka kematianlah yang akan menghantuinya.
Sesungguhnya kanker bukanlah suatu penyakit yang sama sekali tidak bisa disembuhkan. Bila terdeteksi dengan cepat/dini dan diobati dengan tepat maka kanker bisa disembuhkan dengan sempurna. Sayangnya untuk mendeteksi kanker stadium dini tidaklah semudah membalikan telapak tangan karena tidak semua kanker memberikan gejala yang unik pada diri pasien sehingga mendorong pasien untuk berobat. Selain memang biaya deteksi dini/screening ini tidaklah bisa dibilang murah.
Namun tidak perlu khawatir, sebuah penilitian di Eropa sudah meneliti sejumlah tanda awal yang bisa dijadikan pegangan untuk deteksi dini terjadinya kanker. Walau tidak memberikan hasil 100%, tapi penelitian ini minimal membuka mata kita untuk segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut bila ditemukan gejala berikut.
Menanam Purwaceng
Sebetulnya, cara menanamnya cukup mudah.
Purwaceng diperbanyak dari bijinya. Biji yang sudah masak akan jatuh ke tanah
dan tumbuh dengan sendirinya. Biji yang jatuh sendiri ini akan tumbuh lebih
cepat daripada biji yang disebar dengan tangan manusia.
Cara kedua ini bisa membuat purwaceng baru tumbuh
empat bulan setelah disebar. Setelah benih mulai tumbuh, tanaman sebaiknya dipindahkan
ke tanah yang lebih luas (bukan pot), misalnya halaman belakang rumah.
Dengan demikian, akarnya bisa tumbuh secara
maksimal, bahkan mencapai 20 cm. Cabang daunnya pun akan lebih banyak dan
lebar. Tanah yang ideal bagi purwaceng, menurut Saroji, adalah tanah yang
lincit alias tak terlalu berlumpur.
Bila tumbuh di tempat yang tepat, purwaceng tak
perlu terlalu sering disiram. Pada musim hujan malah tak perlu disiram,
sedangkan saat musim kemarau tanaman ini cukup disiram tiga hari sekali.
Uniknya, purwaceng justru harus dibiarkan tumbuh
alami tanpa pupuk. Pupuk kandang masih boleh digunakan untuk menyuburkan, tapi
pemberian pupuk kimia justru akan membuatnya tumbuh tidak maksimal.
Saroji mengaku bisa langsung mengenali purwaceng
yang terkena obat kimia tanaman. “Kalau kena obat kimia, saat diproses, aroma
khasnya yang harum dan rasanya akan berkurang,” tutur pria asli Dieng yang
menjual purwaceng dalam bentuk kering, bubuk, dan dikemas dalam botol ini.
Setelah berusia satu tahun, purwaceng mulai bisa
dipanen. Jika tumbuh bagus dan subur, enam tanaman purwaceng basah bisa
berbobot sampai 1 kg!
MANJAKANI
Dibandingkan dengan daun sirih, manjakani memang
relatif kurang dikenal. Padahal tanaman ini juga berkhasiat untuk merawat
kesehatan, membersihkan organ intim wanita dan menghilangkan bau tak sedap,
bersih harum dan kesat, bangkitkan rasa percaya diri untuk kemesraan hubungan
suami-istri.
Merawat organ intim dengan ramuan bahan alami
sebenarnya telah dilakukan sejak dahulu kala. Yang paling populer adalah air
rebusan daun sirih untuk menghilangkan keputihan. Sebenarnya masih ada bahan
lain untuk menjaga organ intim, yakni manjakani (oak galls).
Manjakani “Herbal Ajaib”
Manjakani yang dikenal “herbal ajaib” mengandung
kaya akan tannin untuk mengencangkan otot vagina, vitamin A dan C,
kalsium, protein, serta mengandung elemen astringent untuk
menghilangkan bakteri penyebab keputihan, serta menambah kerapatan. Aman
diminum dan bebas efek samping karena Alami.
Selama berabad-abad, tanaman yang punya nama lain
Mecca Manjakani ini telah dipakai dalam obat tradisional oleh orang
Arab, Iran, Cina, India, dan Melayu. Walaupun banyak tumbuh di Indonesia,
tumbuhan manjakani belum banyak dikenal masyarakat.
Menurut pakar herbal dan obat tradisional, Prof.
Dr. Hembing Wijayakusuma, seperti daun sirih, manjakani juga dapat membersihkan
jamur dan bakteri di area vagina. “Manjakani sebenarnya lebih bagus karena bisa
mengatasi cairan berlebih di vagina,” katanya.
Manjakani Dambaan Pasutri
Buah Manjakani sebagai obat-obatan herbal yang
dapat membantu elastisitas organ intim kewanitaaan sudah dikenal sejak ribuan
tahun lalu. Khasiat Manjakani bukan saja dapat dirasakan oleh kaum Hawa, tetapi
secara tidak langsung juga membantu kepuasan pria dan wanita saat behubungan
intim.
Ekstrak manjakani tidak hanya dikenal dapat
membantu mengencangkan otot vagina, mengurangi keputihan dan mengurangi cairan,
namun juga dapat membantu vagina yang kering,” ungkap Prof. Dr. Hembing
Wijayakusuma.
Menurut Hembing, penggunaan manjakani di zaman dulu
biasanya dihaluskan lalu disaring sebelum dioleskan di organ kewanitaan. Ada
pula yang meminum jamu manjakani untuk meningkatkan elastisitas otot area V.
Namun begitu, lanjut Hembing, bahan manjakani tak bisa dipakai begitu saja,
karena harus diformulasikan dulu, dicampur dengan bahan ramuan lain sesuai
dengan tujuan pengobatannya.
Berikut ini Beberapa Khasiat Manjakani:- Memulihkan elastisitas organ intim kewanitaaan (kencangkan otot Miss V)
- Menghilangkan gatal-gatal, Keputihan dan bau yang kurang menyenangkan.
- Mencegah penuaan dini
- Menstabilkan PH asam dan mengurangi cairan (basah) berlebihan (tidak kering).
- Meningkatkan hormon estrogen
- Mempertingkatkan daya alat kelamin dan tenaga batin.
- Membina rahim dan membersihkan (selepas bersalin / haid)
- Melancarkan pencernaan sehingga BAB lancar.
- Mencegah Kanker Servix dan Kanker Payudara.
- Mengobati sakit maag dan mengurangi selulit
Kangker
Dikirim olehAdmin pada Friday, December 11, 2009 · Leave
a CommentMembicarakan soal kanker tentu yang terpikirkan oleh kita adalah betapa mengerikannya penyakit ini. Penyakit yang belum ditemukan pengobatan secara mujarab ini sudah menjadi momok yang sangat menakutkan bagi sebagian orang. Kanker merupakan penyakit pembunuh nomor wahid diantara penyakit non infeksi yang lain, sehingga bila seseorang telah terdiagnosa menderita kanker maka kematianlah yang akan menghantuinya.
Sesungguhnya kanker bukanlah suatu penyakit yang sama sekali tidak bisa disembuhkan. Bila terdeteksi dengan cepat/dini dan diobati dengan tepat maka kanker bisa disembuhkan dengan sempurna. Sayangnya untuk mendeteksi kanker stadium dini tidaklah semudah membalikan telapak tangan karena tidak semua kanker memberikan gejala yang unik pada diri pasien sehingga mendorong pasien untuk berobat. Selain memang biaya deteksi dini/screening ini tidaklah bisa dibilang murah.
Namun tidak perlu khawatir, sebuah penilitian di Eropa sudah meneliti sejumlah tanda awal yang bisa dijadikan pegangan untuk deteksi dini terjadinya kanker. Walau tidak memberikan hasil 100%, tapi penelitian ini minimal membuka mata kita untuk segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut bila ditemukan gejala berikut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar