Rabu, 14 November 2012

CEPREK

LIR RESPATI BUMIDAYA



BABAK III
Pulang sekolah, Rino langsung mengerjakan tugas dari Pak Anton. Adiknya Ratih juga mengerjakan tugas sekolahnya setelah pulang sekolah.
21.   Ratih                  :  Apa aku boleh tanya sesuatu sama kakak?
22.   Rino                   :  Memangnya kamu mau tanya apa?
23.   Ratih                  :  Aku hanya mau tanya, apa benar sekolah kita akan membuat film?
24.   Rino                   :  Kakak juga gak tahu. Kakak dengar seperti itu, katanya sekolah kita akan membuat film.
25.   Ratih                  :  Aku juga dengar kalau film itu akan dibuat menurut cerita kalas VIII yang terpilih.
26.   Rino                   :  Mungkin saja begitu.
                                      (Masih terlihat bingung).
27.   Ibu                      :  Kalian sudah mengerjakan tugas kalian?
                                      (Tiba-tiba Ibu muncul dari luar rumah. Rino yang saat itu sedang melamunkan sesuatu tiba-tiba saja terkaget).
28.   Rino                   :  Aku sudah selesai Bu.
29.   Ratih                  :  Ratih juga selesai Bu.
30.   Ibu                      :  Kalau begitu ayo kita duduk-duduk di luar rumah, ini ada singkong rebus tadi Ibu sudah memasaknya.
                                      (Duduk di balai bambu sambil membawa sepiring singkong rebus).
31.   Rino                   :  Iya Bu sebentar lagi.
32.   Ratih                  :  Iya Bu.
                                      (Rino dan Ratih menyusul Ibunya yang duduk-duduk di balai bambu. Mereka betiga berbincang-bincang dengan santai sambil memakan singkong rebus).

BABAK IV
Pagi-pagi sekali Rino dan Ratih berangkat sekolah. Kelas Rino tidak ada guru yang mengajar, namun tiba-tiba Pak Anton datang.
33.   Pak Anton          :  Selamat pagi anak-anak!
                                      (Menyapa murid-murid dengan lembut).
34.   Murid-murid      :  Selamat pagi Pak!
                                      (Menjawab dengan serentak).
35.   Pak Anton          :  Hari ini Bapak akan mengumumkan sesuatu. Sekolah kita akan membuat film dan yang dipiilih untuk membuat caritanya adalah kelas kalian. Jadi tugas kalian nanti adalah membuat cerita dan salah satu diantara kalian akan dipilih untuk cerita film sekolah kita.
                                      (Rino yang masih bingung menanyakan sesuatu).
36.   Rino                   :  Jadi, tugas kita disuruh buat cerita dan yang paling bagus akan digunakan untuk cerita film kita, begitu Pak?
37.   Pak Anton          :  Iya Rino, kamu benar sekali. Apa kalian sudah mengerti?
38.   Murid-murid      :  Sudah Pak.

BABAK V
Dirumah, Rino bekerja keras membuat cerita yang bagus. Ia berharap ceritanyalah yang akan terpilih untuk cerita film sekolahnya.
39.   Rino                   :  Aku harus membuat cerita yang bagus. Aku harus berusaha. Kalau ceritaku terpilih untuk cerita film sekolahku, berarti cerita yang kubuat sangat bagus dan aku juga bisa meraih kesempatan untuk jadi penulis novel yang hebat.
                                      (Rino sangat optimis. Ia tetap bekerja keras, ia tidak memperdulikan waktu. Ia hanya berpikir tentang ceritanya. Saat sore hari, Rino pergi ke sawah. Ia duduk-duduk di gubuk tengah sawah. Ia berharap bisa mendapat inspirasi dari situ).
40.   Rino                   :  Di sini ternyata enak juga. Semoga kalau disin dapat inspirasi untuk buat cerita yang bagus.
                                      (Sambil menyandarkan diri di salah satu tiang gubuk dan melamunkan sesuatu. Tiba-tiba Ratih datang dan berteriak-teriak memanggil kakaknya).
41.   Ratih                  :  Kakak ... kakak ...!
42.   Rino                   :  Ada apa sih Ratih, koq kamu berteriak-teriak begitu?
43.   Ratih                  :  Kakak itu yang ada apa. Ratih panggil-panggil kakak gak menjawab juga.
44.   Rino                   :  Iya, maafin kakak kalau gitu. Oh ya, kamu bawa apaan?
                                      (Sambil menunjuk ke arah barang yang di bawa Ratih).
45.   Ratih                  :  Ini singkong rebus, tadi ibu suruh bawain buat kakak.
                                      (Menyerahkan singkong rebus ke arah Rino).
46.   Rino                   :  Ya sudah, sini kamu duduk juga kita makan singong rebusnya.
                                      (Mengajak Ratih duduk di sampignya).
47.   Ratih                  :  Iya kak. Oh iya kak, kalau boleh tau kakak kenapa lebih suka jadi penulis novel daripada lainnya?
48.   Rino                   :  Karena kalau kita jadi penulis novel kita bisa ugkapkan semua yang ada di pikiran kita, di hati kita. Kita bisa bercerita semau kita dan hasil cerita kita bisa dinikmati juga asal ceritanya itu mengandung nilai yang positif.
49.   Ratih                  :  Jadi itu alasannya.
50.   Rino                   :  Iya.

BABAK VI
Pagi harinya Rino mengumpulkan tugasnya. Pak Anton pun mengumumkan cerita siapa yang dipilih untuk cerita film.
51.   Pak Anton          :  Anak-anak hari ini Bapak akan mengumumkan cerita siapa yang terpilih untuk pembuatan film sekoah kita. Apa diantara kalian ada yang belum mengumpulkan tugas?
52.   Murid-murid      :  Tidak ada Pak.
                                      (Menjawab dengan kompak).
53.   Pak Anton          :  Baiklah, Bapak akan umumkan sekarang. Cerita yang di pilih untuk cerita film sekolah kita adalah cerita milik Rino.
54.   Rino                   :  Bapak yakin kalau itu milik saya?
55.   Pak Anton          :  Iya Rino cerita itu memang punya kamu. Apakah kamu bisa tolongin Bapak Rino?
56.   Rino                   :  Tentu saja bisa, Pak.
57.   Pak Anto            :  Tolong, kamu tunjuk teman-teman kamu untuk jadi pemain-pemainnya.
58.   Rino                   :  Kalau begitu, nama-nama yang aku panggil slahkan maju ke depan. Rudi, Ida, Haikal, Sheila, dan Andi Ketua Kelas kita silahkan maju kedepan.
59.   Pak Anto            :  Bapak akan membagi peran yang akan kalian bawakan. Rudi menjadi Ari, Haikal menjadi Rizky, Ida menjadi Rana, Sheila menjadi Mawar, dan Andi menjadi Ardi. Bagaimana menurut kalian?
60.   Rudi                   :  Saya setuju Pak, kalau teman-teman yang lain saya gak tau.
                                      (Melihat ke arah teman-temannya, Haikal, Ida, Sheila dan Andi menganggukkan kepalanya yang berarti setuju).

BABAK VII
Teman-teman Rino berlatih dahulu sebelum bermain film. Mereka sangat serius berlatih. Pak Anton melatih mereka dengan bersungguh-sungguh.
61.   Haikal                 :  Pak, apa flm ini akan ditonton banyak orang?
62.   Pak Anto            :  Tentu saja Kal, film kan memang ditujukan untuk ditonton banyak orang.
63.   Ida                      :  Berarti kita harus serius berlatih dong pak?
64.   Pak Anton          :  Meskipun ini film sekolah dan kebanyakan di tonton murid-murid sekolah dan guru-guru, kita harus  berusah menghasilkan film yang terbaik.
65.   Andi                   :  Kata Pak Anton itu benar sekali. Kita harus tunjukkan pada kakak kelas, adik kelas dan guru-guru kalau kita bisa.
66.   Rudi                   :  Iya, aku setuju dengan Andi dan Pak Anton.
67.   Ida dan Sehila    :  Kita juga setuju.
                                      (Ida dan Sheila hampir berbarengan).
68.   Haikal                 :  Kalau begitu kita berlatih lagi yuk!
                                      (Tiba-tiba Rino datang membawa makanan dan minuman untuk teman-tamannya dan Pak Anton).
69.   Rino                   :  Giman Pak Anton, apa latihnnya sudah selesai? Ini saya bawakan makanan dan minuman,
70.   Pak Anton          :  Latihannya hampir selesai. Makanan dan minumannya letakkan saja di situ.
                                      (Sambil menunjukkan pojok belakang meja).
71.   Rino                   :  Iya Pak. Teman-teman ayo sitirahat sebentar, ini ada makanan dan minuman.
                                      (Memanggil teman-temannya. Teman-temannya pun menghampiri Rino dan mereka makan bersama).

 

Tidak ada komentar:

TRIK DAN SARAN

ADA KELUHAN ATAU PERTANYAAN?

TINGGAL ISI FORUM DI BAWAH INI.

foxyform

    • Popular
    • Categories
    • Archives