Minggu, 26 Februari 2012

catatan harian sang pengembara tanpa tobat lihat fitnah negara ini kepadaku istriku diambil orang di golekke utangan

LIR RESPATI BUMIDAYA


Sehari-hari aku berkelana dalam alam arwah , ngganggur, tidak memiliki pekerjaan , makan dari pemberian orang , atau mengorek makan sisa dari  sampah-sampah, ya begitu praktis hidupku , tapi aku menikmatinya, alam arwah itu ternyata begitu besar, gegitu luas tidak terbatas, aku bebas ngalor-ngidul, ngetan-ngulon , kesana kemari , pulang pergi membawa apa saja yang aku mau . tapi aku dipesen arwah bapakku untuk selalu berlaku jujur dan selalu melaksanakan sholat lima waktu dimana saja berada, dan sehabis sembahyang harus wiridan selalu berdoa-doa afiyah , doa sapu jagat dan bertadarus Al-Qur’an. Sehabis sembahyang biasanya aku berkeliling-kelilling, sekitar sawah , di  desa-desa sekitar, mengunjungi pejabat-pejabat desa dan anak-anak kecil, berteduh disana-sini karena tidak punya tempat singgah tetap.,  Kadang kala teringat wakjtu aku di usir dari asramaku, yang dirobohkan untuk membangun asrama Haji, betapa kejamnya arwah malaikat yang dipimpin Kaji Sis Aji, pemimpin alam arwah para tikus putih . Yang perbuatannya sangat jahat dalam pemfitnahan aku, sekaligus melakukan pengusiran.Aku tidak berdaya tiap2 aku berkelompok aku di usir , setiap kali aku berteduh, aku di usir, sehingga aku selalu berpindah-pindah tempat, mulai dari emperan took ,  serambi mesjid , rondan karena kalah pamor dan tidak punya kekuatan mempertahankan  diri untuk tempat berteduh saja . Tiap punya apa-apa selalu di buang ,dibakar, tiap aku punya Anak, anakkupun dibuang , tiap punya istri aku diceraikan  oleh orang-orang yang mengaku dirinya normal-waras , pun tiap aku punya pekerjaan ,aku selau dipecat,disingkirkan, mereka iri, barangkali ., tiap punya harta , hartaku dihabisi, di apusi ripa’I, Jono cs, suhadi , ditipu Jabir, dan di serakahi Ibuku dan paklek-paklekku sendiri , dirampok,m mereka habiskan, baik oleh keluarga kelompok lampoar  rifa’I, Herman , Isma’il, salekun, semua menggrayak harta bapakku dan keluarga Endog2 Bosoks..pertama sekali dengan sopan santun mereka bilang hutang, membutuhkan tolong tetapi tidak mau mengembalikan uang bapakku semuanya, hanya diberi perjanjian kosong belaka, dan tiap menagih dilempari botol bekas dan kursi Rusak . Uang bapakku mereka rampok habis, hingga aku nggak bisa apa-apa, dipakai berpesta-pora mereka untuk menjadikan anak-anak mereka pegawai,jadi polisi, tentara dan pengusaha sedangkan keadaanku sangat mengenaskan, dipenuhi dengan kemiskinan,dipenuhi kehinaan , kemelaratan, tak mampu makan , kembang kempis, seakan mereka mendesak keberadaanku di Dunia ini memaksa aku harus masuk ke  alam gha’ib karena kemiskinan .Harga diriku hancur lantak , dijerat dengan denda-denda dosa yang tak pernah kulakukan, mereka pinter-pinteran, saling mengkibul, saling menipu, saling menjegal . Cita-citaku berantakan, kandas,sepertinya aku tidak bisa kembali ke alam dunia normal, aku serba salah, serba kalah dalam segala kekalahan ! Maasya allah.laa haula walaa quata illa billahil ‘aliyyil azdiim. Ana dhoiifun , fa Qowwini yaaa Allah.

Kepala berputar-putar mana , Di jebak  Kesalehan MIstik

(Bingung  membedakan yang benar mana yang salah, aku menanti kebenaran tapi juga nggak kuat dipersalahkan).


Bang Dull sudah tahu segala yang ku alami, dan segala yang terjadi, apalagi yang terjadi  di Karang Ketanggi, karena dia pandai membabar cerita, sesuai dengan fakta  tentang kesalehan .Hidup ditanah perjanjian, aku malah tidak kuat lagi , aku tidak bisa mengerjakan apa-apa selain mengeluh dan berkeluh kesah, memutar kepala bagaimana agar dapat hidup enak, tanpa keras keringat, hidup kecukupan bersama keluarga besar pesulap , bakul jamu dan jim ifrit bernama Tumhijaen,yang pandai bersulap dan pandai menipu dengan sejuta fitnah gombal mukio.. kalau perlu jagad ini akan di emperinya dengan akalnya saja, akan dikuasainya dengan akal busuknya, enggak mau ragat, tapi mendapat , bisanya hanya menggerogoti kekayaan orang lain, memutar balikkan fakta ,, tidak percaya pada kebaikan , akal licik , ndakik, sehingga karena sekian besarnya fitnah  dan tenung,Teluh, kolong nada, sebeh, guna-guna dan santhet, tumbal  dikirimkan dari dunia arwah, membuat aku tidak bisa bertemu dengan keluargaku dan anak-anakku, istriku , bapakku, ibuku , semua adalah fitnah yang didatangkan dari alam arwah.mungkin orang lumrah mengatakan dunia arwah itu dunia khayal , tapi aku yakin ternyata dunia arwah itu ada sehingga aku berani menghadirkan cerita ini.hanya yang tidak tanggap saja, tidak tahu karena tidak menyadarinya bahwa kita semua di lahirkan dan di tumbuhkan dari alam arwah.ada rasa kesakitan dari ujung rambut kepala sampai ujung kaki. Semua di buhulkan sampai jemari saya terputus oleh alam arwah yang merasuki Ibuku, akibatnya sampai sekarang  jari kelingking kananku kithing . sehingga rasanya aku males kembali ke alam normal ,apalagi kok diajak kerja , paling males, karena  kuperjuangkan samplai gleput nggejebvoh pin  dapan paido, aku tak pernah lagi kebagian peran dan posisi, aku males untuk kembali ke sana, semua tak dapat diatur , semua mau mengatur, aku tak kebagian peran , aku terlanjur dibenci , aku terlanjur disakiti, aku terlanjur dendam kesumat. Aku terkadung tersandung masuk ke jurang-perasaan tidak berguna.  Aku tersesat dalam alam arwah, aku tidak bisa lagi hidup wajar , sekalipun toh aku juga tidak bisa mati ,. Aku gentayangan, aku tyerlanjur masuk alam Ruh. Karena tetangga duniaku punya kerja , naik pangkat , memiliki perabot mewah duniawi , membangun rumah dengan keramik , sedang aku tak punya apa-apa. Melainkan hanya mampu menumpang hidup di alam arwah saja,. Di alam arwah ini aku merasa aman , karena tidak kenal  apa yang namanya membangun , begjo; ciloko soal nasib , nggak kepikir lagi , apalagi kok berumah tangga , blass nggak kepikiran , sama sekali tidak ada pikiran, maunya hanya hidup sendiri, atau melanjutkan mati saja. Yang bisa di lakukan hanya hidup secukupnya, seadanya, mengharap pemberian orang , hidup sederhana,apa adanya, semeleh , sambil berkeliling-keliling , cukup jajan murah-murahan atau njanthok saja, mengitari seluruh dunia dengan kebebasan, kepingin tahu apa yang ingin diketahui dan puas setelah tahu, ada apa gerangan di alam – dunia lain, tidak peduli.
Waktu aku masih hidup normal dulu , aku sering ditipu orang , dijanjikan kerja ,diangkat pegawai, dijanjikan pangkat , di beri kehormatan , gelar, harga diri, nilai-nilai , status sosial dan embel-embel keningratan . tapi ujung-ujungnya aku hanya ditipu mentah-mentah,Muali ditarik uang 20,000, sampai pada ratusan juta , kalau hanya puluhan juta nggak  kitung , nggak ketanggung , semua lenyap habis. aku hanya disuruh bayar ratusan juta rupiah., aku terpaksa bekerja dan bertanggung jawab demi sejumlah uang, yang kalau dipakai di dunia normal,  sungguh jauh dari cukup . . hanya sekedar cukup untuk berkeliling-keliling di dunia arwah belaka, kukira denga terikat dalam institusi arwah daramah aku dapat aku bisa leluasa dalam pengembaraan pikir dan keliling di dunia maya, pumpung tidak usah bayar , tetapi ternyata tidak cukup.. lalu setelah lepas dari sama saya malah leluasa keliling dunia, menasa, kemana-mana, apapun hal yang kuinginkan terlaksana ketika aku masuk di dunia maya .
Saya sempat berkunjung ke Kazakhstan bertemu dengan Borat. Bertemu dengan keakraban alam, mengelilingi Pakistan dan India tapi aku tidak bertemua siti al mumtaaz yang cantik seperti yang diceritakan kang dul. Yang serba rumit, saya tersesat tidak ketemu guru roh-spiritual spesialis alam ghaib, semua sungguh rumit sekali, amalan –amalan bodoh dilakukan tanpa tujuan.
Yang saya tahu sekarang ini saya sendiri jadi arwah- gentayangan dan aku ganti nama dengan kunta wahyu susilo tomo, sperti nama  seorang seniman yang terkenal gentayangan karena belum bertemu dngan hakekat hidup, belum ketemu tarikat jalan menuju  kepada Tuhan, Gusti Allah yang maha kuasa. Toh kalau sabar nati suatu saat akan di ajak memasuki jalan itu. Benar memang, sekarang walaupun di alam arwah sifat duniawian masih terbawa-bawa, masih hobi guyonan, hobi mincing, bercanda dengan kawan. Walau tahu bahwa semua yang saya tekuni orang tidak boleh Gojeg. Dan menurut keyakinan yang saya anut , ada saja alam arwah hidup bersama-sama dengan lamanyata, manusia biasa dan dipakai oleh manusia yang hidup di dunia biasa.yaitu alamnya arwah gentayangan.sebenarnya bukan “arwahnya” yang gentayangan tyetapi pikiran yang tergoncangh, perasaan yang tidak jelas karena kekarepan tidak keturutan, pemenuhan hasrat hidup yang terlalu berat, membuat orang-orang pada gentayangan, begutu belaku alam arwah begitu juga kehidupan. Dunia nyata pun digonjang dari alam arwah lain dari dunia lain , seperti krisis global, krisis multi dimensi , juda berlaku di alam dunia, alam arwah tergoncang alam duniapun terguncang, dunia bawah sadar pun terguncang, harga sama pun naik harga minyak pun naikturun, itu termasuk alam barsah, alam bursa, alam pasar yang ditawarkan oleh iblis-ajazil.
Nah itulah sedikit cuplikan pengalaman saya tentang alama arwah, dalam alam arwah sana pun ada KPK alam arwah , ada pengadilan ala alam arwah, yaitu pengadilan yang dipimpin oleh Allah langsung, akan tetapi saya belum sampai ke alam situ, karena saya belum belajar ilmu hukum mudah –mudahan secepatnya saya  sampai disana, sebagaimana saya mimpikan dan saya dambakan untuk secepatnya sampai kesana./.
Sama sekali tidak sama , antara ukuran sengasara orang dialam dunia dan  sengsara di alam arwah. Sangat jelas terlihat betapa payahnya, sengsaranya orang dunia yang bergelimang kepentingan , nafsu kedagingan. Terkadang aku ajak kang dull, untuyk melihat catatan amal jariyah saya, melalui film DVD , dan VCD, agak transparan sejak kecil, saya sungguh merasa. Kami  berdua memiliki perasaan yang sama, nasib terhempas, tidak mempunyai pekerjaan, auranya pun sama, sama sama terjebak di alam arwah. Tapi saya melihat ada aura bagus dalam jiwa kang dul, tapi saying badannya dibiarkan dibacok oleh san beruk yang jahat. Di tengah malam , darah bercucurang mengalir di  sekujur badannya. Saya juga melihat dengan jelas ulah kekerasan Geng Nero, sangat jelas dilihat dari kacamata arwah,. Semuya tembus pandang , sangat jelas walau tanpa melihat berita di TV maupun Radio.suatu ketika kami hadir  kepada pemimpin alam arwah; kami berdua katanya memiliki aura bagus , karena memiliki keluguan dan kejujuran yang sama, denga jiwa sehat dan akal sehat pula , hanya  saja kaura kang dul merata di sekujur badannya kira kira tebalnya  lima centimeter, ya semacam ilmu lembu sekilan. Tetapi pas aura itu tidak melekat pada dirinya , dia didatangi san Beruk, demi mempertahankan kejujuran , keramahan , dan kebaikan aura batin, terpaksa ia mengoprbanjkan badannya , dibantai oleh san beruk. Tubuhnya hancur tapi nyawanya terselamatkan karena  dia di tolong oleh pak Dhenya. Sebenarnya menurut pengamatan saya auranya lebih mirip seperti kaca yang tebal, seperti es yang melindungi dirinya, sangat dingin dan keras , hanya dapat ditembus dengan panas matahari,lebih bening dari kaca dan lebih jernih dari air, sehingga mata biasa dan anak kecil saja dapat mngenali dengan akarab kang dul itu siapa. Hanya orang yang berwatak jahat yang tidak mampu mengenali aura kang dull. Semua yang biasa hidup di alam arwah tahu. Sedangkan auraku seperti es setebal 30 centimeter lebih tebal lagi sehingga tidak tembus dilihat siapa saja .,penglihatan terhadapku siapapun samar sebenarnya siapa aku ?, agak pedhut seperti kaca sasaran tembak agak alot tetapi lentur, ya mirip seperti , semacam fiberglass sehingga tak seorangpun dapat melihat saya kalau bukan orang digdaya, sakti mandraguna.diatas kepala saya ada semacam parabola ;lingkaran besar yang dapat menangkap aura sedunia, diwajah saya sebesar mangkok keramik putih sperti piring , dari belakang terlindungi sperti helm , hanya samping kiri kanan telinga terbuka lebar .apa kelihatan oleh anda ? “ tukas  si penanya . ya say melihat samar-samar , tapi saya tidak mengeerti itu maknanya. Tetapi dalam perjalanan keliling dunia hal-hal semacam itu terasa sangat kecil, enteng dan remeh. Saya telah menemui berbagai manusia sakti yang lebih dari kang dul dan kamu “tukas si penanya. Ada juga orang yang tulus dan jujur melebihi kang dull.
Dikisahkan juga sebelum masuk ke alam arwah aku ini seorang palay boy yang suka bermain wanita, dan mertuaku adalah seorang tentara berpangkat kolonel. Saudara-saudaranya banyak yang sarjana dan kopassus (komando pasukan orang susah). Semua kelihatan gambling , hanya saya saja yang tersesat ke dalam alam khayal.
Ada juga orang yang tulus mau mengambil anak angkat saya mempunyai tanda-tanda kebesaran seperti jenderal, kesaktian dan kedigdayaan yang luar biasa walaupun begita ia sangat menghormatiku sehingga  anak putrinya boleh aku persunting, sehingga aku merasa sedikitpun tidak khwatir jika dekat dengan beliau,jendral yang sangat shaleh dan jujur, mempertahankan kesejatian dan keyakinan dan hanya makan gaji hasil kerjanya saja , tidak mau sambilan seperti Jendral-Jendral yang lain yang rangkus dan serakah, pantas  bila pada saat pensiun  ia tidak mempunyai apa-apa, tapi diberi kesehatan  badan dan jiwa , diberi anak yang pinter-pinter.tidak tersiksa seperti aku waktu masih jadi budaknya Jono yang dulu , yang selalu dimarahi, selalu di damprat dan di kamplengi sampai pencoratau kalau tidak begitu didenda samapai hartaku ludes, sedangkan ia menari-nari diatas penderitaan orang banyak. . hanya dengan bayaran $40   sebulan. Mungkin dengan keluar dan menghindar dari berbagai kekejaman , aku bisa nyambung bercerita  da alam arwah.semua gamblang tergambar jelas di alam arwah , tidak ada yang ditutup-tutupi, sehingga aku pun bebas bercerita dalam konteks alam arwah, yaitu cerita tentang adanya mesiah berbentuk batu, besi dan kayu-kayu keramat , keris bertuah, dan kepercayaan pada Nyi roro kidul dan beberapa kepercayaan nenek moyang yang dipertahankan, yang berkembang sangat subur , di sekitar kang dul yang sama sekali tidak faham , bahwa dia pun juga memiliki alam arwah dan penarawangan yang tajam.orang sekitar tidak faham , tapi saya paham betul, itu karena kini kang dul memasuki alam kewalian, memasuki alam arwah tertinggi, tempat dimana ditemui arwah-arwah suci, tempat apai pensucian , tempat penyikasaan pengkhianat dan orang dzalim yang disiksa dengan duri-duri yang dililitkan di kepala dan badannya samapai berdarah, api membulat tempat pencucian dosa yang berkarat seperti jelaga, tempat penyiksaan yang super pedih,, surga neraka ,bala’ dan anugerah.dabn ruang besar seperti sel dimana arwah-arwah itu ditempatkan sebelum menerima pengadilan atas kelakuan-kelakuannya sewaktu masih hidup, juga ada ruang kecil tempat penampungan, ruang tahanan, dan tempat pengadilan. Seperti nyanyian Ida laela.
Dan kalau derajat orang alam arwah bisa naik terus, nati bisa samapai ke sidratul muntaha tempat ia melihat surga semua berhenti. Di saat lain kang dull bercerita tentang gurunya yang maha sakti, yang tembus pandang sampai ke alam arwah yang tinggi dengan segala kejujuran. Saat memohon agar supaya setiap munajatnya terpenuhi,bertahajjut dua tahun penuh mulkai jam 2 tengah malam sampai jam 4 pagi , mengadukan tentang kedudukanku didunia sayang selalu tersingkir dan tidak punya apa-apa, datang dua orang gagah perkasa mau menghentikan munajatku kepqada tuhan  khawatir terjadi apa-apa denganku, lalu datang kiai mekukuhan yang  semare ing gunung sumbing , syeh subakir dipuncak gunung tidar , mbah saridin , semua menggurui akau, mereka memerintahkan akau supaya aku bersabar dengan derita dan cobaan manusia dunia , semua guru gaib seluruh dunia mendatangiku  berdiri berjajar di depanku, dan saya  sama sekali tidak merasa sungkan dan takut , melainkan merasa nikmat aman dan tenteram , tidak seperti waktu masih bersama Jono , manusia bengis yang haus uang , darah dan kekuasaan itu.saya menjadi murud  kesayangan mereka , mereka menjumpai saya dimana saya berada , di Gua-Gua, puncak Gunung , di kesunyian malam , bahkan ditengah pasar yang ramai.. semua  berada diluar jangkauan akal sehat , semua yang aku lakukan hanya angger saja , berjalan menurut hukum alam Gha’ib. saya kira lakuku ini sama seperti dilakukan walai-wali, Nabi-Nabi, orang pintar, sufi, kekasih Allah, para kiai, ulama” khos, dan penguasa-penguasa yanbg adil, ada yang datang mendekati saya sem,acam kiai panggung, arwah alaustazd-ustzd yang khusyu’ . para pendeta dari berbagai benua dan bangsa , menemui aku dan mencuim bersujud terhadapku, laha ini semua membuat aku sungkan dan tidak enak. Mau nggak mau aku hanya mengucapkan syukur ke hadirat allah yang mengetahui segala rahasia ini, lalu aku di beri ladduni ,di ajari tentang pengetahuan berbagai agama , di fakultas Alam semesta , jurusan jalan Lurus siroothol mustaqiim.
Lebih mengherankan dan mengejutkanku lagi, waktu tiba –tiba saya disuruh mengisi kuliah pelajaran spiritual, saya bersembunyi, saya tidak perlu menyebutkan apa keyakinan saya , karena penganut agama seluruh dunia dan para athe’is juga  datang mendengarkan kuliah saya, maka saya beri pelajaran saja mereka bagaimana cara berkhikmah, cara berfilsafat , mulai filsafat timur sampai filsafat barat , filsafat klasik, sampai filsafat Modern , tidak lupa juga saya selipkan filsafat jawa, juga  tasawwuf, semua saya ungkap gambling di kuliah spontan itu , sehingga setelah itu aku diberi gelar DOKTOR honoris  causa dari alam Arwah, karena saya menguasai semua dengan Gamblang, lengkap dengan garis-garis besar pergolakan semua pemikiran-pemikir-pimikir alam arwah dan foot noot buku yang saya baca di alam arwah, semua spontan dan ladduni , hanya dari rohmat Allah. Pantha Rhei saya pun akhirnya berkuliah betulan  di alam arwah  doctor jurusan Ilmu-ilmu Arwah, dan saya bertemu professor-profesor seluruh dunia, tentang adat dan tradisi mereka, dan saya minta di ajari yang Universal- Universal saja asalkan njalur, kurang lebih berada di jalur kehidupan nyata dan  alam arwah seimbang, jalur kebenaran yang bisa diterima orang banyak, kebenaran universal, tidak menitik beratkan pada Satu keyakinan apapun.ya semacam tasawuflah lengkap dengan do’a-doanya semua diajarkan oleh maha guru,juga ajaran yang saya terima dari guru sejati, meliputi pengertian semua agama secara bijaksana, lengkap dengan filsafat-filsafatnya, baik timur maupun barat demua diteliti dengan njlimet, semua yang ada di buku-buku suci semua agama- di dunia.
Jalan arwah yang saya lalui , aku lami betul keberadaannya 100% jalan  absolute , jalan allah , jalan menuju Tuhan yang maha esa , kuasa hebat yang semua di ajarkan kepada saya.ini benar benar pengajaran langsung , kasyaf tanpa pembatas, sangat berbeda dengan teologi yang  saya anut selama ini , ada syari’at, ada ushuludin, ada dakwah, hukum , adab maupun Tarbiyah. Pengalamanku selama ini tenggelam dan sia-sia.
Dan pengalam baru ini sangat bermakna, uniq dan benar-benar berbeda , dengan apa yang diajarkan orang-orang sehari-hari, sewaktu masih di bangku kuliah dulu, sangat kontras dan tidak cocok. Misalnya Filsafat etika yang di ajarkan kharis Zubair yang diajarkan padaku dulu di sebuah perguruan teologi terkenal di  jagakarsa , sangat tidak memuaskanku. Aku tidak terpuaskan dengan berbagai kegagalan lengkap, persis seperti kata-kata temanku waktu kuliah dahulu, kalau saya benar-benar repot, dan tak  akan pernah menemukan konsep jalan kehidupan, tak akan mendapatkan apa-apa hanya dengan mempertontonkan konsep belaka, setelah melihat kenyataan para sarjana filsafat seperti aku mati di ujung tombak pemikirannya sendiri, tenggelam  dalam lumpur otaknya yang meluap, akhirnya maut menjemput, dalam perjalanan menuju kebijaksanaan. Ya  kenyataan semua temanku mati tatau hidup dalam kegilaan, mencari hakekat hidup yang tak pernah purna, ada yang sampai menerjunkan diri dari atas tebing yang curam , ada yang rela menenggak racun, minum obat serangga, ada yang frustrasi karena hidupnya tidak bahagia, ada yang jadi tentara lantas menembak kepalanya sendiri karena tidak tega menembak musuh. Ada yang jadi pengembara seperti aku ini, yang tak pernah selesai mencari jati diri, yang akhirnya terjebak di alam “arwah”. Banyak jalan menuju roma , tapi tak pernah ada yang tahu pasti , melalui pintu mana orang masuk kea lam arwah , aku sendiri tak tahu mula-mula aku masuk ked sini. Ada pula temanku yang bernama Gatot yang berkutat dengan ontology , da Hormuz yang terjebak dalam faham eksistensialisme , , si Rusdi yang  sangat tis dengan faham religiusnya, ada yang lebih hebat lagi , Si Afnan Malay  yang pakar bermain ideologo-politik bahasa dan Hukum,  semua dia  kuasai hingga ia dekenal sebagai delegasi alam Ghaib, sebagian temanku dapat kuceritakan sekenanya , karena samapai sekarang auranya masih menempel ditubuh saya , walau barangkali ia sudah tidak mengenaliku, karena auraku makin hari makin tebal sehingga ibu , anak, istrikupun  makin tak mengenaliku , apalagi kok teman, karena mereka belum mengenal auranya sendiri dan inilah sedikit pembahasan saya tentang aura.
Waktu saya keliling-keliling dunia , aku mampir di damaskus, yerissalem , Israel, Qatar , yordania , Beirut, mesir , dan Palestiana. Tapi alu belum sempat ke mekah atau medinah karena sanguku Habis. Saya juga melihat  tempat tempat suci ,seperti masjidil Aqsa sabilil muttakiin, saya melihat Gereja Roma Italia, saya juga melihat sinar putih dan bening di atas menara Pisa, memancar dari langit tegak lurus dengan bumiku berpijak dan menyilaukan.yang tingginya jauh tak terukur oleh jangkauan pandanganh mata biasa.
Selain itu juga , saya melihat ada seberkas cahay seperti baterai yang panjang, memancar dengan indahnya , menembus sampai ke tanah Jawa tempat aku dilahirkan, lha wong saya ini orang jawa kok. Di tanah jawa ini ada beberapa tempat yang bisa tembus bila dilihat dari langit sidratul muntaha, ada sebahagian di jawa barat, di jawa tengah , ada juga di jawa timur.
Saya teringat waktu dahulu , waktu aku masih menghuni alam normal, sempat mempelajari Tasawuf dari zaman ke zaman, waktu aku mengajarkan ajaran Islam , aku sempat menderita panas dingin , sebentas panas , sebentar dingin sehingga badanku cepat lelah dan lunglai, aku lelah bukan karena menjalankan wirid , tetapi karena di larang oleh seorang sesepuh preman untuyk tidak mengajarkan tariqoh dengan istighosah , kjatanya itu mistik , klenik , rood, tertolak dan tidak sah menurut alam pikirannya, kemudian saya meninggalkan tempat itu karena saya suka melakukan riadhoh dan istighosah, saya merasa seperti di tampar , di doktrin materialistis dan sahwat kedagingan, hal yang tidak cocog dengan alam kemanusiaan saya. Kemudian setelah aku meninggalkan padepokan itu , saya berjalan-jalan di lereng-lereng gunung , hutan-hutan , pematang sawah dan mendatangi kerumunan orang desa untuk aku ajak bger mujahadah, saya merasa lebih hidup, kemudian sat itu juga aku meninggal, tapi merasa seakan masih hidup. Atau aku inimati suru , mati dalam hidup , atau hidup di alam orang mati., bergentayangan , di cancang di kuburan , tempat-tempat angker, berjalan tanpa arah , tanpa henti , sekan tidak bisa berhenti, sampai tubuhku kehabisan cairan darah. Saya kesana kemari ,tapi ketemu bekas m muridpun mereka sudah tidak mengenali diri saya , ramburku gondrong , gembel , bajuku compang camping , dan jalanku sudah terseok-seok . orang hidup sudah tak ada lagi mengenaliku, aku sendiripun  sudah tak mau menegenali diriku sendiri , bahkan sanak famili , keluargakupun nggak mau mengenal aku , aku berubah Total . akhirnya aku masuk ke dalam dunia orang mati. Tidak ada yang membekas dari perjuangan hidupku , tidak ada yang   tersisa semua wassaaalaaam meninggalkanku , tak ada yang tersisa. Ajaran agama yang diajarkan guru-guruku dulu tdak sesuai semua, dan pengajaranku kepada murid-muridku pun jadi kabur , pengertiannya terbang hilang melayang tanpa bekas ; mereka berani dengan orang tua , mereka rakus  terhadap harta, mereka tidak hormat kepada guru, mereka  juga tidak jenak dirumah , dan selalu suka mendatangi  even-even dangdut dan minum-minuman keras,kebut-kebutan di jalanan, mereka sama sekali tidak malu melakukan kemaksiatan, mereka meninggalkan sholat , tidak mau bepuasa pada bulan romadlon dan bangga melakukan maksiat dan dosa, tidak mau hidup tertib dan taat seperti saya walaupun aku masuk ke alam ruh, lantas gemar beribadah ke masjid, untuk Sholat berjamaah , pengajian-pengajia gak-gak gak habib syekh , menuntut ilmu agama, berjanjen dibaan. Kata mereka murid-murid saya itu kuno,  susah untuk ikut kea lam arwah terlalu menyakitkan berpuasa, tidak ada kebebasan dan kesenangan, kurang gaul , tidak keren, tidak ada sedikitpun kepuasan kesenangan , menyulitkan kuno dan kolot , kata murid-murid.
Aku malu kepada masyarakat , atas ajaran saya yang tidak merasuk pada ajaranku itu, dan tidak mau menganggung dosa mereka , aku diprotes dan ditipu habis-habisan oleh alam khayal. Hasil ajaran agama itu saya dipertanyakan, sehingga aku membulatkan tekad untuk masuk ke alam arwah. Lam habis habisan setelah semua kenyatan hilang , alam fa’al.Alam yang serba aneh , alam yang tidak mengenal batas , tidak mengenal waktu , tidak mengenal berakhir, kalaupun khilaf dari sisi kemanusiaan, itu bisa dibenarkan di alam arwah, karena disana  dibimbing oleh ruh suci yang serba memaafkan.. saya pun bertemu kawan-kawan saya di dalam alam arwah, di ruang pengadilan arwah, semua  kawan-kawan pengacara memberi salam kepada saya, bergegas merangkul saya, ada mubassirin , ada hartono ,ada edi purwanto , ada sudir santosao, juga ada Ahmad yasin  Mantan dari DPR yang sudah masuk lebih dulu di alam arwah . yang terakhir menedekati saya dan bertanya soal sembahyang, dengan pertanyaan jawa yang khas “ Dik, koe wis  sembahyang ? kata Yasin serta merta mengingatkan saya , sekalipun sudah masuk di alam arwah kita tetep musti rajin sembahyang .  Yasin  selalu mengingatkan saya setiap ketemu , sekalipun sudah masuk di alam arwah,  dia tetep musti rajin sembahyang . lalu kemudian melihat aku masuk neraka kenapa , apa karena kau sering meninggalkan sembahyang , tidak mau bekerja , tidak bertanggung jawab ? ternyata tidak , atau aku di adili karena memusuhi ibuku, istriku , saudaraku, anakku dan semua tetanggaku. Yang jelas kawan-kawan dekatku pada tahu bahwa ku di jemput malaikat izra’il untuk mempertanggung jawabkan dosaku kepada Tuhan, aku di naikkan ambulan putih karena kena penyakit migraine dan strook akut, jasadku dibawa ke rumah sakit, sementara  arwahku  dibawa ke kantor malaikat berseragam coklat-coklat lengkap dengan seragam dan tanda pangkat dan nama –nama mirip seperti nama manusia.malaikat berseragam  coklat agak kehitaman itu namanya Izra’il, sebelum ditanyai dengan baik-baik terlebih dulu mereka menggertak , setelah kujawab , malahan mereka memukuliku beramai-ramai hingga tulang belulangku remuk, wajahku kehilangan bentuk, sedangkan aku tak boleh mengundang pengacara sep[erti waktu di dunia normal., aku kehilangan banyak darah, malaikat-malaikat itupun mengangkat dan menyeret aku  untuk di masukkan ke lokap , semacam kamar kecil sempit beratap seng, tanpa peri kemanusiaan , disana tidak dikasih makan dan minum sampai berhari-hari , barangkali lebih dari seminggu. Di alam malaikat semua transparan , tetapi masih ada juga malaikat yang jahat. Perbuatan baikku  semua tidak di hargai, ditutup-tutupi , seakan aku tak pernah berbuat baik.sedangkan perbuatan yang seakan-akan jahat di beberkan dimana-mana, dan semua orang memfonis aku yang keliru lantas di jerumuskan ke pengadilan yang dzalim , sebelum sempat aku membela diri, mereka memutuskan keputusan saya harus di masukkan ke naraka jalanan, yah tak pernah deberi kesempatan untuk mendapatkan pembelaan akademis maupun etis . aku di keluarkan begitu saja.kelirunya pemahaman manusia normal mereka merasa paling benar, suka membuat-buat, menambah nambah berita tentang kesalahan seseorang, terutama  kepada penganut “alam arwah”. Pendapat manusia  normal selalu minta di benarkan, selalu mengaku yang paling benar, sedangkan pendapat alam arwah hampir selalu di maafkan bila ada kesalahan, atau bahkan di salahkan  sehingga aku  hampir tak pernah benar.
Padahal bagiku , sekalipun malaikatpun bisa juga salah menurut pendapat alam arwah, karena pada adasarnya pandangan pemahaman manusia dan malaikat agak berbeda.
Itulah kenapa dikemudian hari saya berani dimasukkan  ke dalam api neraka, seperti halnya memasuki panasnya lumpur otakku sendiri yang tak henti-hentinya berfikir, menciptakan asa sendiri, menciptakan harapan sendiri, masuk neraka yang aku nyalakan sendiri. Sedangkan api neraka itu seperti api penyucian atau seperti api pembersihan dari thoghut, menurut saya pun sebenarnya saya ini pun harus dihukum, walaupun dilain pihak seharusnya aku juga mendapat penghargaan dan segera dibebaskan dari api neraka, trapi aku tetap berdo’a semoga  aku segra dipindah dari jurang api neraka ke tempat yang lebihsejuk berkumpul dengan orang-orang yang aku sukai seperti abu nawas.selanjutnya guru arwahku menasehati aku :
Begini lho dik sekarang tidak ada lagi orang yang tidak gosong dimakan api seperti Ibrahim, karena ia telah diangkat Tuhan langsung, tetapi aku sudah di angkat oleh Tuhan, aku sudah di entaskan dari jurang kehinaan ke dalam jurang kemuliaan.otomatis setelah keluar dari api itu aku bertambah bersih seperti emas yang dibakar lalu dibersihkan jelaganya. Api itu aneh, panasnya tidak membakar diriku , tapi mentahirkan aku, api ini bukanseperti umumnya api di dunia, atau lautan apai yang lain, karena juga banyak yang nyemplung ke situ karena berbagai alas an yang belum final. Setiap aku di cemplungkan dalam api itu aku tidak terbakar ataupun hangus, tetapi malah dingin seperti masuk sumur, apinya berkobar-kobar merayapi tubuhku tapi aku tak merasakan apa-apa.
Lantas aku dientaskan karena mereka takut kesaktianku melebihi para malaikat,  tak mempan dibakar api itu, dalam pepatah jawa “lir kadya diobong tan kobongo, dipepe ora garing , dicelup ora teles.” Seperti itulah aku di lam Arwah. Kesaktianku sudah di kenal banyak orang semenjak aku masuk ke dalam alam arwah. Tak ada lagi hawa nafsu merasuki diriku.tapi aku jadi tidak betah dirumah , aku jadi nomadden berganti-ganti alamat.selanjutnya aku dipindahkan ke dalam  Hall yang sangat luas dengan jalan yang lurus dan halus tapi seakan akan kakiku tidak tememplek lemah(tanah), ruangan itu mirip sekali dengan asrama militer, mirip sekali dengan gedung pengungsian.gedungnya luas memanjang loos tanpa kamar hanya ditutupi pembatas terpal biru seperti sak, semua orang campur aduk disitu, dalam htiku beku ,dingin rasanya ingin untuk pulang dan kembali normal.tapi warisanku sudah habis di jual ibuku dan saudaraku, semua uangku raib di tipu,dibawa kabur , aku dikibuli orang-orang sampai semuanya ludes tinggal baju dan celana, rumahku satu-satunya warisan orang tuaku tenggelam oleh lumpur, tah longsor , gempa bumi dan sunami , gubug bambuku diterpa angin putting beliung dan di rusak gempa dan tanah longsor. Aku ingat aku dicampur aduk antara orang dengan barang, campur aduk dengan pengungsi dari bosnia Herzegovina , dari palestina –isra’el, dan dari berbagai suku bangsa,bangsa manapun berkumpul disitu berdesak desakan minta pembagian makanan dan obat-obatan supaya bisa kembali normal.tapi aku tidak bisa aku terjerat,
Akupun terjebak di alam arwah-arwah.di situ juga ada semacam sekolah yang dibangun.ada juga kursus-kursus berbagai bahasa kuno, bahasa asing yang tak aku kenal.jadi kalau aku pergi hanya dalam jam-jam tertentu yang ditetapkan sekolah itu , karena aku juga dijadikan staff pengajar di sekolahan arwah itu, di sekolahan arwah orang tidak boleh menuntut bayaran, harus iklas , demi  aewah , demi pengabdian, demi ummat, kata pemimpin alam arwah , mengajarnya mirip seperti budak , diberi jam sedikit dan harus mengajar sepanjang tahun penuh, sebualan penuh , seminggu penuh , seharian penuh , sehingga tak ada aktivitas lain yang bisa di kerjakan, jadi tidak  bisa berfikir untuk ke mana-mana, apa lagi kok merantau cari duit banyak, atau membangun rumah, mengurusi anak iastri dan rumah tangga, melainkan bejibaku untuk para pemimpin , Pembina pemimpin dan pemilik saham gabungan PT Arwah . sekolahan itu dipimpin oleh arwah seorang kiai yang bringas, keras dan jahat.disitu ditetapkan disiplin yang ketat , salah sedikit saja ditempeleng sampai remuk, ada yang  ditinju sampai nyonyot , dipukul sampai mati , diperkosa oleh gurunya.dan peraturannya berubah setiap detik Guru tidak boleh melawan murid tapi  murid boleh membantai Gurunya semua konsep terbalik dari pendidikan dunia , bayarannya berkali-kali langsung masuk ke akntong Pembina sekolahnya , dan tidak masuk ke  administrasi sekolah , tidak ada admistrasi-administrasian, semua di buat serba kabur dan tidak jelas sehingga  para gurunya kadang-kadang bisa rekreasi ke dunia alam normal , mereka kumpulan dengan  cara protokoler alam normal dengan bahasa alam normal, mereka n juga kondangan melompat jalur. Kalau pagi-pagi sekali di beri pelajaran oleh raga, anak sekolah dan gurunya disuruh ramai-ramai berolah raga, lalu masuk sekolah  dengan keringat bercucuran untuk menerima pelajaran bahasa Inggris Perancis , jerman , belanda dan Bahasa Arwah yang sulit difahami itu, katanya didoktrin dengan mempelajari bahasa arwah itu orang bisa masuk sorga , sehingga ada lafadz-lafal bahasa arwah yang di ulang-ulang ribuan kali agar orang bisa naik ke sorga , dihapus dosanya diringankan penderitaannya , mendapatkan istri cantik, mendapat rumah bagus dan kendaraan yang dinamakan buroq.setiap orang disana diwajibkan sekolah, ada program makanan bergizi, atau diwajibkan mengajar,mandinya beramai-ramai, semacam kamar mandi besar, disediakan kamar mandi super besar dan luas dan air yang jernih , walaupun pada saat kemarau air mahal dan semua orang jarang mandi dan mencuci. Ketika enak-enaknya tidur  kami selalu di bangunkan pagi-pagi benar , ya kira-kira jam 3-4 disuruh segera mandi atau ambil wudlu’ lalu sembahyang beramai-ramai menurut ajarannya masing masing dan membaca kitabnya masing masing, siang harinnya digiring ke kali juga untuk mandi beramai-ramai, kalinya juga airnya jernih, ya kami di mandikan mirip seperti sapi.
Setelah mandi dan masih basah karena ndak pakai handuk , kami  baru boleh makan , kami diberi rangsum  dengan piting dari seng dan  cangkir dengan lauk satu tempe goring dan sup kol, dsan mengambil sambal yang sangat poedas dan nasi secukupnya, sendoknya juga dari stainless, setelah makan kami digiring ke kelas masing masing menurut jurusannya, yang jurusan matematika  harus masuki jurusannya , yang jurusan ipa juga harus memasuki jurusannya , demikianpun jurusan pendalaman ilmu Arwah juga ada jurusannya, ada  ujuga olah raga yang dilakukan  oleh semua jurusan , olah raganya di ajari cara berperang , bela diri panca sakti, karate , inkai, silat, belajar memanah, melempar batu, cakram, lembing, melempar granat , Bom, dan juga ada pelajaran merakit Bom, pelajaran pungdahmah(pengepungan dan penggeledahan rumah), pelajaran seni menyamar, memanjat, merangkak diatas satu tali, climbing , mountainaring, guling , terbang layang. Otak kami harus cerdas , gerakan orang arwah harus gesit, mengusasai semua medan, cepat mencerna semua pelajaran, matematika kami harus  sepuluh , biologi- fisika harus sempurna, menguasai 10 paling tidak bahasa dunia normal, juga ditambah  bahasa arwah dan bahasa alkitab.ada bahasa prancis, swedia , latin, yunani, inggris , belanda , bahasa bahasa Venesia, Asia:;,Hongkong, Tiongkok, Jepang, Suvyet, Korea dan seabreg bahasa verbal maupun bahasa Tekhnik. Cuma  sayangnya hasil pengetahuan dari alam arwah musti da dapat dari model pendidikan alam arwah, dan untuk memperjuangkan ide-ide kaum Arwah. Semua pelajaran tidak perlu buku atau pulpen, semua pelajaran harus  langsung kea lam pikiran dan perbuatan , ya.. tidak boleh dicatat atau diberitahukan kepada dunia luar, yaitu dunia orang normal entar dikira Gila.bagi mereka hal itu metode yang paling benar, tidak bisa di katakan tidak benar ada beberapa nama teman saya penganut alam  arwah yang Sangat Setia: Surozuddin Sirizar, Abdul malik bin sofa musthofa  ,Abdul kadir al-munsyi,Muntha’ib, Nur Ohmad bin barak, Abdul halim siddiq, Ali dzulqurnain dan banyak lagi nama temanku yang terkesan di ingatan, mereka memiliki nomer telepon yang berbeda-beda, tidak boleh protes , tidak boleh bertanya , harus membenarkan, boleh bertanya tapi musti dijawab sendiri, kalau belum faham disuruh baca sendiri dan mengarang sendiri, di perpustakaan baitul maqdis yang bukunya tidak di pinjamkan , hanya boleh dibaca disitu dan tidak boleh dibawa keluar ke alam normal . Memang berat pelajaran di alam arwah  .
Di alam arwah yang lain pun ada fenomena dunia lain,dimana orang tidak  perlu repot sembahyang , sembahyang pun bisa dilakukan dimana-mana , termasuk di supermarket, sembahyang itu dianggapnya sama dengan kenduri, kondangan ,

Tidak ada komentar:

TRIK DAN SARAN

ADA KELUHAN ATAU PERTANYAAN?

TINGGAL ISI FORUM DI BAWAH INI.

foxyform

    • Popular
    • Categories
    • Archives