LIR RESPATI BUMIDAYA
Sehari-hari
aku berkelana dalam alam arwah , ngganggur, tidak memiliki pekerjaan , makan
dari pemberian orang , atau mengorek makan sisa dari sampah-sampah, ya begitu praktis hidupku ,
tapi aku menikmatinya, alam arwah itu ternyata begitu besar, gegitu luas tidak
terbatas, aku bebas ngalor-ngidul, ngetan-ngulon , kesana kemari , pulang pergi
membawa apa saja yang aku mau . tapi aku dipesen arwah bapakku untuk selalu
berlaku jujur dan selalu melaksanakan sholat lima waktu dimana saja berada, dan
sehabis sembahyang harus wiridan selalu berdoa-doa afiyah , doa sapu jagat dan
bertadarus Al-Qur’an. Sehabis sembahyang biasanya aku berkeliling-kelilling,
sekitar sawah , di desa-desa sekitar,
mengunjungi pejabat-pejabat desa dan anak-anak kecil, berteduh disana-sini
karena tidak punya tempat singgah tetap.,
Kadang kala teringat wakjtu aku di usir dari asramaku, yang dirobohkan
untuk membangun asrama Haji, betapa kejamnya arwah malaikat yang dipimpin Kaji
Sis Aji, pemimpin alam arwah para tikus putih . Yang perbuatannya sangat jahat
dalam pemfitnahan aku, sekaligus melakukan pengusiran.Aku tidak berdaya tiap2
aku berkelompok aku di usir , setiap kali aku berteduh, aku di usir, sehingga aku selalu
berpindah-pindah tempat, mulai dari emperan took , serambi mesjid , rondan karena kalah pamor dan tidak punya kekuatan mempertahankan diri untuk tempat berteduh saja . Tiap punya
apa-apa selalu di buang ,dibakar, tiap aku punya Anak, anakkupun dibuang , tiap
punya istri aku diceraikan oleh
orang-orang yang mengaku dirinya normal-waras , pun tiap aku punya pekerjaan
,aku selau dipecat,disingkirkan, mereka iri, barangkali ., tiap punya harta ,
hartaku dihabisi, di apusi ripa’I, Jono cs, suhadi , ditipu Jabir, dan di
serakahi Ibuku dan paklek-paklekku sendiri , dirampok,m mereka habiskan, baik oleh keluarga kelompok
lampoar rifa’I, Herman , Isma’il,
salekun, semua menggrayak harta bapakku dan keluarga Endog2 Bosoks..pertama
sekali dengan sopan santun mereka bilang hutang,
membutuhkan tolong tetapi tidak mau mengembalikan
uang bapakku semuanya, hanya diberi perjanjian kosong belaka, dan tiap
menagih dilempari botol bekas dan kursi Rusak . Uang bapakku mereka rampok
habis, hingga aku nggak bisa apa-apa, dipakai berpesta-pora mereka untuk
menjadikan anak-anak mereka pegawai,jadi polisi, tentara dan pengusaha
sedangkan keadaanku sangat mengenaskan,
dipenuhi dengan kemiskinan,dipenuhi kehinaan , kemelaratan, tak mampu makan ,
kembang kempis, seakan mereka mendesak keberadaanku di Dunia ini memaksa aku
harus masuk ke alam gha’ib karena
kemiskinan .Harga diriku hancur
lantak , dijerat dengan denda-denda dosa yang tak pernah kulakukan, mereka
pinter-pinteran, saling mengkibul, saling menipu, saling menjegal . Cita-citaku
berantakan, kandas,sepertinya aku tidak bisa kembali ke alam dunia normal, aku
serba salah, serba kalah dalam segala kekalahan ! Maasya allah.laa haula walaa
quata illa billahil ‘aliyyil azdiim. Ana dhoiifun , fa Qowwini yaaa Allah.
Kepala berputar-putar mana , Di jebak Kesalehan MIstik
(Bingung membedakan
yang benar mana yang salah, aku menanti kebenaran tapi juga nggak kuat
dipersalahkan).
Bang Dull sudah tahu segala yang ku
alami, dan segala yang terjadi, apalagi yang terjadi di Karang Ketanggi, karena dia pandai
membabar cerita, sesuai dengan fakta
tentang kesalehan .Hidup
ditanah perjanjian, aku malah tidak kuat lagi , aku tidak bisa mengerjakan
apa-apa selain mengeluh dan berkeluh kesah, memutar kepala bagaimana agar dapat
hidup enak, tanpa keras keringat, hidup kecukupan bersama keluarga besar
pesulap , bakul jamu dan jim ifrit bernama Tumhijaen,yang pandai bersulap dan
pandai menipu dengan sejuta fitnah gombal mukio.. kalau perlu jagad ini akan di
emperinya dengan akalnya saja, akan dikuasainya dengan akal busuknya, enggak
mau ragat, tapi mendapat , bisanya hanya menggerogoti
kekayaan orang lain, memutar balikkan fakta ,, tidak percaya pada kebaikan
, akal licik , ndakik, sehingga karena sekian besarnya fitnah dan tenung,Teluh, kolong nada, sebeh, guna-guna dan santhet, tumbal
dikirimkan dari dunia arwah, membuat aku tidak bisa bertemu dengan
keluargaku dan anak-anakku, istriku , bapakku, ibuku , semua adalah fitnah yang
didatangkan dari alam arwah.mungkin orang lumrah mengatakan dunia arwah itu
dunia khayal , tapi aku yakin ternyata dunia
arwah itu ada sehingga aku berani menghadirkan cerita ini.hanya yang tidak
tanggap saja, tidak tahu karena tidak menyadarinya bahwa kita semua di lahirkan
dan di tumbuhkan dari alam arwah.ada rasa kesakitan dari ujung rambut kepala
sampai ujung kaki. Semua di buhulkan sampai jemari saya terputus oleh alam arwah yang merasuki Ibuku, akibatnya sampai sekarang jari kelingking kananku kithing . sehingga
rasanya aku males kembali ke alam normal ,apalagi kok diajak kerja , paling
males, karena kuperjuangkan samplai
gleput nggejebvoh pin dapan paido, aku
tak pernah lagi kebagian peran dan posisi, aku males untuk kembali ke sana,
semua tak dapat diatur , semua mau mengatur, aku tak kebagian peran , aku
terlanjur dibenci , aku terlanjur disakiti, aku terlanjur dendam kesumat. Aku
terkadung tersandung masuk ke jurang-perasaan tidak berguna. Aku tersesat dalam alam arwah, aku tidak bisa
lagi hidup wajar , sekalipun toh aku juga tidak bisa mati ,. Aku gentayangan,
aku tyerlanjur masuk alam Ruh. Karena tetangga duniaku punya kerja , naik pangkat
, memiliki perabot mewah duniawi , membangun rumah dengan keramik , sedang aku
tak punya apa-apa. Melainkan hanya mampu menumpang hidup di alam arwah saja,.
Di alam arwah ini aku merasa aman , karena tidak kenal apa yang namanya membangun , begjo; ciloko
soal nasib , nggak kepikir lagi , apalagi kok berumah tangga , blass nggak
kepikiran , sama sekali tidak ada pikiran, maunya hanya hidup sendiri, atau
melanjutkan mati saja. Yang bisa di lakukan hanya hidup secukupnya, seadanya,
mengharap pemberian orang , hidup sederhana,apa adanya, semeleh , sambil berkeliling-keliling
, cukup jajan murah-murahan atau njanthok saja, mengitari seluruh dunia dengan
kebebasan, kepingin tahu apa yang ingin diketahui dan puas setelah tahu, ada
apa gerangan di alam – dunia lain, tidak peduli.
Waktu aku masih hidup normal dulu ,
aku sering ditipu orang , dijanjikan kerja ,diangkat pegawai, dijanjikan
pangkat , di beri kehormatan , gelar, harga diri, nilai-nilai , status sosial
dan embel-embel keningratan . tapi ujung-ujungnya aku hanya ditipu
mentah-mentah,Muali ditarik uang 20,000, sampai pada ratusan juta , kalau hanya
puluhan juta nggak kitung , nggak
ketanggung , semua lenyap habis. aku hanya disuruh bayar ratusan juta rupiah.,
aku terpaksa bekerja dan bertanggung jawab demi sejumlah uang, yang kalau
dipakai di dunia normal, sungguh jauh
dari cukup . . hanya sekedar cukup untuk berkeliling-keliling di dunia arwah
belaka, kukira denga terikat dalam institusi arwah daramah aku dapat aku bisa leluasa dalam pengembaraan pikir dan
keliling di dunia maya, pumpung tidak usah bayar , tetapi ternyata tidak
cukup.. lalu setelah lepas dari sama saya malah leluasa keliling dunia, menasa,
kemana-mana, apapun hal yang kuinginkan terlaksana ketika aku masuk di dunia
maya .
Saya sempat berkunjung ke Kazakhstan
bertemu dengan Borat. Bertemu dengan
keakraban alam, mengelilingi Pakistan
dan India
tapi aku tidak bertemua siti al mumtaaz yang cantik seperti yang diceritakan
kang dul. Yang serba rumit, saya tersesat tidak ketemu guru roh-spiritual
spesialis alam ghaib, semua sungguh rumit sekali, amalan –amalan bodoh
dilakukan tanpa tujuan.
Yang saya tahu sekarang ini saya
sendiri jadi arwah- gentayangan dan aku ganti nama dengan kunta wahyu susilo tomo, sperti nama seorang seniman yang terkenal gentayangan
karena belum bertemu dngan hakekat hidup, belum ketemu tarikat jalan
menuju kepada Tuhan, Gusti Allah yang
maha kuasa. Toh kalau sabar nati suatu saat akan di ajak memasuki jalan itu.
Benar memang, sekarang walaupun di alam arwah sifat duniawian masih
terbawa-bawa, masih hobi guyonan, hobi mincing, bercanda dengan kawan. Walau
tahu bahwa semua yang saya tekuni orang tidak boleh Gojeg. Dan menurut
keyakinan yang saya anut , ada saja alam arwah hidup bersama-sama dengan
lamanyata, manusia biasa dan dipakai oleh manusia yang hidup di dunia
biasa.yaitu alamnya arwah gentayangan.sebenarnya bukan “arwahnya” yang
gentayangan tyetapi pikiran yang tergoncangh, perasaan yang tidak jelas karena
kekarepan tidak keturutan, pemenuhan hasrat hidup yang terlalu berat, membuat
orang-orang pada gentayangan, begutu belaku alam arwah begitu juga kehidupan.
Dunia nyata pun digonjang dari alam arwah lain dari dunia lain , seperti krisis
global, krisis multi dimensi , juda berlaku di alam dunia, alam arwah
tergoncang alam duniapun terguncang, dunia bawah sadar pun terguncang, harga
sama pun naik harga minyak pun naikturun, itu termasuk alam barsah, alam bursa,
alam pasar yang ditawarkan oleh iblis-ajazil.
Nah itulah sedikit cuplikan
pengalaman saya tentang alama arwah, dalam alam arwah sana pun ada KPK alam
arwah , ada pengadilan ala alam arwah, yaitu pengadilan yang dipimpin oleh
Allah langsung, akan tetapi saya belum sampai ke alam situ, karena saya belum
belajar ilmu hukum mudah –mudahan secepatnya saya sampai disana, sebagaimana saya mimpikan dan
saya dambakan untuk secepatnya sampai kesana./.
Sama
sekali tidak sama , antara ukuran sengasara orang dialam dunia dan sengsara di alam arwah. Sangat jelas terlihat betapa
payahnya, sengsaranya orang dunia yang bergelimang kepentingan , nafsu
kedagingan. Terkadang aku ajak kang dull, untuyk melihat catatan amal jariyah
saya, melalui film DVD , dan VCD, agak transparan sejak kecil, saya sungguh
merasa. Kami berdua memiliki perasaan
yang sama, nasib terhempas, tidak mempunyai pekerjaan, auranya pun sama, sama
sama terjebak di alam arwah. Tapi saya melihat ada aura bagus dalam jiwa kang
dul, tapi saying badannya dibiarkan dibacok oleh san beruk yang jahat. Di
tengah malam , darah bercucurang mengalir di
sekujur badannya. Saya juga melihat dengan jelas ulah kekerasan Geng
Nero, sangat jelas dilihat dari kacamata arwah,. Semuya tembus pandang , sangat
jelas walau tanpa melihat berita di TV maupun Radio.suatu ketika kami
hadir kepada pemimpin alam arwah; kami
berdua katanya memiliki aura bagus , karena memiliki keluguan dan kejujuran
yang sama, denga jiwa sehat dan akal sehat pula , hanya saja kaura kang dul merata di sekujur
badannya kira kira tebalnya lima centimeter, ya
semacam ilmu lembu sekilan. Tetapi pas aura itu tidak melekat pada dirinya ,
dia didatangi san Beruk, demi mempertahankan kejujuran , keramahan , dan
kebaikan aura batin, terpaksa ia mengoprbanjkan badannya , dibantai oleh san
beruk. Tubuhnya hancur tapi nyawanya terselamatkan karena dia di tolong oleh pak Dhenya. Sebenarnya
menurut pengamatan saya auranya lebih mirip seperti kaca yang tebal, seperti es
yang melindungi dirinya, sangat dingin dan keras , hanya dapat ditembus dengan
panas matahari,lebih bening dari kaca dan lebih jernih dari air, sehingga mata
biasa dan anak kecil saja dapat mngenali dengan akarab kang dul itu siapa.
Hanya orang yang berwatak jahat yang tidak mampu mengenali aura kang dull. Semua yang biasa hidup di alam arwah
tahu. Sedangkan auraku seperti es setebal 30 centimeter lebih tebal
lagi sehingga tidak tembus dilihat siapa saja .,penglihatan terhadapku siapapun
samar sebenarnya siapa aku ?, agak pedhut seperti kaca sasaran tembak agak alot
tetapi lentur, ya mirip seperti , semacam fiberglass sehingga tak seorangpun
dapat melihat saya kalau bukan orang
digdaya, sakti mandraguna.diatas kepala saya ada semacam parabola
;lingkaran besar yang dapat menangkap aura sedunia, diwajah saya sebesar
mangkok keramik putih sperti piring , dari belakang terlindungi sperti helm ,
hanya samping kiri kanan telinga terbuka lebar .apa kelihatan oleh anda ? “
tukas si penanya . ya say melihat
samar-samar , tapi saya tidak mengeerti itu maknanya. Tetapi dalam perjalanan
keliling dunia hal-hal semacam itu terasa sangat kecil, enteng dan remeh. Saya
telah menemui berbagai manusia sakti yang lebih dari kang dul dan kamu “tukas
si penanya. Ada
juga orang yang tulus dan jujur melebihi kang dull.
Dikisahkan juga sebelum masuk ke
alam arwah aku ini seorang palay boy yang suka bermain wanita, dan mertuaku
adalah seorang tentara berpangkat kolonel. Saudara-saudaranya
banyak yang sarjana dan kopassus (komando pasukan
orang susah). Semua kelihatan gambling , hanya saya saja yang tersesat ke
dalam alam khayal.
Ada juga orang yang
tulus mau mengambil anak angkat saya mempunyai tanda-tanda kebesaran seperti jenderal, kesaktian dan kedigdayaan yang luar biasa walaupun
begita ia sangat menghormatiku sehingga
anak putrinya boleh aku persunting, sehingga aku merasa sedikitpun tidak
khwatir jika dekat dengan beliau,jendral
yang sangat shaleh dan jujur, mempertahankan kesejatian dan keyakinan dan hanya
makan gaji hasil kerjanya saja , tidak mau sambilan seperti Jendral-Jendral
yang lain yang rangkus dan serakah, pantas
bila pada saat pensiun ia tidak
mempunyai apa-apa, tapi diberi kesehatan
badan dan jiwa , diberi anak yang pinter-pinter.tidak tersiksa seperti
aku waktu masih jadi budaknya Jono yang dulu , yang selalu dimarahi,
selalu di damprat dan di kamplengi
sampai pencoratau kalau tidak begitu
didenda samapai hartaku ludes, sedangkan ia menari-nari diatas penderitaan
orang banyak. . hanya dengan bayaran $40
sebulan. Mungkin dengan keluar dan menghindar dari berbagai kekejaman ,
aku bisa nyambung bercerita da alam
arwah.semua gamblang tergambar jelas di alam arwah , tidak ada yang
ditutup-tutupi, sehingga aku pun bebas bercerita dalam konteks alam arwah, yaitu cerita tentang adanya
mesiah berbentuk batu, besi dan kayu-kayu keramat , keris bertuah, dan kepercayaan pada Nyi roro
kidul dan beberapa kepercayaan nenek moyang yang dipertahankan, yang berkembang
sangat subur , di sekitar kang dul yang sama sekali tidak faham , bahwa dia pun
juga memiliki alam arwah dan penarawangan yang tajam.orang sekitar tidak faham
, tapi saya paham betul, itu karena kini kang dul memasuki alam kewalian,
memasuki alam arwah tertinggi, tempat dimana ditemui arwah-arwah suci, tempat
apai pensucian , tempat penyikasaan pengkhianat dan orang dzalim yang disiksa
dengan duri-duri yang dililitkan di kepala dan badannya samapai berdarah, api
membulat tempat pencucian dosa yang berkarat seperti jelaga, tempat penyiksaan
yang super pedih,, surga neraka ,bala’ dan anugerah.dabn ruang besar seperti
sel dimana arwah-arwah itu ditempatkan sebelum menerima pengadilan atas
kelakuan-kelakuannya sewaktu masih hidup, juga ada ruang kecil tempat
penampungan, ruang tahanan, dan tempat pengadilan. Seperti nyanyian Ida laela.
Dan kalau derajat
orang alam arwah bisa naik terus, nati bisa samapai ke sidratul muntaha tempat
ia melihat surga semua berhenti. Di saat lain kang dull bercerita tentang
gurunya yang maha sakti, yang tembus pandang sampai ke alam arwah yang tinggi
dengan segala kejujuran. Saat memohon agar supaya setiap munajatnya
terpenuhi,bertahajjut dua tahun penuh mulkai jam 2 tengah malam sampai jam 4
pagi , mengadukan tentang kedudukanku didunia sayang selalu tersingkir dan
tidak punya apa-apa, datang dua orang gagah perkasa mau menghentikan munajatku
kepqada tuhan khawatir terjadi apa-apa
denganku, lalu datang kiai mekukuhan yang
semare ing gunung sumbing , syeh subakir dipuncak gunung tidar , mbah
saridin , semua menggurui akau, mereka memerintahkan akau supaya aku bersabar
dengan derita dan cobaan manusia dunia , semua guru gaib seluruh dunia
mendatangiku berdiri berjajar di depanku,
dan saya sama sekali tidak merasa
sungkan dan takut , melainkan merasa nikmat aman dan tenteram , tidak seperti
waktu masih bersama Jono , manusia bengis yang haus uang , darah dan kekuasaan
itu.saya menjadi murud kesayangan mereka
, mereka menjumpai saya dimana saya berada , di Gua-Gua, puncak Gunung , di
kesunyian malam , bahkan ditengah pasar yang ramai.. semua berada diluar jangkauan akal sehat , semua
yang aku lakukan hanya angger saja , berjalan menurut hukum alam Gha’ib. saya
kira lakuku ini sama seperti dilakukan walai-wali, Nabi-Nabi, orang pintar,
sufi, kekasih Allah, para kiai, ulama” khos, dan penguasa-penguasa yanbg adil,
ada yang datang mendekati saya sem,acam kiai panggung, arwah alaustazd-ustzd
yang khusyu’ . para pendeta dari berbagai benua dan bangsa , menemui aku dan
mencuim bersujud terhadapku, laha ini semua membuat aku sungkan dan tidak enak.
Mau nggak mau aku hanya mengucapkan syukur ke hadirat allah yang mengetahui
segala rahasia ini, lalu aku di beri ladduni ,di ajari tentang pengetahuan
berbagai agama , di fakultas Alam semesta , jurusan jalan Lurus siroothol
mustaqiim.
Lebih mengherankan dan
mengejutkanku lagi, waktu tiba –tiba saya disuruh mengisi kuliah pelajaran spiritual,
saya bersembunyi, saya tidak perlu
menyebutkan apa keyakinan saya , karena penganut agama seluruh dunia dan para
athe’is juga datang mendengarkan kuliah
saya, maka saya beri pelajaran saja mereka bagaimana cara berkhikmah, cara
berfilsafat , mulai filsafat timur sampai filsafat barat , filsafat klasik, sampai
filsafat Modern , tidak lupa juga saya selipkan filsafat jawa, juga tasawwuf, semua saya ungkap gambling di
kuliah spontan itu , sehingga setelah itu aku diberi gelar DOKTOR honoris causa dari alam Arwah, karena saya menguasai
semua dengan Gamblang, lengkap dengan garis-garis besar pergolakan semua
pemikiran-pemikir-pimikir alam arwah dan foot noot buku yang saya baca di alam
arwah, semua spontan dan ladduni , hanya dari rohmat Allah. Pantha Rhei saya
pun akhirnya berkuliah betulan di alam
arwah doctor jurusan Ilmu-ilmu Arwah,
dan saya bertemu professor-profesor seluruh dunia, tentang adat dan tradisi
mereka, dan saya minta di ajari yang Universal- Universal saja asalkan njalur, kurang lebih berada di jalur kehidupan nyata dan alam arwah seimbang, jalur kebenaran yang
bisa diterima orang banyak, kebenaran universal, tidak menitik beratkan pada
Satu keyakinan apapun.ya semacam tasawuflah lengkap dengan do’a-doanya semua
diajarkan oleh maha guru,juga ajaran yang saya terima dari guru sejati,
meliputi pengertian semua agama secara bijaksana, lengkap dengan
filsafat-filsafatnya, baik timur maupun barat demua diteliti dengan njlimet,
semua yang ada di buku-buku suci semua agama- di dunia.
Jalan arwah yang saya
lalui , aku lami betul keberadaannya 100% jalan
absolute , jalan allah , jalan menuju Tuhan yang maha esa , kuasa hebat
yang semua di ajarkan kepada saya.ini benar benar pengajaran langsung , kasyaf
tanpa pembatas, sangat berbeda dengan teologi yang saya anut selama ini , ada syari’at, ada
ushuludin, ada dakwah, hukum , adab maupun Tarbiyah. Pengalamanku selama ini
tenggelam dan sia-sia.
Dan pengalam baru ini
sangat bermakna, uniq dan benar-benar berbeda , dengan apa yang diajarkan
orang-orang sehari-hari, sewaktu masih di bangku kuliah dulu, sangat kontras
dan tidak cocok. Misalnya Filsafat etika yang di ajarkan kharis Zubair yang
diajarkan padaku dulu di sebuah perguruan teologi terkenal di jagakarsa , sangat tidak memuaskanku. Aku
tidak terpuaskan dengan berbagai kegagalan lengkap, persis seperti kata-kata
temanku waktu kuliah dahulu, kalau saya benar-benar repot, dan tak akan pernah menemukan konsep jalan kehidupan,
tak akan mendapatkan apa-apa hanya dengan mempertontonkan konsep belaka,
setelah melihat kenyataan para sarjana filsafat seperti aku mati di ujung
tombak pemikirannya sendiri, tenggelam
dalam lumpur otaknya yang meluap, akhirnya maut menjemput, dalam
perjalanan menuju kebijaksanaan. Ya
kenyataan semua temanku mati tatau hidup dalam kegilaan, mencari hakekat
hidup yang tak pernah purna, ada yang sampai menerjunkan diri dari atas tebing
yang curam , ada yang rela menenggak racun, minum obat serangga, ada yang
frustrasi karena hidupnya tidak bahagia, ada yang jadi tentara lantas menembak
kepalanya sendiri karena tidak tega menembak musuh. Ada yang jadi pengembara seperti aku ini,
yang tak pernah selesai mencari jati diri, yang akhirnya terjebak di alam
“arwah”. Banyak jalan menuju roma , tapi tak pernah ada yang tahu pasti ,
melalui pintu mana orang masuk kea lam arwah , aku sendiri tak tahu mula-mula
aku masuk ked sini. Ada pula temanku yang bernama Gatot yang berkutat dengan
ontology , da Hormuz yang terjebak dalam faham eksistensialisme , , si Rusdi
yang sangat tis dengan faham
religiusnya, ada yang lebih hebat lagi , Si Afnan Malay yang pakar bermain ideologo-politik bahasa
dan Hukum, semua dia kuasai hingga ia dekenal sebagai delegasi
alam Ghaib, sebagian temanku dapat kuceritakan sekenanya , karena samapai
sekarang auranya masih menempel ditubuh saya , walau barangkali ia sudah tidak
mengenaliku, karena auraku makin hari makin tebal sehingga ibu , anak,
istrikupun makin tak mengenaliku ,
apalagi kok teman, karena mereka belum mengenal auranya sendiri dan inilah
sedikit pembahasan saya tentang aura.
Waktu saya
keliling-keliling dunia , aku mampir di damaskus, yerissalem , Israel, Qatar
, yordania , Beirut,
mesir , dan Palestiana. Tapi alu belum sempat ke mekah atau
medinah karena sanguku Habis. Saya juga melihat
tempat tempat suci ,seperti masjidil Aqsa sabilil muttakiin, saya melihat
Gereja Roma Italia, saya juga melihat sinar putih dan bening di atas menara
Pisa, memancar dari langit tegak lurus dengan bumiku berpijak dan
menyilaukan.yang tingginya jauh tak terukur oleh jangkauan pandanganh mata
biasa.
Selain
itu juga , saya melihat ada seberkas cahay seperti baterai yang panjang,
memancar dengan indahnya , menembus sampai ke tanah Jawa tempat aku dilahirkan,
lha wong saya ini orang jawa kok. Di tanah jawa ini ada beberapa tempat yang
bisa tembus bila dilihat dari langit sidratul muntaha, ada sebahagian di jawa
barat, di jawa tengah , ada juga di jawa timur.
Saya teringat waktu dahulu , waktu aku masih menghuni alam normal,
sempat mempelajari Tasawuf dari zaman ke zaman, waktu aku mengajarkan ajaran
Islam , aku sempat menderita panas dingin , sebentas panas , sebentar dingin
sehingga badanku cepat lelah dan lunglai, aku lelah bukan karena menjalankan
wirid , tetapi karena di larang oleh seorang sesepuh preman untuyk tidak
mengajarkan tariqoh dengan istighosah , kjatanya itu mistik , klenik , rood,
tertolak dan tidak sah menurut alam pikirannya, kemudian saya meninggalkan
tempat itu karena saya suka melakukan riadhoh dan istighosah, saya merasa
seperti di tampar , di doktrin materialistis dan sahwat kedagingan, hal yang
tidak cocog dengan alam kemanusiaan saya. Kemudian setelah aku meninggalkan
padepokan itu , saya berjalan-jalan di lereng-lereng gunung , hutan-hutan ,
pematang sawah dan mendatangi kerumunan orang desa untuk aku ajak bger
mujahadah, saya merasa lebih hidup, kemudian sat itu juga aku meninggal, tapi
merasa seakan masih hidup. Atau aku inimati suru , mati dalam hidup , atau
hidup di alam orang mati., bergentayangan , di cancang di kuburan ,
tempat-tempat angker, berjalan tanpa arah , tanpa henti , sekan tidak bisa berhenti,
sampai tubuhku kehabisan cairan darah. Saya kesana kemari ,tapi ketemu bekas m
muridpun mereka sudah tidak mengenali diri saya , ramburku gondrong , gembel ,
bajuku compang camping , dan jalanku sudah terseok-seok . orang hidup sudah tak
ada lagi mengenaliku, aku sendiripun
sudah tak mau menegenali diriku sendiri , bahkan sanak famili ,
keluargakupun nggak mau mengenal aku , aku berubah Total . akhirnya aku masuk
ke dalam dunia orang mati. Tidak ada yang membekas dari perjuangan hidupku ,
tidak ada yang tersisa semua
wassaaalaaam meninggalkanku , tak ada yang tersisa. Ajaran agama yang diajarkan
guru-guruku dulu tdak sesuai semua, dan pengajaranku kepada murid-muridku pun
jadi kabur , pengertiannya terbang hilang melayang tanpa bekas ; mereka berani
dengan orang tua , mereka rakus terhadap
harta, mereka tidak hormat kepada guru, mereka juga tidak jenak dirumah , dan selalu suka
mendatangi even-even dangdut dan
minum-minuman keras,kebut-kebutan di jalanan, mereka sama sekali tidak malu
melakukan kemaksiatan, mereka meninggalkan sholat , tidak mau bepuasa pada
bulan romadlon dan bangga melakukan maksiat dan dosa, tidak mau hidup tertib
dan taat seperti saya walaupun aku masuk ke alam ruh, lantas gemar beribadah ke
masjid, untuk Sholat berjamaah , pengajian-pengajia gak-gak gak habib syekh ,
menuntut ilmu agama, berjanjen dibaan. Kata mereka murid-murid saya itu
kuno, susah untuk ikut kea lam arwah
terlalu menyakitkan berpuasa, tidak ada kebebasan dan kesenangan, kurang gaul ,
tidak keren, tidak ada sedikitpun kepuasan kesenangan , menyulitkan kuno dan
kolot , kata murid-murid.
Aku malu kepada masyarakat , atas ajaran saya yang tidak merasuk pada
ajaranku itu, dan tidak mau menganggung dosa mereka , aku diprotes dan ditipu
habis-habisan oleh alam khayal. Hasil ajaran agama itu saya dipertanyakan,
sehingga aku membulatkan tekad untuk masuk ke alam arwah. Lam habis habisan
setelah semua kenyatan hilang , alam fa’al.Alam yang serba aneh , alam yang
tidak mengenal batas , tidak mengenal waktu , tidak mengenal berakhir, kalaupun
khilaf dari sisi kemanusiaan, itu bisa dibenarkan di alam arwah, karena
disana dibimbing oleh ruh suci yang
serba memaafkan.. saya pun bertemu kawan-kawan saya di dalam alam arwah, di
ruang pengadilan arwah, semua
kawan-kawan pengacara memberi salam kepada saya, bergegas merangkul
saya, ada mubassirin , ada hartono ,ada edi purwanto , ada sudir santosao, juga
ada Ahmad yasin Mantan dari DPR yang
sudah masuk lebih dulu di alam arwah . yang terakhir menedekati saya dan
bertanya soal sembahyang, dengan pertanyaan jawa yang khas “ Dik, koe wis sembahyang ? kata Yasin serta merta
mengingatkan saya , sekalipun sudah masuk di alam arwah kita tetep musti rajin
sembahyang . Yasin selalu mengingatkan saya setiap ketemu ,
sekalipun sudah masuk di alam arwah, dia
tetep musti rajin sembahyang . lalu kemudian melihat aku masuk neraka kenapa ,
apa karena kau sering meninggalkan sembahyang , tidak mau bekerja , tidak
bertanggung jawab ? ternyata tidak , atau aku di adili karena memusuhi ibuku, istriku , saudaraku,
anakku dan semua tetanggaku. Yang jelas kawan-kawan dekatku pada tahu bahwa ku
di jemput malaikat izra’il untuk mempertanggung jawabkan dosaku kepada Tuhan,
aku di naikkan ambulan putih karena kena penyakit migraine dan strook akut,
jasadku dibawa ke rumah sakit, sementara
arwahku dibawa ke kantor malaikat
berseragam coklat-coklat lengkap dengan seragam dan tanda pangkat dan nama
–nama mirip seperti nama manusia.malaikat berseragam coklat agak kehitaman itu namanya Izra’il,
sebelum ditanyai dengan baik-baik terlebih dulu mereka menggertak , setelah
kujawab , malahan mereka memukuliku beramai-ramai hingga tulang belulangku
remuk, wajahku kehilangan bentuk, sedangkan aku tak boleh mengundang pengacara
sep[erti waktu di dunia normal., aku kehilangan banyak darah, malaikat-malaikat
itupun mengangkat dan menyeret aku untuk
di masukkan ke lokap , semacam kamar
kecil sempit beratap seng, tanpa peri kemanusiaan , disana tidak dikasih
makan dan minum sampai berhari-hari , barangkali lebih dari seminggu. Di alam
malaikat semua transparan , tetapi masih ada juga malaikat yang jahat.
Perbuatan baikku semua tidak di hargai,
ditutup-tutupi , seakan aku tak pernah berbuat baik.sedangkan perbuatan yang
seakan-akan jahat di beberkan dimana-mana, dan semua orang memfonis aku yang
keliru lantas di jerumuskan ke pengadilan yang dzalim , sebelum sempat aku
membela diri, mereka memutuskan keputusan saya harus di masukkan ke naraka
jalanan, yah tak pernah deberi kesempatan untuk mendapatkan pembelaan akademis
maupun etis . aku di keluarkan begitu saja.kelirunya pemahaman manusia normal mereka
merasa paling benar, suka membuat-buat, menambah nambah berita tentang
kesalahan seseorang, terutama kepada
penganut “alam arwah”. Pendapat manusia
normal selalu minta di benarkan, selalu mengaku yang paling benar,
sedangkan pendapat alam arwah hampir selalu di maafkan bila ada kesalahan, atau
bahkan di salahkan sehingga aku hampir tak pernah benar.
Padahal bagiku , sekalipun malaikatpun bisa juga salah menurut pendapat
alam arwah, karena pada adasarnya pandangan pemahaman manusia dan malaikat agak
berbeda.
Itulah kenapa dikemudian hari saya berani dimasukkan ke dalam api neraka, seperti halnya memasuki
panasnya lumpur otakku sendiri yang tak henti-hentinya berfikir, menciptakan
asa sendiri, menciptakan harapan sendiri, masuk neraka yang aku nyalakan
sendiri. Sedangkan api neraka itu seperti api penyucian atau seperti api
pembersihan dari thoghut, menurut saya pun sebenarnya saya ini pun harus
dihukum, walaupun dilain pihak seharusnya aku juga mendapat penghargaan dan
segera dibebaskan dari api neraka, trapi aku tetap berdo’a semoga aku segra dipindah dari jurang api neraka ke
tempat yang lebihsejuk berkumpul dengan orang-orang yang aku sukai seperti abu
nawas.selanjutnya guru arwahku menasehati aku :
Begini
lho dik sekarang tidak ada lagi orang yang tidak gosong dimakan api seperti
Ibrahim, karena ia telah diangkat Tuhan langsung, tetapi aku sudah di angkat
oleh Tuhan, aku sudah di entaskan dari jurang kehinaan ke dalam jurang
kemuliaan.otomatis setelah keluar dari api itu aku bertambah bersih seperti
emas yang dibakar lalu dibersihkan jelaganya. Api itu aneh, panasnya tidak
membakar diriku , tapi mentahirkan aku, api ini bukanseperti umumnya api di
dunia, atau lautan apai yang lain, karena juga banyak yang nyemplung ke situ
karena berbagai alas an yang belum final. Setiap aku di cemplungkan dalam api
itu aku tidak terbakar ataupun hangus, tetapi malah dingin seperti masuk sumur,
apinya berkobar-kobar merayapi tubuhku tapi aku tak merasakan apa-apa.
Lantas aku dientaskan karena mereka takut kesaktianku melebihi para
malaikat, tak mempan dibakar api itu,
dalam pepatah jawa “lir kadya diobong tan kobongo, dipepe ora garing , dicelup ora teles.”
Seperti itulah aku di lam Arwah. Kesaktianku sudah di kenal banyak orang
semenjak aku masuk ke dalam alam arwah. Tak ada lagi hawa nafsu merasuki
diriku.tapi aku jadi tidak betah dirumah , aku jadi nomadden berganti-ganti
alamat.selanjutnya aku dipindahkan ke dalam
Hall yang sangat luas dengan jalan yang lurus dan halus tapi seakan akan
kakiku tidak tememplek lemah(tanah),
ruangan itu mirip sekali dengan asrama militer, mirip sekali dengan gedung
pengungsian.gedungnya luas memanjang loos tanpa kamar hanya ditutupi pembatas
terpal biru seperti sak, semua orang campur aduk disitu, dalam htiku beku
,dingin rasanya ingin untuk pulang dan kembali normal.tapi warisanku sudah
habis di jual ibuku dan saudaraku, semua uangku raib di tipu,dibawa kabur , aku
dikibuli orang-orang sampai semuanya ludes tinggal baju dan celana, rumahku
satu-satunya warisan orang tuaku tenggelam oleh lumpur, tah longsor , gempa
bumi dan sunami , gubug bambuku diterpa angin putting beliung dan di rusak
gempa dan tanah longsor. Aku ingat aku dicampur aduk antara orang dengan
barang, campur aduk dengan pengungsi dari bosnia Herzegovina , dari palestina
–isra’el, dan dari berbagai suku bangsa,bangsa manapun berkumpul disitu
berdesak desakan minta pembagian makanan dan obat-obatan supaya bisa kembali
normal.tapi aku tidak bisa aku terjerat,
Akupun terjebak di alam arwah-arwah.di situ juga ada semacam sekolah
yang dibangun.ada juga kursus-kursus berbagai bahasa kuno, bahasa asing yang
tak aku kenal.jadi kalau aku pergi hanya dalam jam-jam tertentu yang ditetapkan
sekolah itu , karena aku juga dijadikan staff pengajar di sekolahan arwah itu,
di sekolahan arwah orang tidak boleh menuntut bayaran, harus iklas , demi aewah , demi pengabdian, demi ummat, kata
pemimpin alam arwah , mengajarnya mirip seperti budak , diberi jam sedikit dan
harus mengajar sepanjang tahun penuh, sebualan penuh , seminggu penuh , seharian
penuh , sehingga tak ada aktivitas lain yang bisa di kerjakan, jadi tidak bisa berfikir untuk ke mana-mana, apa lagi
kok merantau cari duit banyak, atau membangun rumah, mengurusi anak iastri dan
rumah tangga, melainkan bejibaku untuk para pemimpin , Pembina pemimpin dan
pemilik saham gabungan PT Arwah . sekolahan itu dipimpin oleh arwah seorang
kiai yang bringas, keras dan jahat.disitu ditetapkan disiplin yang ketat ,
salah sedikit saja ditempeleng sampai remuk, ada yang ditinju sampai nyonyot , dipukul sampai mati
, diperkosa oleh gurunya.dan peraturannya berubah setiap detik Guru tidak boleh
melawan murid tapi murid boleh membantai
Gurunya semua konsep terbalik dari pendidikan dunia , bayarannya berkali-kali
langsung masuk ke akntong Pembina sekolahnya , dan tidak masuk ke administrasi sekolah , tidak ada
admistrasi-administrasian, semua di buat serba kabur dan tidak jelas
sehingga para gurunya kadang-kadang bisa
rekreasi ke dunia alam normal , mereka kumpulan dengan cara protokoler alam normal dengan bahasa
alam normal, mereka n juga kondangan melompat jalur. Kalau pagi-pagi sekali di
beri pelajaran oleh raga, anak sekolah dan gurunya disuruh ramai-ramai berolah
raga, lalu masuk sekolah dengan keringat
bercucuran untuk menerima pelajaran bahasa Inggris Perancis , jerman , belanda
dan Bahasa Arwah yang sulit difahami itu, katanya didoktrin dengan mempelajari
bahasa arwah itu orang bisa masuk sorga , sehingga ada lafadz-lafal bahasa
arwah yang di ulang-ulang ribuan kali agar orang bisa naik ke sorga , dihapus
dosanya diringankan penderitaannya , mendapatkan istri cantik, mendapat rumah
bagus dan kendaraan yang dinamakan buroq.setiap orang disana diwajibkan sekolah, ada program makanan
bergizi, atau diwajibkan mengajar,mandinya
beramai-ramai, semacam kamar mandi besar, disediakan kamar mandi super besar
dan luas dan air yang jernih , walaupun pada saat kemarau air mahal dan semua
orang jarang mandi dan mencuci. Ketika enak-enaknya tidur kami selalu di bangunkan pagi-pagi benar , ya
kira-kira jam 3-4 disuruh segera mandi atau ambil wudlu’ lalu sembahyang
beramai-ramai menurut ajarannya masing masing dan membaca kitabnya masing
masing, siang harinnya digiring ke kali juga untuk mandi beramai-ramai, kalinya
juga airnya jernih, ya kami di mandikan mirip seperti sapi.
Setelah mandi dan masih basah karena ndak pakai handuk , kami baru boleh makan , kami diberi rangsum dengan piting dari seng dan cangkir dengan lauk satu tempe goring dan sup
kol, dsan mengambil sambal yang sangat poedas dan nasi secukupnya, sendoknya
juga dari stainless, setelah makan kami digiring ke kelas masing masing menurut
jurusannya, yang jurusan matematika
harus masuki jurusannya , yang jurusan ipa juga harus memasuki
jurusannya , demikianpun jurusan pendalaman ilmu Arwah juga ada jurusannya,
ada ujuga olah raga yang dilakukan oleh semua jurusan , olah raganya di ajari
cara berperang , bela diri panca sakti, karate , inkai, silat, belajar memanah,
melempar batu, cakram, lembing, melempar granat , Bom, dan juga ada pelajaran
merakit Bom, pelajaran pungdahmah(pengepungan dan penggeledahan rumah),
pelajaran seni menyamar, memanjat, merangkak diatas satu tali, climbing ,
mountainaring, guling , terbang layang. Otak kami harus cerdas , gerakan orang
arwah harus gesit, mengusasai semua medan, cepat mencerna semua pelajaran,
matematika kami harus sepuluh , biologi-
fisika harus sempurna, menguasai 10 paling tidak bahasa dunia normal, juga
ditambah bahasa arwah dan bahasa
alkitab.ada bahasa prancis, swedia , latin, yunani, inggris , belanda , bahasa
bahasa Venesia, Asia:;,Hongkong, Tiongkok, Jepang, Suvyet, Korea dan seabreg
bahasa verbal maupun bahasa Tekhnik. Cuma
sayangnya hasil pengetahuan dari alam arwah musti da dapat dari model
pendidikan alam arwah, dan untuk memperjuangkan ide-ide kaum Arwah. Semua
pelajaran tidak perlu buku atau pulpen, semua pelajaran harus langsung kea lam pikiran dan perbuatan , ya..
tidak boleh dicatat atau diberitahukan kepada dunia luar, yaitu dunia orang
normal entar dikira Gila.bagi mereka
hal itu metode yang paling benar,
tidak bisa di katakan tidak benar ada beberapa nama teman saya penganut
alam arwah yang Sangat Setia: Surozuddin
Sirizar, Abdul malik bin sofa musthofa
,Abdul kadir al-munsyi,Muntha’ib, Nur Ohmad bin barak, Abdul halim
siddiq, Ali dzulqurnain dan banyak lagi nama temanku yang terkesan di ingatan,
mereka memiliki nomer telepon yang berbeda-beda, tidak boleh protes , tidak
boleh bertanya , harus membenarkan, boleh bertanya tapi musti dijawab sendiri,
kalau belum faham disuruh baca sendiri dan mengarang sendiri, di perpustakaan
baitul maqdis yang bukunya tidak di pinjamkan , hanya boleh dibaca disitu dan
tidak boleh dibawa keluar ke alam normal . Memang berat pelajaran di alam
arwah .
Di alam arwah yang
lain pun ada fenomena dunia lain,dimana orang tidak perlu repot sembahyang , sembahyang pun bisa
dilakukan dimana-mana , termasuk di supermarket, sembahyang itu dianggapnya
sama dengan kenduri, kondangan ,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar