Kamis, 04 Oktober 2012

nOVEL tANPA TITIK

LIR RESPATI BUMIDAYA
 
, Di jebak  Kesalehan MIstik

(Bingung  membedakan yang benar mana yang salah, aku menanti kebenaran tapi juga nggak kuat dipersalahkan).


Bang Dull sudah tahu segala yang ku alami, dan segala yang terjadi, apalagi yang terjadi  di Karang Ketanggi, karena dia pandai membabar cerita, sesuai dengan fakta  tentang kesalehan .Hidup ditanah perjanjian, aku malah tidak kuat lagi , aku tidak bisa mengerjakan apa-apa selain mengeluh dan berkeluh kesah, memutar kepala bagaimana agar dapat hidup enak, tanpa keras keringat, hidup kecukupan bersama keluarga besar pesulap , bakul jamu dan jim ifrit bernama Tumhijaen,yang pandai bersulap dan pandai menipu dengan sejuta fitnah gombal mukio.. kalau perlu jagad ini akan di emperinya dengan akalnya saja, akan dikuasainya dengan akal busuknya, enggak mau ragat, tapi mendapat , bisanya hanya menggerogoti kekayaan orang lain, memutar balikkan fakta ,, tidak percaya pada kebaikan , akal licik , ndakik, sehingga karena sekian besarnya fitnah  dan tenung,Teluh, kolong nada, sebeh, guna-guna dan santhet, tumbal  dikirimkan dari dunia arwah, membuat aku tidak bisa bertemu dengan keluargaku dan anak-anakku, istriku , bapakku, ibuku , semua adalah fitnah yang didatangkan dari alam arwah.mungkin orang lumrah mengatakan dunia arwah itu dunia khayal , tapi aku yakin ternyata dunia arwah itu ada sehingga aku berani menghadirkan cerita ini.hanya yang tidak tanggap saja, tidak tahu karena tidak menyadarinya bahwa kita semua di lahirkan dan di tumbuhkan dari alam arwah.ada rasa kesakitan dari ujung rambut kepala sampai ujung kaki. Semua di buhulkan sampai jemari aku terputus oleh alam arwah yang merasuki Ibuku, akibatnya sampai sekarang  jari kelingking kananku kithing . sehingga rasanya aku males kembali ke alam normal ,apalagi kok diajak kerja , paling males, karena  kuperjuangkan samplai gleput nggejebvoh pin  dapan paido, aku tak pernah lagi kebagian peran dan posisi, aku males untuk kembali ke sana, semua tak dapat diatur , semua mau mengatur, aku tak kebagian peran , aku terlanjur dibenci , aku terlanjur disakiti, aku terlanjur dendam kesumat. Aku terkadung tersandung masuk ke jurang-perasaan tidak berguna.  Aku tersesat dalam alam arwah, aku tidak bisa lagi hidup wajar , sekalipun toh aku juga tidak bisa mati ,. Aku gentayangan, aku tyerlanjur masuk alam Ruh. Karena tetangga duniaku punya kerja , naik pangkat , memiliki perabot mewah duniawi , membangun rumah dengan keramik , sedang aku tak punya apa-apa. Melainkan hanya mampu menumpang hidup di alam arwah saja,. Di alam arwah ini aku merasa aman , karena tidak kenal  apa yang namanya membangun , begjo; ciloko soal nasib , nggak kepikir lagi , apalagi kok berumah tangga , blass nggak kepikiran , sama sekali tidak ada pikiran, maunya hanya hidup sendiri, atau melanjutkan mati saja. Yang bisa di lakukan hanya hidup secukupnya, seadanya, mengharap pemberian orang , hidup sederhana,apa adanya, semeleh , sambil berkeliling-keliling , cukup jajan murah-murahan atau njanthok saja, mengitari seluruh dunia dengan kebebasan, kepingin tahu apa yang ingin diketahui dan puas setelah tahu, ada apa gerangan di alam – dunia lain, tidak peduli.
Waktu aku masih hidup normal dulu , aku sering ditipu orang , dijanjikan kerja ,diangkat pegawai, dijanjikan pangkat , di beri kehormatan , gelar, harga diri, nilai-nilai , status sosial dan embel-embel keningratan . tapi ujung-ujungnya aku hanya ditipu mentah-mentah,Mulai ditarik uang 20,000, sampai pada ratusan juta , kalau hanya puluhan juta nggak  kitung , nggak ketanggung , semua lenyap habis. aku hanya disuruh bayar ratusan juta rupiah., aku terpaksa bekerja dan bertanggung jawab demi sejumlah uang, yang kalau dipakai di dunia normal,  sungguh jauh dari cukup . . hanya sekedar cukup untuk berkeliling-keliling di dunia arwah belaka, kukira denga terikat dalam institusi arwah daramah aku dapat aku bisa leluasa dalam pengembaraan pikir dan keliling di dunia maya, pumpung tidak usah bayar , tetapi ternyata tidak cukup.. lalu setelah lepas dari sama aku malah leluasa keliling dunia, menasa, kemana-mana, apapun hal yang kuinginkan terlaksana ketika aku masuk di dunia maya .
Aku sempat berkunjung ke Kazakhstan bertemu dengan Borat. Bertemu dengan keakraban alam, mengelilingi Pakistan dan India tapi aku tidak bertemua siti al mumtaaz yang cantik seperti yang diceritakan kang dul. Yang serba rumit, aku tersesat tidak ketemu guru roh-spiritual spesialis alam ghaib, semua sungguh rumit sekali, amalan –amalan bodoh dilakukan tanpa tujuan.
Yang aku tahu sekarang ini aku sendiri jadi arwah- gentayangan dan aku ganti nama dengan kunta wahyu susilo tomo, sperti nama  seorang seniman yang terkenal gentayangan karena belum bertemu dngan hakekat hidup, belum ketemu tarikat jalan menuju  kepada Tuhan, Gusti Allah yang maha kuasa. Toh kalau sabar nati suatu saat akan di ajak memasuki jalan itu. Benar memang, sekarang walaupun di alam arwah sifat duniawian masih terbawa-bawa, masih hobi guyonan, hobi mincing, bercanda dengan kawan. Walau tahu bahwa semua yang aku tekuni orang tidak boleh Gojeg. Dan menurut keyakinan yang aku anut , ada saja alam arwah hidup bersama-sama dengan lamanyata, manusia biasa dan dipakai oleh manusia yang hidup di dunia biasa.yaitu alamnya arwah gentayangan.sebenarnya bukan “arwahnya” yang gentayangan tyetapi pikiran yang tergoncangh, perasaan yang tidak jelas karena kekarepan tidak keturutan, pemenuhan hasrat hidup yang terlalu berat, membuat orang-orang pada gentayangan, begutu belaku alam arwah begitu juga kehidupan. Dunia nyata pun digonjang dari alam arwah lain dari dunia lain , seperti krisis global, krisis multi dimensi , juda berlaku di alam dunia, alam arwah tergoncang alam duniapun terguncang, dunia bawah sadar pun terguncang, harga sama pun naik harga minyak pun naikturun, itu termasuk alam barsah, alam bursa, alam pasar yang ditawarkan oleh iblis-ajazil.
Nah itulah sedikit cuplikan pengalaman aku tentang alama arwah, dalam alam arwah sana pun ada KPK alam arwah , ada pengadilan ala alam arwah, yaitu pengadilan yang dipimpin oleh Allah langsung, akan tetapi aku belum sampai ke alam situ, karena aku belum belajar ilmu hukum mudah –mudahan secepatnya aku  sampai disana, sebagaimana aku mimpikan dan aku dambakan untuk secepatnya sampai kesana./.
Sama sekali tidak sama , antara ukuran sengasara orang dialam dunia dan  sengsara di alam arwah. Sangat jelas terlihat betapa payahnya, sengsaranya orang dunia yang bergelimang kepentingan , nafsu kedagingan. Terkadang aku ajak kang dull, untuyk melihat catatan amal jariyah aku, melalui film DVD , dan VCD, agak transparan sejak kecil, aku sungguh merasa. Kami  berdua memiliki perasaan yang sama, nasib terhempas, tidak mempunyai pekerjaan, auranya pun sama, sama sama terjebak di alam arwah. Tapi aku melihat ada aura bagus dalam jiwa kang dul, tapi saying badannya dibiarkan dibacok oleh san beruk yang jahat. Di tengah malam , darah bercucurang mengalir di  sekujur badannya. Aku juga melihat dengan jelas ulah kekerasan Geng Nero, sangat jelas dilihat dari kacamata arwah,. Semuya tembus pandang , sangat jelas walau tanpa melihat berita di TV maupun Radio.suatu ketika kami hadir  kepada pemimpin alam arwah; kami berdua katanya memiliki aura bagus , karena memiliki keluguan dan kejujuran yang sama, denga jiwa sehat dan akal sehat pula , hanya  saja kaura kang dul merata di sekujur badannya kira kira tebalnya  lima centimeter, ya semacam ilmu lembu sekilan. Tetapi pas aura itu tidak melekat pada dirinya , dia didatangi san Beruk, demi mempertahankan kejujuran , keramahan , dan kebaikan aura batin, terpaksa ia mengoprbanjkan badannya , dibantai oleh san beruk. Tubuhnya hancur tapi nyawanya terselamatkan karena  dia di tolong oleh pak Dhenya. Sebenarnya menurut pengamatan aku auranya lebih mirip seperti kaca yang tebal, seperti es yang melindungi dirinya, sangat dingin dan keras , hanya dapat ditembus dengan panas matahari,lebih bening dari kaca dan lebih jernih dari air, sehingga mata biasa dan anak kecil saja dapat mngenali dengan akarab kang dul itu siapa. Hanya orang yang berwatak jahat yang tidak mampu mengenali aura kang dull. Semua yang biasa hidup di alam arwah tahu. Sedangkan auraku seperti es setebal 30 centimeter lebih tebal lagi sehingga tidak tembus dilihat siapa saja .,penglihatan terhadapku siapapun samar sebenarnya siapa aku ?, agak pedhut seperti kaca sasaran tembak agak alot tetapi lentur, ya mirip seperti , semacam fiberglass sehingga tak seorangpun dapat melihat aku kalau bukan orang digdaya, sakti mandraguna.diatas kepala aku ada semacam parabola ;lingkaran besar yang dapat menangkap aura sedunia, diwajah aku sebesar mangkok keramik putih sperti piring , dari belakang terlindungi sperti helm , hanya samping kiri kanan telinga terbuka lebar .apa kelihatan oleh anda ? “ tukas  si penanya . ya say melihat samar-samar , tapi aku tidak mengeerti itu maknanya. Tetapi dalam perjalanan keliling dunia hal-hal semacam itu terasa sangat kecil, enteng dan remeh. Aku telah menemui berbagai manusia sakti yang lebih dari kang dul dan kamu “tukas si penanya. Ada juga orang yang tulus dan jujur melebihi kang dull.
Dikisahkan juga sebelum masuk ke alam arwah aku ini seorang palay boy yang suka bermain wanita, dan mertuaku adalah seorang tentara berpangkat kolonel. Saudara-saudaranya banyak yang sarjana dan kopassus (komando pasukan orang susah). Semua kelihatan gambling , hanya aku saja yang tersesat ke dalam alam khayal.
Ada juga orang yang tulus mau mengambil anak angkat aku mempunyai tanda-tanda kebesaran seperti jenderal, kesaktian dan kedigdayaan yang luar biasa walaupun begita ia sangat menghormatiku sehingga  anak putrinya boleh aku persunting, sehingga aku merasa sedikitpun tidak khwatir jika dekat dengan beliau,jendral yang sangat shaleh dan jujur, mempertahankan kesejatian dan keyakinan dan hanya makan gaji hasil kerjanya saja , tidak mau sambilan seperti Jendral-Jendral yang lain yang rangkus dan serakah, pantas  bila pada saat pensiun  ia tidak mempunyai apa-apa, tapi diberi kesehatan  badan dan jiwa , diberi anak yang pinter-pinter.tidak tersiksa seperti aku waktu masih jadi budaknya Jono yang dulu , yang selalu dimarahi, selalu di damprat dan di kamplengi sampai pencoratau kalau tidak begitu didenda samapai hartaku ludes, sedangkan ia menari-nari diatas penderitaan orang banyak. . hanya dengan bayaran $40   sebulan. Mungkin dengan keluar dan menghindar dari berbagai kekejaman , aku bisa nyambung bercerita  da alam arwah.semua gamblang tergambar jelas di alam arwah , tidak ada yang ditutup-tutupi, sehingga aku pun bebas bercerita dalam konteks alam arwah, yaitu cerita tentang adanya mesiah berbentuk batu, besi dan kayu-kayu keramat , keris bertuah, dan kepercayaan pada Nyi roro kidul dan beberapa kepercayaan nenek moyang yang dipertahankan, yang berkembang sangat subur , di sekitar kang dul yang sama sekali tidak faham , bahwa dia pun juga memiliki alam arwah dan penarawangan yang tajam.orang sekitar tidak faham , tapi aku paham betul, itu karena kini kang dul memasuki alam kewalian, memasuki alam arwah tertinggi, tempat dimana ditemui arwah-arwah suci, tempat apai pensucian , tempat penyikasaan pengkhianat dan orang dzalim yang disiksa dengan duri-duri yang dililitkan di kepala dan badannya samapai berdarah, api membulat tempat pencucian dosa yang berkarat seperti jelaga, tempat penyiksaan yang super pedih,, surga neraka ,bala’ dan anugerah.dabn ruang besar seperti sel dimana arwah-arwah itu ditempatkan sebelum menerima pengadilan atas kelakuan-kelakuannya sewaktu masih hidup, juga ada ruang kecil tempat penampungan, ruang tahanan, dan tempat pengadilan. Seperti nyanyian Ida laela.
Dan kalau derajat orang alam arwah bisa naik terus, nati bisa samapai ke sidratul muntaha tempat ia melihat surga semua berhenti. Di saat lain kang dull bercerita tentang gurunya yang maha sakti, yang tembus pandang sampai ke alam arwah yang tinggi dengan segala kejujuran. Saat memohon agar supaya setiap munajatnya terpenuhi,bertahajjut dua tahun penuh mulkai jam 2 tengah malam sampai jam 4 pagi , mengadukan tentang kedudukanku didunia akung selalu tersingkir dan tidak punya apa-apa, datang dua orang gagah perkasa mau menghentikan munajatku kepqada tuhan  khawatir terjadi apa-apa denganku, lalu datang kiai mekukuhan yang  semare ing gunung sumbing , syeh subakir dipuncak gunung tidar , mbah saridin , semua menggurui akau, mereka memerintahkan akau supaya aku bersabar dengan derita dan cobaan manusia dunia , semua guru gaib seluruh dunia mendatangiku  berdiri berjajar di depanku, dan aku  sama sekali tidak merasa sungkan dan takut , melainkan merasa nikmat aman dan tenteram , tidak seperti waktu masih bersama Jono , manusia bengis yang haus uang , darah dan kekuasaan itu.aku menjadi murud  keakungan mereka , mereka menjumpai aku dimana aku berada , di Gua-Gua, puncak Gunung , di kesunyian malam , bahkan ditengah pasar yang ramai.. semua  berada diluar jangkauan akal sehat , semua yang aku lakukan hanya angger saja , berjalan menurut hukum alam Gha’ib. aku kira lakuku ini sama seperti dilakukan walai-wali, Nabi-Nabi, orang pintar, sufi, kekasih Allah, para kiai, ulama” khos, dan penguasa-penguasa yanbg adil, ada yang datang mendekati aku sem,acam kiai panggung, arwah alaustazd-ustzd yang khusyu’ . para pendeta dari berbagai benua dan bangsa , menemui aku dan mencuim bersujud terhadapku, laha ini semua membuat aku sungkan dan tidak enak. Mau nggak mau aku hanya mengucapkan syukur ke hadirat allah yang mengetahui segala rahasia ini, lalu aku di beri ladduni ,di ajari tentang pengetahuan berbagai agama , di fakultas Alam semesta , jurusan jalan Lurus siroothol mustaqiim.
Lebih mengherankan dan mengejutkanku lagi, waktu tiba –tiba aku disuruh mengisi kuliah pelajaran spiritual, aku bersembunyi, aku tidak perlu menyebutkan apa keyakinan aku , karena penganut agama seluruh dunia dan para athe’is juga  datang mendengarkan kuliah aku, maka aku beri pelajaran saja mereka bagaimana cara berkhikmah, cara berfilsafat , mulai filsafat timur sampai filsafat barat , filsafat klasik, sampai filsafat Modern , tidak lupa juga aku selipkan filsafat jawa, juga  tasawwuf, semua aku ungkap gambling di kuliah spontan itu , sehingga setelah itu aku diberi gelar DOKTOR honoris  causa dari alam Arwah, karena aku menguasai semua dengan Gamblang, lengkap dengan garis-garis besar pergolakan semua pemikiran-pemikir-pimikir alam arwah dan foot noot buku yang aku baca di alam arwah, semua spontan dan ladduni , hanya dari rohmat Allah. Pantha Rhei aku pun akhirnya berkuliah betulan  di alam arwah  doctor jurusan Ilmu-ilmu Arwah, dan aku bertemu professor-profesor seluruh dunia, tentang adat dan tradisi mereka, dan aku minta di ajari yang Universal- Universal saja asalkan njalur, kurang lebih berada di jalur kehidupan nyata dan  alam arwah seimbang, jalur kebenaran yang bisa diterima orang banyak, kebenaran universal, tidak menitik beratkan pada Satu keyakinan apapun.ya semacam tasawuflah lengkap dengan do’a-doanya semua diajarkan oleh maha guru,juga ajaran yang aku terima dari guru sejati, meliputi pengertian semua agama secara bijaksana, lengkap dengan filsafat-filsafatnya, baik timur maupun barat demua diteliti dengan njlimet, semua yang ada di buku-buku suci semua agama- di dunia.
Jalan arwah yang aku lalui , aku lami betul keberadaannya 100% jalan  absolute , jalan allah , jalan menuju Tuhan yang maha esa , kuasa hebat yang semua di ajarkan kepada aku.ini benar benar pengajaran langsung , kasyaf tanpa pembatas, sangat berbeda dengan teologi yang  aku anut selama ini , ada syari’at, ada ushuludin, ada dakwah, hukum , adab maupun Tarbiyah. Pengalamanku selama ini tenggelam dan sia-sia.
Dan pengalam baru ini sangat bermakna, uniq dan benar-benar berbeda , dengan apa yang diajarkan orang-orang sehari-hari, sewaktu masih di bangku kuliah dulu, sangat kontras dan tidak cocok. Misalnya Filsafat etika yang di ajarkan kharis Zubair yang diajarkan padaku dulu di sebuah perguruan teologi terkenal di  jagakarsa , sangat tidak memuaskanku. Aku tidak terpuaskan dengan berbagai kegagalan lengkap, persis seperti kata-kata temanku waktu kuliah dahulu, kalau aku benar-benar repot, dan tak  akan pernah menemukan konsep jalan kehidupan, tak akan mendapatkan apa-apa hanya dengan mempertontonkan konsep belaka, setelah melihat kenyataan para sarjana filsafat seperti aku mati di ujung tombak pemikirannya sendiri, tenggelam  dalam lumpur otaknya yang meluap, akhirnya maut menjemput, dalam perjalanan menuju kebijaksanaan. Ya  kenyataan semua temanku mati tatau hidup dalam kegilaan, mencari hakekat hidup yang tak pernah purna, ada yang sampai menerjunkan diri dari atas tebing yang curam , ada yang rela menenggak racun, minum obat serangga, ada yang frustrasi karena hidupnya tidak bahagia, ada yang jadi tentara lantas menembak kepalanya sendiri karena tidak tega menembak musuh. Ada yang jadi pengembara seperti aku ini, yang tak pernah selesai mencari jati diri, yang akhirnya terjebak di alam “arwah”. Banyak jalan menuju roma , tapi tak pernah ada yang tahu pasti , melalui pintu mana orang masuk kea lam arwah , aku sendiri tak tahu mula-mula aku masuk ked sini. Ada pula temanku yang bernama Gatot yang berkutat dengan ontology , da Hormuz yang terjebak dalam faham eksistensialisme , , si Rusdi yang  sangat tis dengan faham religiusnya, ada yang lebih hebat lagi , Si Afnan Malay  yang pakar bermain ideologo-politik bahasa dan Hukum,  semua dia  kuasai hingga ia dekenal sebagai delegasi alam Ghaib, sebagian temanku dapat kuceritakan sekenanya , karena samapai sekarang auranya masih menempel ditubuh aku , walau barangkali ia sudah tidak mengenaliku, karena auraku makin hari makin tebal sehingga ibu , anak, istrikupun  makin tak mengenaliku , apalagi kok teman, karena mereka belum mengenal auranya sendiri dan inilah sedikit pembahasan aku tentang aura.
Waktu aku keliling-keliling dunia , aku mampir di damaskus, yerissalem , Israel, Qatar , yordania , Beirut, mesir , dan Palestiana. Tapi alu belum sempat ke mekah atau medinah karena sanguku Habis. Aku juga melihat  tempat tempat suci ,seperti masjidil Aqsa sabilil muttakiin, aku melihat Gereja Roma Italia, aku juga melihat sinar putih dan bening di atas menara Pisa, memancar dari langit tegak lurus dengan bumiku berpijak dan menyilaukan.yang tingginya jauh tak terukur oleh jangkauan pandanganh mata biasa.
Selain itu juga , aku melihat ada seberkas cahay seperti baterai yang panjang, memancar dengan indahnya , menembus sampai ke tanah Jawa tempat aku dilahirkan, lha wong aku ini orang jawa kok. Di tanah jawa ini ada beberapa tempat yang bisa tembus bila dilihat dari langit sidratul muntaha, ada sebahagian di jawa barat, di jawa tengah , ada juga di jawa timur.
Aku teringat waktu dahulu , waktu aku masih menghuni alam normal, sempat mempelajari Tasawuf dari zaman ke zaman, waktu aku mengajarkan ajaran Islam , aku sempat menderita panas dingin , sebentas panas , sebentar dingin sehingga badanku cepat lelah dan lunglai, aku lelah bukan karena menjalankan wirid , tetapi karena di larang oleh seorang sesepuh preman untuyk tidak mengajarkan tariqoh dengan istighosah , kjatanya itu mistik , klenik , rood, tertolak dan tidak sah menurut alam pikirannya, kemudian aku meninggalkan tempat itu karena aku suka melakukan riadhoh dan istighosah, aku merasa seperti di tampar , di doktrin materialistis dan sahwat kedagingan, hal yang tidak cocog dengan alam kemanusiaan aku. Kemudian setelah aku meninggalkan padepokan itu , aku berjalan-jalan di lereng-lereng gunung , hutan-hutan , pematang sawah dan mendatangi kerumunan orang desa untuk aku ajak bger mujahadah, aku merasa lebih hidup, kemudian sat itu juga aku meninggal, tapi merasa seakan masih hidup. Atau aku inimati suru , mati dalam hidup , atau hidup di alam orang mati., bergentayangan , di cancang di kuburan , tempat-tempat angker, berjalan tanpa arah , tanpa henti , sekan tidak bisa berhenti, sampai tubuhku kehabisan cairan darah. Aku kesana kemari ,tapi ketemu bekas m muridpun mereka sudah tidak mengenali diri aku , ramburku gondrong , gembel , bajuku compang camping , dan jalanku sudah terseok-seok . orang hidup sudah tak ada lagi mengenaliku, aku sendiripun  sudah tak mau menegenali diriku sendiri , bahkan sanak famili , keluargakupun nggak mau mengenal aku , aku berubah Total . akhirnya aku masuk ke dalam dunia orang mati. Tidak ada yang membekas dari perjuangan hidupku , tidak ada yang   tersisa semua wassaaalaaam meninggalkanku , tak ada yang tersisa. Ajaran agama yang diajarkan guru-guruku dulu tdak sesuai semua, dan pengajaranku kepada murid-muridku pun jadi kabur , pengertiannya terbang hilang melayang tanpa bekas ; mereka berani dengan orang tua , mereka rakus  terhadap harta, mereka tidak hormat kepada guru, mereka  juga tidak jenak dirumah , dan selalu suka mendatangi  even-even dangdut dan minum-minuman keras,kebut-kebutan di jalanan, mereka sama sekali tidak malu melakukan kemaksiatan, mereka meninggalkan sholat , tidak mau bepuasa pada bulan romadlon dan bangga melakukan maksiat dan dosa, tidak mau hidup tertib dan taat seperti aku walaupun aku masuk ke alam ruh, lantas gemar beribadah ke masjid, untuk Sholat berjamaah , pengajian-pengajia gak-gak gak habib syekh , menuntut ilmu agama, berjanjen dibaan. Kata mereka murid-murid aku itu kuno,  susah untuk ikut kea lam arwah terlalu menyakitkan

Tidak ada komentar:

TRIK DAN SARAN

ADA KELUHAN ATAU PERTANYAAN?

TINGGAL ISI FORUM DI BAWAH INI.

foxyform

    • Popular
    • Categories
    • Archives