Kamis, 04 Oktober 2012

nOVEL TT JABANG BAYI

LIR RESPATI BUMIDAYA
 
Kang dul bertemu dengan dewi mumtaz di alam arwah( sebuah cerita)

Kang dull bertemu dengan Dewi mumtaz  dari India dan taj mahal. Dia bercerita ; aku tidak pernah kemana-mana selama hidup biasa, tapi aku bisa berkelana ke mana mana dalam alam arwah, selama berkelana lama selkali  tidak berjumpa dengan sioapa-siapa, aku juga berkeliling menjumpai sanak keluarga,handai taulan, teman-teman yang jadi pejabat , aku lihat keadaannya aku datangi mereka ,tapi serta merta mereka tidak membukakan pintu, mereka tak mampu melihat aku, tidak mau melihat sisi lain dari diriku. Yang mereka lihat hanya sisi hidup mereka sehari-hari yang doyan dolan ke tempat-tempat kenalannya, tapi mereka sama sekali sudah tak mau kenal dengan aku , karena aku sudah terlanjur masuk alam ajaalil maktub. Bertemu dalam suasaana berbeda dalam keadaan gentayangan, ada juga yang gentayangan ke korea arab , Amerika, Sudan Maroko ,Israel dan Palestina. Disisi lain ada berita yang justru mengejutkan  tentang masuknya Didik ke  Alam Gaib,  berita yang disampaikan dari alam Gaib memberitakan keadaan didik. Ketika aku memasuki alam itu, aku bertemu arwah-arwah asing lain bergentayangan dipasar-pasar, yang tidak aku kenal satu-persatu, aku betul-betul tidak kenal mereka, tetapi mereka sok akrab dengan aku, aku sudah terlau terkenal di alam arwah, dan aku sudah dinantikan mereka- mereka kesepian jika aku tidak datang, walau terkadang mereka membuat hati kesal. Aku tidak diperkenankan bertanya ataupun menjawab pertanyaan , melainkan mecengis saja ,atau diam saja. Orang–orang yang biasa aku kenal di Alam Arwah , sudah sulit aku ketemukan disini, mulai kang Ramli , kang Basas, pak Asrab, semua sudah hengkang dari kegaiban pasar, barangkali sudak pindsah alam, semua yang aku kenal dulu hilang. Hilang dari dunia alam normal. Arwah meneng artinya piye carane ngejak ngomong tidak asal ngomong ora kok angger cap ngomongan nggabrul. Nek apik di bcap , sing bener di catet, dalam catatan buku besar

Di alam arwah tidak ada orang bercakap-cakap kalau tidak betul-betul pembicara ulung, kalau sesama arwah bisa berbicara, pasti mereka berdebat, nati ujung-ujungnya berkelahi, bisa jadi karena tidak dapat berbicara, ya kalau tidak cocok ya Cuma pakai pengertian, atau langlung marah dan saling baku hantam. Di lam arwah juga sama , ada jotosan , malah banyak jotosan, karena disana tidak ada batas hukum polisi. Ya ada juga  yang berebut tempat, ada yang berebut harta,ada yang berebut perempuan  cantik-cantik, ada yang berebut pangkat, ada yang berebut warisan, umpamanya kalau ia mau berteduh di suatu teras atau rumah kosong , umpama ada orang berteduh di suatu teras , lalu ia di iri orang lalu di usir, ada yang mengalah  dan meninggalkan tempat itu diam saja, juga ada kalau ada arwah baru yang mau ikut berteduh dia welcome saja.tetapi kalau yang sudah ada disitu adalah pentolan atau preman arwah, misalnya dalam keadaan hujan dia tidak mau berbagi tempat, ia mengusir bahkan kadang memukul dan menendang. Emperan teras yang dimaksud bukat teras seperti orang hidup, tetapi teras alam arwah, dalam kehidupan arwah, dan bangunan alam arwah,atau rumah dalam alam arwah.

            Kemudian aku mencari-cari di alam arwah itu, apakah ada musholla atau masjid? ternyata disana juga ada masjid dan musholla , masjidnya bagus , mushollanya juga bagus. Waktu mau sholat , aku tersesat,  ternyata musholla alam ghaih, aku pun masuk disana , sholat disana dan sekedar tiduran disana setelah terjatuh dari sepeda motor di kopeng pada lebaran lalu.disana tidak ada seorangpun , tapi karpetnya hijau bersih , disana tidak ada orang berjamaah , mereka bersembahyang tapi tidak kelihatan yang lainnya, ya keadaannya seperti masjidnya orang hidup beneran , ya mushollanya orang hidup.waktu aku tunbggu samapi maghrib, aku ikut sholat berjamaah, sholat ikut mereka , ternyata disini sama saja dengan sholatnya orang hidup, mereka hanya berlomba-lomba sholat, isinya seperti biar dihormati sesama alam arwah saja, tidak karena allah. Aku juga melihat mereka sholat 5 waktu berjamaah disitu, mereka bergurau, tertawa-tawa , saling mengejek dengan yang lain, saling menipu, saling mengorbankan, saling menjegal , saling menjelekkan dan saling kentut yang baunya nggak ketulungan ,makannya jengkol barangkali nggak, atau mereka makannya apa? Aku juga akhirnya ikut kentut tetpi bau wangi seperti  mimyak kasturi, kentutku berbeda dengan mereka. Kentut mereka lebih berbau anyir seperti bangkai, karena makanan mereka dari barang haram barangkali , atau hasil korupsi, atau maling. Setelah aku perhatikan dengan seksama , ternyata disana ada arwah-arwah bejajil, jim ,ifrit, demit, setan, iblis, banaspati, gendoruwo , wewe gombel, sundel bolong, semua ikut sholat berjamaah , pake rukuh rapi , berdandan  cantik dan ganteng layaknya mau sholat Id. Beberapa arwah kelihatan mau sholat karena di suruh malaikatnya saja , atau karena”pekewuh” kalau tidak mau ikut sholat nanti di ingkel-ingkel malaikat yang bernama Jalil. Di godog di air panas dan di sunduki atau di sujeni dari anus samapai kepala seperti babi guling oleh malaikat yang bernama subhan. Dan di masukkan api yang menyala oleh malaikat Malik .ada yang sholat kepalanya njungkir balik, ada yang pake bathuk, ada yang sembahyang tapi tidak ada suaranya, jadi hanya jengkang –jengking saja, kepayahan dari tengah malam sampai fajar berharap dapat mukjizat , dapat rejeki , pekerjaan , pangkat dan seluruh kebutuhan hidupnya hanya dengan sholat, ada yang lamcing , begitu salam langsung plencing, tidak pake do’a-do’anan karena tidak sempat berdo’a, ada yang suka sholat sendiri-sendiri. Ada yang suka sholat berjamaah, yang sholat sendiri karena tidak percaya pada kepandaian , kefasihan, ketuaan , kesaktian, kekuasaan  Imamnya, karena imamnya sering lupa rekaat sholat dan bacan sholat, akhirnya ia suka sholat sendiri, setelah sholat baru keluar lagi.
Lah sama sekali beda 180 derajat dengan masjidnya orang hidup, karena orang hidup itu kebutuhannya banyak , lalu para imam menggunakan kekuasaannya atas masjid dan pesantrennya untuk mencari amalan yang menghasilkan duit, pura-pura cari sumbangan untuk penghidupan dan kekayaan mereka, ada juga yang mencuri isi kothak amal mesjid untuk piara kambing atau sapi mereka , atau berdagang, membuat acara-acara proposal atas nama masjid, karena ia seorang pengurus masjid ,tetapi hasilnya dipakai pribadi , menghidupi dirinya dan keluarganya.
Pas aku  masuk  ikut sholat, malah aku bingung sekali, lafal azan, iqomah, dan lafatz sholatnya jauh sekali berbeda  dengan yang diajarkan kepada aku waktu MI,sampai di IAIN, aku heran  yang belajar agama yahono yahene malah dianggap tidak bisa apa-apa, termasuk baca qur’an dan khutbah , tetapi mereka yang grathul-grathul baca qur’an, ora karuan makhraj dan tajwidnya , sudah berani memperebutkan jabatan imam di alam arwah, aku jadi kudu edan dewe. Karena shofnya terlalu rapat berbeda dengan shof waktu di dunia, aku sempat jeblogan waktu sujud, kamu menghadap ke barat ia mengahadap ke  timur.
Lha di mesjidnya orang hidup, kok ada penjaga ghaibnya, aku malah heran , lebih galak dari orang hidup itu sendiri, puntinya di pasah halus  diberi ghendhel bagus-bagus dan di beri kaca bertuliskan allah dan muhammad. Waktu aku tiduran diemperan pendapa masjid itu aku diseret keluar dan di usir, katanya sudah siang , masjid tidak boleh dipakai tidur-tiduran , karena dianggapnya aku orang gila, karena bajuku lusuh, tidak boleh sholat bersama orang waras yang necis-necis, tidak boleh tidur-tiduran ditempat ini entar ngorok dan ngiler, najis . dilarang berbicara diwaktu khotbah, kecuali keluarga masjid itu sendiri . Pada waktu membesarkan volume ampli. Ini bukan tempat mandi umum, ini bukan tempat tidur kere njembel, ”begitu ujar penjaga masjid yang bernama mastur itu”. Ini bukan peristirahatan. Akhirnya karena tidak punya tempat berteduh aku terpaksa tidur di beGENGgekan,tempat terkotor di alam arwah, karena di masjid-masjid biasanya tidak ada wc dan kamar mandinya, orang sholat mesti ngempet ngising dan pipis , tapi di pasar-pasar , terminal , dan kompleks  ada banyak tempat seperti itu., juga  kadang-kadang tidur di emperan toko , di rondan , balai desa dan dipasar ketika hari sudah siang.dan pedagang sudah pulang ke rumah mereka.

Sehari-hari aku berkelana dalam alam arwah , ngganggur, tidak memiliki pekerjaan , makan dari pemberian orang , atau mengorek makan sisa dari  sampah-sampah, ya begitu praktis hidupku , tapi aku menikmatinya, alam arwah itu ternyata begitu besar, gegitu luas tidak terbatas, aku bebas ngalor-ngidul, ngetan-ngulon , kesana kemari , pulang pergi membawa apa saja yang aku mau . tapi aku dipesen arwah bapakku untuk selalu berlaku jujur dan selalu melaksanakan sholat lima waktu dimana saja berada, dan sehabis sembahyang harus wiridan selalu berdoa-doa afiyah , doa sapu jagat dan bertadarus Al-Qur’an. Sehabis sembahyang biasanya aku berkeliling-kelilling, sekitar sawah , di  desa-desa sekitar, mengunjungi pejabat-pejabat desa dan anak-anak kecil, berteduh disana-sini karena tidak punya tempat singgah tetap.,  Kadang kala teringat wakjtu aku di usir dari asramaku, yang dirobohkan untuk membangun asrama Haji, betapa kejamnya arwah malaikat yang dipimpin Kaji Sis Aji, pemimpin alam arwah para tikus putih . Yang perbuatannya sangat jahat dalam pemfitnahan aku, sekaligus melakukan pengusiran.Aku tidak berdaya tiap2 aku berkelompok aku di usir , setiap kali aku berteduh, aku di usir, sehingga aku selalu berpindah-pindah tempat, mulai dari emperan took ,  serambi mesjid , rondan karena kalah pamor dan tidak punya kekuatan mempertahankan  diri untuk tempat berteduh saja . Tiap punya apa-apa selalu di buang ,dibakar, tiap aku punya Anak, anakkupun dibuang , tiap punya istri aku diceraikan  oleh orang-orang yang mengaku dirinya normal-waras , pun tiap aku punya pekerjaan ,aku selau dipecat,disingkirkan, mereka iri, barangkali ., tiap punya harta , hartaku dihabisi, di apusi Ripa’I, Jono cs, Suhadi , ditipu Jabir, dan di serakahi Ibuku dan paklek-paklekku sendiri , dirampok,m mereka habiskan, baik oleh keluarga kelompok lampoar  rifa’I, Herman , Isma’il, salekun, semua menggrayak harta bapakku dan keluarga Endog2 Bosoks..pertama sekali dengan sopan santun mereka bilang hutang, membutuhkan tolong tetapi tidak mau mengembalikan uang bapakku semuanya, hanya diberi perjanjian kosong belaka, dan tiap menagih dilempari botol bekas dan kursi Rusak . Uang bapakku mereka rampok habis, hingga aku nggak bisa apa-apa, dipakai berpesta-pora mereka untuk menjadikan anak-anak mereka pegawai,jadi polisi, tentara dan pengusaha sedangkan keadaanku sangat mengenaskan, dipenuhi dengan kemiskinan,dipenuhi kehinaan , kemelaratan, tak mampu makan , kembang kempis, seakan mereka mendesak keberadaanku di Dunia ini memaksa aku harus masuk ke  alam gha’ib karena kemiskinan .Harga diriku hancur lantak , dijerat dengan denda-denda dosa yang tak pernah kulakukan, mereka pinter-pinteran, saling mengkibul, saling menipu, saling menjegal . Cita-citaku berantakan, kandas,sepertinya aku tidak bisa kembali ke alam dunia normal, aku serba salah, serba kalah dalam segala kekalahan ! Maasya allah.laa haula walaa quata illa billahil ‘aliyyil azdiim. Ana dhoiifun , fa Qowwini yaaa Allah.

Tidak ada komentar:

TRIK DAN SARAN

ADA KELUHAN ATAU PERTANYAAN?

TINGGAL ISI FORUM DI BAWAH INI.

foxyform

    • Popular
    • Categories
    • Archives