Kamis, 04 Oktober 2012

NOVEL TT BERAKHIR

LIR RESPATI BUMIDAYA
 
ikut kea lam arwah terlalu menyakitkan berpuasa, tidak ada kebebasan dan kesenangan, kurang gaul , tidak keren, tidak ada sedikitpun kepuasan kesenangan , menyulitkan kuno dan kolot , kata murid-murid.
Aku malu kepada masyarakat , atas ajaran aku yang tidak merasuk pada ajaranku itu, dan tidak mau menganggung dosa mereka , aku diprotes dan ditipu habis-habisan oleh alam khayal. Hasil ajaran agama itu aku dipertanyakan, sehingga aku membulatkan tekad untuk masuk ke alam arwah. Lam habis habisan setelah semua kenyatan hilang , alam fa’al.Alam yang serba aneh , alam yang tidak mengenal batas , tidak mengenal waktu , tidak mengenal berakhir, kalaupun khilaf dari sisi kemanusiaan, itu bisa dibenarkan di alam arwah, karena disana  dibimbing oleh ruh suci yang serba memaafkan.. aku pun bertemu kawan-kawan aku di dalam alam arwah, di ruang pengadilan arwah, semua  kawan-kawan pengacara memberi salam kepada aku, bergegas merangkul aku, ada mubassirin , ada hartono ,ada edi purwanto , ada sudir santosao, juga ada Ahmad Yasin  Mantan dari DPR yang sudah masuk lebih dulu di alam arwah . yang terakhir menedekati aku dan bertanya soal sembahyang, dengan pertanyaan jawa yang khas “ Dik, koe wis  sembahyang ? kata Yasin serta merta mengingatkan aku , sekalipun sudah masuk di alam arwah kita tetep musti rajin sembahyang .  Yasin  selalu mengingatkan aku setiap ketemu , sekalipun sudah masuk di alam arwah,  dia tetep musti rajin sembahyang . lalu kemudian melihat aku masuk neraka kenapa , apa karena kau sering meninggalkan sembahyang , tidak mau bekerja , tidak bertanggung jawab ? ternyata tidak , atau aku di adili karena memusuhi ibuku, istriku , saudaraku, anakku dan semua tetanggaku. Yang jelas kawan-kawan dekatku pada tahu bahwa ku di jemput malaikat izra’il untuk mempertanggung jawabkan dosaku kepada Tuhan, aku di naikkan ambulan putih karena kena penyakit migraine dan strook akut, jasadku dibawa ke rumah sakit, sementara  arwahku  dibawa ke kantor malaikat berseragam coklat-coklat lengkap dengan seragam dan tanda pangkat dan nama –nama mirip seperti nama manusia.malaikat berseragam  coklat agak kehitaman itu namanya Izra’il, sebelum ditanyai dengan baik-baik terlebih dulu mereka menggertak , setelah kujawab , malahan mereka memukuliku beramai-ramai hingga tulang belulangku remuk, wajahku kehilangan bentuk, sedangkan aku tak boleh mengundang pengacara sep[erti waktu di dunia normal., aku kehilangan banyak darah, malaikat-malaikat itupun mengangkat dan menyeret aku  untuk di masukkan ke lokap , semacam kamar kecil sempit beratap seng, tanpa peri kemanusiaan , disana tidak dikasih makan dan minum sampai berhari-hari , barangkali lebih dari seminggu. Di alam malaikat semua transparan , tetapi masih ada juga malaikat yang jahat. Perbuatan baikku  semua tidak di hargai, ditutup-tutupi , seakan aku tak pernah berbuat baik.sedangkan perbuatan yang seakan-akan jahat di beberkan dimana-mana, dan semua orang memfonis aku yang keliru lantas di jerumuskan ke pengadilan yang dzalim , sebelum sempat aku membela diri, mereka memutuskan keputusan aku harus di masukkan ke naraka jalanan, yah tak pernah deberi kesempatan untuk mendapatkan pembelaan akademis maupun etis . aku di keluarkan begitu saja.kelirunya pemahaman manusia normal mereka merasa paling benar, suka membuat-buat, menambah nambah berita tentang kesalahan seseorang, terutama  kepada penganut “alam arwah”. Pendapat manusia  normal selalu minta di benarkan, selalu mengaku yang paling benar, sedangkan pendapat alam arwah hampir selalu di maafkan bila ada kesalahan, atau bahkan di salahkan  sehingga aku  hampir tak pernah benar.
Padahal bagiku , sekalipun malaikatpun bisa juga salah menurut pendapat alam arwah, karena pada adasarnya pandangan pemahaman manusia dan malaikat agak berbeda.
Itulah kenapa dikemudian hari aku berani dimasukkan  ke dalam api neraka, seperti halnya memasuki panasnya lumpur otakku sendiri yang tak henti-hentinya berfikir, menciptakan asa sendiri, menciptakan harapan sendiri, masuk neraka yang aku nyalakan sendiri. Sedangkan api neraka itu seperti api penyucian atau seperti api pembersihan dari thoghut, menurut aku pun sebenarnya aku ini pun harus dihukum, walaupun dilain pihak seharusnya aku juga mendapat penghargaan dan segera dibebaskan dari api neraka, trapi aku tetap berdo’a semoga  aku segra dipindah dari jurang api neraka ke tempat yang lebihsejuk berkumpul dengan orang-orang yang aku sukai seperti abu nawas.selanjutnya guru arwahku menasehati aku :
              Begini lho dik sekarang tidak ada lagi orang yang tidak gosong dimakan api seperti Ibrahim, karena ia telah diangkat Tuhan langsung, tetapi aku sudah di angkat oleh Tuhan, aku sudah di entaskan dari jurang kehinaan ke dalam jurang kemuliaan.otomatis setelah keluar dari api itu aku bertambah bersih seperti emas yang dibakar lalu dibersihkan jelaganya. Api itu aneh, panasnya tidak membakar diriku , tapi mentahirkan aku, api ini bukanseperti umumnya api di dunia, atau lautan apai yang lain, karena juga banyak yang nyemplung ke situ karena berbagai alas an yang belum final. Setiap aku di cemplungkan dalam api itu aku tidak terbakar ataupun hangus, tetapi malah dingin seperti masuk sumur, apinya berkobar-kobar merayapi tubuhku tapi aku tak merasakan apa-apa.
Lantas aku dientaskan dari kawah itu, karena mereka takut kesaktianku melebihi para malaikat,  tak mempan dibakar api itu, dalam pepatah jawa “lir kadya diobong tan kobongo, dipepe ora garing , dicelup ora teles.” Seperti itulah aku di lam Arwah. Kesaktianku sudah di kenal banyak orang semenjak aku masuk ke dalam alam arwah. Tak ada lagi hawa nafsu merasuki diriku.tapi aku jadi tidak betah dirumah , aku jadi nomadden berganti-ganti alamat.selanjutnya aku dipindahkan ke dalam  Hall yang sangat luas dengan jalan yang lurus dan halus tapi seakan akan kakiku tidak tememplek lemah(tanah), ruangan itu mirip sekali dengan asrama militer, mirip sekali dengan gedung pengungsian.gedungnya luas memanjang loos tanpa kamar hanya ditutupi pembatas terpal biru seperti sak, semua orang campur aduk disitu, dalam htiku beku ,dingin rasanya ingin untuk pulang dan kembali normal.tapi warisanku sudah habis di jual ibuku dan saudaraku, semua uangku raib di tipu,dibawa kabur , aku dikibuli orang-orang sampai semuanya ludes tinggal baju dan celana, rumahku satu-satunya warisan orang tuaku tenggelam oleh lumpur, tah longsor , gempa bumi dan sunami , gubug bambuku diterpa angin putting beliung dan di rusak gempa dan tanah longsor. Aku ingat aku dicampur aduk antara orang dengan barang, campur aduk dengan pengungsi dari bosnia Herzegovina , dari palestina –isra’el, dan dari berbagai suku bangsa,bangsa manapun berkumpul disitu berdesak desakan minta pembagian makanan dan obat-obatan supaya bisa kembali normal.tapi aku tidak bisa aku terjerat,
Aku pun terjebak di alam arwah-arwah.di situ juga ada semacam sekolah yang dibangun.ada juga kursus-kursus berbagai bahasa kuno, bahasa asing yang tak aku kenal.jadi kalau aku pergi hanya dalam jam-jam tertentu yang ditetapkan sekolah itu , karena aku juga dijadikan staff pengajar di sekolahan arwah itu, di sekolahan arwah orang tidak boleh menuntut bayaran, harus iklas , demi  aewah , demi pengabdian, demi ummat, kata pemimpin alam arwah , mengajarnya mirip seperti budak , diberi jam sedikit dan harus mengajar sepanjang tahun penuh, sebualan penuh , seminggu penuh , seharian penuh , sehingga tak ada aktivitas lain yang bisa di kerjakan, jadi tidak  bisa berfikir untuk ke mana-mana, apa lagi kok merantau cari duit banyak, atau membangun rumah, mengurusi anak istri dan rumah tangga, melainkan bejibaku  umengabdi ntuk para pemimpin alam arwah,yang beiri institusu kraman  Pembina pengurus ,pemimpin organisasi masa dan pemilik saham gabungan PT Arwah . sekolahan pondokan itu dipimpin oleh arwah seorang kiai yang bringas, bengis, suka memukul, keras dan jahat.disitu ditetapkan disiplin yang ketat , salah sedikit saja ditempeleng sampai remuk, ada yang  ditinju sampai nyonyot , dipukul sampai mati , diperkosa oleh gurunya.dan peraturannya berubah setiap detik Guru tidak boleh melawan murid tapi  murid boleh membantai Gurunya semua konsep terbalik dari pendidikan dunia , bayarannya berkali-kali langsung masuk ke akntong Pembina sekolahnya , dan tidak masuk ke  administrasi sekolah , tidak ada admistrasi-administrasian, semua di buat serba kabur dan tidak jelas sehingga  para gurunya kadang-kadang bisa rekreasi ke dunia alam normal , mereka kumpulan dengan  cara protokoler alam normal dengan bahasa alam normal, mereka  juga kondangan melompat jalur.
Kalau pagi-pagi sekali para murid sekolahan arwah di beri pelajaran oleh raga jalan jalan mejeng di pinggir jalan, anak sekolah dan gurunya disuruh ramai-ramai berolah raga mengikuti muridnya, lalu masuk sekolah di ruangan yang pengap , cor batako putih bolong-bolong , bangunan belum jadi, atapnya dari selambar seng,  dengan keringat bercucuran untuk menerima pelajaran bahasa Dunia Maya, Inggris ,Perancis , jerman , belanda dan Bahasa Arwah yang sulit difahami itu, katanya  dengan didoktrin dengan mempelajari bahasa arwah itu orang bisa masuk sorga , sehingga ada lafadz-lafal bahasa arwah yang di ulang-ulang ribuan kali agar orang bisa naik ke sorga , dihapus dosanya diringankan penderitaannya , mendapatkan istri cantik, mendapat rumah bagus dan kendaraan yang dinamakan buroq.setiap orang disana diwajibkan sekolah, ada program makanan bergizi, atau diwajibkan mengajar,mandinya beramai-ramai, semacam kamar mandi besar, disediakan kamar mandi super besar dan luas dan air yang jernih , walaupun pada saat kemarau air mahal dan suli t da dapatkan dan semua orang jarang mandi dan mencuci, sehingga rata-rata penganut alam arwah baunya tengik dan enggak karuan. Ketika enak-enaknya tidur  kami selalu di bangunkan pagi-pagi benar, masih fajar , ya kira-kira jam 3-4 disuruh segera mandi atau ambil wudlu’ lalu sembahyang beramai-ramai menurut ajarannya masing masing dan membaca kitabnya masing masing, siang harinnya digiring ke kali juga untuk mandi beramai-ramai, kalinya juga airnya jernih, ya kami di mandikan mirip seperti sapi.
Setelah mandi dan masih basah karena ndak pakai handuk , kami  baru boleh makan , kami diberi rangsum  dengan piting dari seng dan  cangkir dengan lauk satu tempe goreng dan sup kol, dsan mengambil sambal terasi yang sangat poedas dan nasi secukupnya, sendoknya juga dari stainless, setelah makan kami digiring ke kelas masing masing menurut jurusannya, yang jurusan matematika  harus masuki jurusannya , yang jurusan ipa juga harus memasuki jurusannya , demikianpun jurusan pendalaman Ilmu Arwah juga ada jurusannya, ada  ujuga olah raga yang dilakukan  oleh semua jurusan , olah raganya di ajari cara berperang , bela diri panca sakti, karate , inkai, silat, belajar memanah, melempar batu, cakram, lembing, melempar granat , Bom, dan juga ada pelajaran merakit Bom, pelajaran pungdahmah(pengepungan dan penggeledahan rumah), pelajaran seni menyamar, memanjat, merangkak diatas satu tali, climbing , mountainaring, guling , terbang layang. Otak kami harus cerdas , gerakan orang arwah harus gesit, mengusasai semua medan, cepat mencerna semua pelajaran, matematika kami harus  sepuluh , biologi- fisika harus sempurna, menguasai 10 paling tidak bahasa dunia normal, juga ditambah  bahasa arwah dan bahasa alkitab.ada bahasa prancis, swedia , latin, yunani, inggris , belanda , bahasa bahasa Venesia, Asia:;,Hongkong, Tiongkok, Jepang, Suvyet, Korea dan seabreg bahasa verbal maupun bahasa Tekhnik. Cuma  akungnya hasil pengetahuan dari alam arwah musti da dapat dari model pendidikan alam arwah, dan untuk memperjuangkan ide-ide kaum Arwah. Semua pelajaran tidak perlu buku atau pulpen, semua pelajaran harus  langsung kea lam pikiran dan perbuatan , ya.. tidak boleh dicatat atau diberitahukan kepada dunia luar, yaitu dunia orang normal entar dikira Gila.bagi mereka hal itu metode yang paling benar, tidak bisa di katakan tidak benar ada beberapa nama teman aku penganut alam  arwah yang Sangat Setia: Surozuddin Sirizar, Abdul malik bin sofa musthofa  ,Abdul kadir al-munsyi,Muntha’ib, Nur Ohmad bin barak, Abdul halim siddiq, Ali dzulqurnain dan banyak lagi nama temanku yang terkesan di ingatan, mereka memiliki nomer telepon yang berbeda-beda, tidak boleh protes , tidak boleh bertanya , harus membenarkan, boleh bertanya tapi musti dijawab sendiri, kalau belum faham disuruh baca sendiri dan mengarang sendiri, di perpustakaan baitul maqdis yang bukunya tidak di pinjamkan , hanya boleh dibaca disitu dan tidak boleh dibawa keluar ke alam normal . Memang berat pelajaran di alam arwah  .
Di alam arwah  pun ada fenomena dunia lain,dimana orang tidak  perlu repot sembahyang’ katanya sembayang daim , karena sembayang sare’at merepotkan , sembahyang pun bisa dilakukan dimana-mana, karena seiap tempat adalah masjid , termasuk di supermarket, sembahyang itu dianggapnya sama dengan kenduri, kondangan , slametan, dengan hidangan semangkuk nasi penuh dengan panggang bucu ( ingkung ayam ) yang siap disantap beramai-ramai, dianggapnya semangkok nasi sayur dan paha ayam, secangkir the, cukup untuk memberi makan para arwah, semua arwah menganggap  semua itu dise diakan segitu banyaknya sama rasanya baik sayur , maupun daging, semua tidak bisa dirasakan , ya dapat baunya saja sudah cukup , melihat anak cucunya rukun saja sudah cukup.Sesama mereka tidak bisa omong, dngan yang lain , mau ngomong saja susah , mau mengutarakan kebutuhan saja susah, kalau aku ajak mereka ngomong , mereka diam saja, mereka seperti tidak mau mendengar omongan orang lain ,selain pendapatnya sendiri, mau ngomong  saja susah sekali karena keterbatasan bahasamaklum bahasa hati kami berbeda
Agar anak-cucunya rukun saja sudah cukup melihat anak-istrinya makan-minum saja sudah senang..Sesama mereka tidak bisa omong, terbentang jarak antara satu dengan yang lain , mau ngomong saja susah , mau mengutarakan kebutuhan saja susah, kalau aku ajak mereka ngomong , mereka diam saja, mereka seperti tidak mau mendengar omongan orang lain selain pendapatnya sendiri, mau ngomong  saja susah sekali karena keterbatasan bahasa , atau perasaan yang sama sama tidak enak, mungkin yang diandalakan  di alam  arwah adalah tinggal hati dan perasaan,Tarji bertanya padaku , “ya mungkin barangkali harus memiliki ilmu  kadigdayanku untuk masuk ke  alam arwah, kekuatan gaib lebih, untuk berbicara dengan antara alam arwah?”. Jawabku”ya kalau pingin tahu ya coba sendiri, begitu kita konsentrasi dan mengumpulkan segenap kekuatan dan bekal yang cukup untuk kembali dengan cepat supaya aku dapat berbicara dengan keluargaku, ibuku , kakekku nenekku, dan saudaraku, dalam hati kecilku selam ini aku ingin sekaqli ngobrol santai kekeluargaan dengan mereka tetapi perbedaan alam dan setatus sosisl, gengsi sebagai orang alam nyata, mereka tidak bisa , dianggapnya setiap pembicaraanku menyinbggung mereka, membingungkana mereka, memboroskan waktu , seperti orang ndleming , kehilangan akal, ada juga alas an lain yang tidak bisa mereka terima, padahal rumah kami berdempetan berdekatan , dan kami dari jhalaur keluarga yang sama . kalau dirumahnya  saja kok boleh dimasuki, lumayan bis bertemu sampai dekat, yang paling jengkel adalah tidak bisa ngobrol. Waktu begitu sepi ia terlalu berpamrih , aku bisa menembus dunia saja tidak cukup dengan

Tidak ada komentar:

TRIK DAN SARAN

ADA KELUHAN ATAU PERTANYAAN?

TINGGAL ISI FORUM DI BAWAH INI.

foxyform

    • Popular
    • Categories
    • Archives